Budak Kulit Hitam yang Sukses Menjadi Politisi | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Budak Kulit Hitam yang Sukses Menjadi Politisi
Gading Perkasa | Story

Sudah bukan rahasia lagi apabila Amerika Serikat pernah mengalami masa-masa kelam dimana banyak sekali budak kulit hitam didatangkan dari Benua Afrika. Mereka diperlakukan tak ubahnya seekor hewan dan sering ditindas, disiksa hingga dibunuh.

Akan tetapi, seiring dengan perkembangan waktu era perbudakan berangsur-angsur menghilang. Hal ini membuat sejumlah orang-orang kulit hitam yang pernah menjadi budak mengubah hidupnya ke arah lebih baik sebagai seorang politisi.

Paska terbebas dari belenggu pemiliknya, eks budak kulit hitam bahu-membahu memuncaki posisi penting pemerintahan di Negeri Paman Sam. Mereka berusaha menunjukkan eksistensinya dan tidak mau dicap lagi seperti kaum yang tersisihkan. Bahkan karir politik mereka bisa dibilang sukses.

Lantas siapa saja budak kulit hitam yang pernah menduduki kursi parlemen Amerika Serikat? Inilah nama-nama tersebut.

Baca juga: Para Pemimpin Gagal di Negeri Paman Sam

Robert Smalls


Mathew Brady

Robert Smalls adalah seorang budak yang melakukan pembangkangan kepada majikannya. Ia serta beberapa rekannya melarikan diri dan membajak sebuah kapal untuk bergabung dengan pihak koalisi dalam peperangan. Setelah perang sipil berakhir, Robert menjual kapal dan membeli rumah bekas majikannya. Ia juga mendirikan perkebunan dimana seluruh pekerjanya orang-orang berkulit hitam. Sukses sebagai pengusaha peternakan, ia akhirnya memulai kiprahnya di dunia politik dan pernah menempati kursi di DPR Amerika Serikat pada tahun 1875.

Josiah Walls


Mathew Brady

Sejak kecil, Josiah Walls menjadi budak di sebuah perkebunan. Ketika diwajibkan ikut andil dalam perang sipil, ia ditangkap oleh pihak Union. Uniknya, Josiah justru dibebaskan sehingga dapat bekerja sebagai pekerja kasar di sebuah perusahaan kayu dan juga seorang guru. Karirnya meningkat secara drastis. Ia naik kasta sebagai seorang politisi sekaligus satu-satunya orang berkulit hitam yang namanya masuk ke dalam kongres di Florida. Namun, banyak pihak membenci kebijakannya. Pada sebuah kampanye, tubuhnya nyaris tertembak.

Joseph Rainey


Mathew Brady

Joseph Rainey merupakan budak kulit hitam yang dibebaskan oleh tuannya sehingga ia dapat bekerja sebagai tukang cukur. Saat perang sipil meledak, pemerintah Amerika mewajibkannya bekerja sedemikian keras. Lantaran tidak tahan dengan tekanan tersebut, Joseph melarikan diri ke kawasan Bermuda dan menetap di sana sampai perang usai. Ia akhirnya pulang ke Amerika untuk menekuni karirnya di dunia politik dan tidak berhenti memperjuangkan kesetaraan ras. Sama seperti Josiah, ia nyaris dibunuh karena keputusan yang diperbuat. Beruntung, Joseph selamat dan menjadi anggota kongres selama lima periode.

Blanche K. Bruce

budak kulit hitam
Matthew Brady/Wikimedia

Ia lahir dari seorang ibu berkulit hitam dan ayahnya yang berkulit putih. Menginjak dewasa, Blanche memutuskan meninggalkan rumah dan mendirikan sekolah khusus penduduk kulit hitam. Di samping itu ia juga membeli beberapa lahan dan membuat perkebunan. Perkembangan usaha membuat dirinya ditunjuk sebagai Senat di Amerika. Karir Blanche terbilang alot selama enam tahun, dimana ia berusaha menjaga bangsa kulit hitam yang terus diserang oleh kulit putih.**GP

 

SHARE