Romantisme Kuliner Martabak Manis Asli Indonesia - Male Indonesia
Romantisme Kuliner Martabak Manis Asli Indonesia
MALE ID | Story

Ada dua jenis martabak yang dikenal di Indonesia, yaktu martabak manis dan martabak telur. Dari dua jenis martabak tersebut, martabak manis rasanya telah menjadi legenda atau buah tangan wajib saat berkunjung ke rumah kekasih. Namun, apakah Anda telah mengenal baik makanan khas "cinta" ini?

Martabak Manis/Foto: wikipedia

Ya, martabak manis ini berasal dari Indonesia, dengan nama Hok Lo Pan, sebuah makanan khas Bangka Belitung. Hok Lo Pan atau Martabak diciptakan oleh orang-orang Hakka (Khek) Bangka. Satu-satunya di dunia, makanan orang suku Hakka (khek) yang memakai nama suku Hoklo. Hampir semua orang di kota-kota besar seperti di kota Jakarta mengenal Martabak Bangka, nama aslinya di Bangka adalah Hok Lo Pan (Martabak). Secara harfiah, Hok Lo Pan (Martabak) adalah Kue O5rang Hok Lo.

Mengutip berbagai sumber, martabak manis yang dibuat dengan bahan dasar tepung terigu ini,  hanya 12 Menit menunggu Hok Lo Pan (Martabak) pun Jadi. Menggunakan tepung terigu, diolesi dengan mentega, ditaburi coklat butir campur kacang tanah dan wijen, atau Keju parut campur wijen, kemudian diberikan susu kental manis, selesai. Ringkasnya seperti itu. Kini, isi dalam Hok Lo Pan (Martabak) beragam, ada pisang, strawberry, blueberry, dan lain-lain. Aslinya hanya wijen saja. 

Baca Juga: Cerita Erotis di balik Kenikmatan Tiramisu

Ada berbagai versi soal penyebaran dan kepopuleran martabak manis ini. Namun yang pasti, rasanya yang nikmat, lembut dan garing di kulitnya membuat martabak ini menyebar ke luar Bangka. Tak cuma penyebaran kuenya, nama Hok Lo Pan juga akhirnya berubah seiring waktu. Setiap daerah punya namanya masing-masing, termasuk kue terang bulan. disebut sebagai kue terang bulan karena bentuknya yang bulat besar dan berwarna kuning di bagian tengah seperti bulan purnama. 

Jakarta dan Bandung menyebutnya marbak manis dan asin. Sedangkan, warga Semarang justru menyebutnya dengan kue bandung. Kenapa bisa disebut dengan kue bandung? Ternyata saat seorang warga Bangka merantau ke Semarang, ia menjual makanan ini bersebelahan dengan penjual mie Bandung. Sebab itulah, makanan empuk ini disebut dengan kue Bandung.

Di Pontianak, kue ini disebut sebagai apam pinang. Sedangkan, orang Medan menyebutnya dengan martabak bangka. Kepopuleran martabak tidak hanya ke seluruh penjuru Indonesia, tetapi martabak juga populer di negeri tetangnnya, Malaysia. Di Malaysia, martabak ini disebut sebagai apam balik atau terang bulan. ** (SS)

SHARE