Kemacetan dapat Sebabkan Turunnya Gairah Seksual - Male Indonesia
Kemacetan dapat Sebabkan Turunnya Gairah Seksual
MALE ID | Sex & Health

Pernahkan Anda berpikir jika kemacaten membuat gairah seksual menurun? Bisa dibilang hal itu jarang terpikirkan oleh setiap pria. Berbicara kemacetan, Jakarta menjadi salah satu kota yang sering disorot sebagai kota macet di Indonesia. Nah, nampaknya Anda yang berada di kota-kota macet, salah satunya Jakarta, mulai untuk mewaspadai hal tersebut.

gairah seksual
pexels.com

Di mana, menurut sebuah penelitian, 20 menit berkendara bisa menyebabkan penurunan gairah seksual hingga kesuburan reproduksi pria. Hal ini bisa diartikan bahwa, semakin lama Anda duduk di atas kendaraan sekamin buruk pula akibat yang dialami pada gairah seksual dan kesuburan sperma Anda. Dari beberapa literatur yang ditemukan, ada beberapa hal yang menyebabkan kedua hal tersebut.

Stres
Menurut pakar seksologi dr Anita Gunawan, MS SpAnd, terjebak dalam kemacetan bisa membuat emosi meningkat yang bisa memicu stres berkendara. 13-15 menit berada dalam kemacetan cepat membuat orang stres. Jika hal ini terus terjadi, maka akan berdampak pada menurunnya gairah atau hasrat bercinta saat tiba di rumah.

Baca Juga: Alasan Anda Kurang Berhubungan Seks

Penurunan gairah seksual pada pria memang tak secara langsung dirasakan. Namun hal ini terjadi secara pasti apabila seorang berkendara pergi dan pulang aktivitas tiap hari. Perasaan jengkel, marah karena disalip kendaraan lain, bosan di mobil karena macet yang mengular, detak jantung berdebar kencang karena khawatir terlambat sampai di tempat tujuan itu mengganggu metabolisme tubuh yang dapat menyebabkan stres.

"Jika stres berkendara berlangsung secara terus menerus ini yang menyebabkan turunnya gairah seksual dengan pasangan," tutur dr Anita.

Kepanasan
Sementara itu, dr Ferryal Loetan SpRM dari Win Klinik menuturkan bahwa dampak lama berkendara bukan hanya menurunkan gairah seks, tapi juga menurunkan kesuburan pria. Terlalu lama duduk dalam mobil dan terjebak macet berkendara membuat seorang tak bisa berbuat banyak.

Apalagi paparan sinar matahari yang masuk lewat kaca mobil dan udara panas mesin mobil bisa menurunkan kualitas sperma pria. Maklum, duduk terlalu lama dalam kendaraan bisa meningkatkan panas di area reproduksi pria, meski kendaraan telah dilengkapi pendingin (AC).

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ahli di Jerman terungkap bahwa suhu jok mobil akan meningkat karena terlalu lama diduduki. Hal ini berdampak pada meningkatan suhu di skrotum (kantung testis) tempat memproduksi sperma. Para peneliti di University of Giessen, Jerman jika terlalu lama duduk di kendaraan bisa meningkatkan suhu testis hingga 39,7oC mengurangi kualitas sperma yang dihasilkan.

Menurut dr Ferryal indikasi suhu di testis meningkat bisa dirasakan jika testis menggantung menjauh dari tubuh. Begitu juga sebaliknya, skrotum akan mengerut dan testis merapat ke tubuh pada suhu ideal hingga dingin. "Karena sperma yang diproduksi kurang baik, akan menghasilkan sperma berkualitas rendah yang sulit membuahi sel telur. Hal inilah yang menyebabkan pasangan sulit mendapatkan keturunan," ucap dr Ferryal. ** (SS)

SHARE