Memahami Cinta dari Pandangan Ilmiah | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Memahami Cinta dari Pandangan Ilmiah
Sopan Sopian | Relationships

Cinta dari pandangan ilmiah akan terasa memiliki kekuatan tersendiri. Sayangnya bagi pengagumnya, cinta masih diidentivikasi bahwa cinta tidak bisa dijelaskan secara logika, melainkan memakai hati atau perasaan. Padahal cinta dapat diteliti secara ilmiah.

cinta dari pandangan ilmiahPixabay.com

Peneliti dari Syracuse University, Profesor Stephanie Ortigue, menemukan ada 12 area pada otak yang bekerja pada saat seseorang jatuh cinta. Kedua belas area itu menghasilkan bahan kimia, seperti dopamine, oxytocin, adrenalin, dan vasopression, yang berujung pada euforia. Rasa cinta juga memengaruhi fungsi psikologi, metafora, dan penilaian fisik.

Bagi para peneliti juga, cinta itu datang bukan berasal dari hati. Melainkan dari otak. Masih menurut  Profesor Stephanie Ortigue, saat cinta dideteksi berasal dari otak, karena ada suatu proses di otak yang bisa menstimulasi hati. Beberapa perasaan dalam hati kita sebetulnya merupakan gejala atas proses yang terjadi di otak.

Baca Juga: Jawab 5 Pertanyaan Ini Jika Ingin Jalin Asmara

Serangkaian penelitian itu tidak hanya sampai pada tahap itu. Para peneliti juga meneliti seluruh rangkaian tentang cinta itu sendiri. Berikut pemahaman cinta dari pandangan ilmiah.

1. Berpacaran Setelah Ada Kesepakatan Jelas
Dari hasil survei pada wanita di Amrerika Serikat usia 18-44 tahun, 18% setuju jika mereka resmi menyandang setatug hubungan (berpacaran) setelah sungguh-sungguh mengucapkan kata "Aku cinta kamu" atau "Maukah kamu menjadi pengisi hatiku?" secara verbal atau mereka sudah dekat selama satu bulan.

2. Hanya Butuh Waktu 90 Detik untuk Bisa Jatuh Cinta
Cinta dari pandangan ilmiah, ternyata tidak harus melakukan pendekatan atau didekati selama berbulan-bulan untuk bisa jatuh cinta. Sekitar 55% orang bisa jatuh cinta pada lawan jenis karena bahasa tubuh. Sebanyak 38% jatuh cinta karena mendengar suara dan 7% lewat apa yang dibicarakan oleh lawan jenis. Sehingga dapat disimpulkan hanya butuh waktu 90 detik sampai 4 menit untuk orang mengalami jatuh cinta.

3. Kota berbahasa Inggris Paling Romantis 
Suvei dari Kaplain International College menunjukkan bahwa London adalah kota yang paling romantis dengan perolehan suara 38%. Lalu diikuti oleh New York 28%, Sydney 9%, Edinburgh 6% dan Dublin 5%. 

4. Media untuk Mengajak Kencan
Berdasarkan survei, 50% orang lebih suka diajak berkencan lewat telepon, sedangkan 50% sisanya tidak masalah jika diajak berkencan lewat media sosial seperti Facebook atau Twitter.

5. Emoji Pengaruhi Rasa Cinta
Dari survei yang dilakukan oleh perusahaan provider telepon Cricket Wireless, 58% orang Amerika menunjukkan rasa sayang mereka dengan emoji. Riset juga membuktikan respon otak terhadap emoji sama dengan respon saat bertatap muka. ** (SS)

SHARE