HUT ke-25, HBO Asia Siapkan Serial Original Baru | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
HUT ke-25, HBO Asia Siapkan Serial Original Baru
Sopan Sopian | Whats Up

Tahun 2017, menjadi tahun paling penting bagi HBO Asia. Pasalnya, pada tahun ini, HBO Asia menginjak usia ke-25 tahun. Merayakan hari jadi, HBO Asia memboyong 10 talen baik dari regional maupun internasional ke Singapura.

Dalam kesempatan ini, pihaknya memaparka rencana untuk meningkatkan produksi HBO Asia Original yang dijadwalkan tayang perdana tahun depan. Setidaknya, dalam sesi spesial ini, HBO Asia memperkenalkan enam produksi yang diambil dari berbagai negara seperti China, Indonesia, Jepang, Korea, Malaysia, Singapura, Taiwan dan Thailand.

Perlu diketahui, HBO adalah salah satu jaringan pertama di kawasan Asia yang memproduksi konten original di Asia sejak 2012, HBO Asia sampai saat ini telah memproduksi sepuluh Original Asia dan berkomitmen mengembangkan repertoarnya bagi para pemirsa di kawasan ini dan secara global. 

Sebuah panel yang terdiri dari sutradara, showrunner dan pemain dari empat produksi original HBO Asia yang akan datang, berbagai pandangan tentang produksi mereka pada acara media hari ini. Seluruh tayangan HBO Asia Original akan tersedia secara eksklusif melalui berbagai saluran di jaringan HBO Asia termasuk online streaming platform HBO, HBO GO dan layanan on-demand, HBO On Demand.

“HBO selalu dikenal memproduksi tayangan Original premium, berkualitas tinggi. Dengan mengumpulkan talen dan infrastrukstur produksi berpotensi tinggi yang terdapat di kawasan Asia, kami berada di posisi yang tepat untuk menciptakan konten Asia premium dan otentik bagi para pemirsa kami di kawasan ini, yang kebanyakan telah meraih berbagai penghargaan atas kreatifitas dan penampilannya,” tutur Mr. Jonathan Spink, CEO of HBO Asia.

Serial yang Akan tayang 2018

FOLKLORE
Serial antologi horor ini berdurasi satu jam sebanyak enam episode yang mengambil beberapa lokasi di negara-negara Asia, seperti Indonesia, Jepang, Korea, Malaysia, Singapura dan Thailand, dan setiap episode akan mengambil cerita takhayul dan mitos yang dipercaya dari setiap negara. 

Dipimpin oleh berbagai sutradara dari beragam negara di Asia, setiap episode akan berusaha memodernisasi atau memperbarui horor khas Asia, mengeksplor disfungsi sosial dengan cara yang spesifik untuk setiap negara namun memiliki tema yang bergema di seantero benua.

Pencipta dan showrunner FOLKLORE adalah pembuat film peraih penghargaan asal Singapura, Eric Khoo. Sutradara lainnya yang terlibat dalam FOLKLORE adalah Joko Anwar (Indonesia), Ho Yuhang (Malaysia), Lee Sang-Woo (Korea), Pen-Ek Ratanaruang (Thailand) dan Takumi Saitoh (Jepang).

GRISSE 
Serial drama delapan bagian berdurasi satu jam ini, mengambil setting pertengahan tahun 1800-an di masa kolonial pemerintahan Hindia Belanda. Serial ini mengisahkan sekelompok masyarakat yang kecewa, memimpin pemberontakan melawan gubernur yang brutal dan mendapati diri mereka tiba-tiba mengendalikan satu kota garnisun Belanda bernama GRISSE

Cerita-ceritanya berkisar tentang sejumlah karakter unik, masing-masing dengan latar belakang dan keyakinan berbeda yang bersatu untuk menentukan nasib masing-masing dari cengkeraman penguasa. Showrunner GRISSE adalah Mike Wiluan.

MASTER OF THE WHITE CRANE FIST: WONG YAN-LAM dan MASTER OF THE NINE DRAGON FIST: WONG CHING-HO
Serial ini merupakan bagian ketiga dan keempat dari episode serial film anotologi seni bela diri berbahasa China, setelah dua episode sebelumnya yang tayang pada 2016 – MASTER OF THE DRUNKEN FIST: BEGGAR SO dan MASTER OF THE SHADOWLESS KICK: WONG KEI-YING.

MISS SHERLOCK 
Serial ini adalah serial drama pertama HBO Asia dalam Bahasa Jepang sebanyak delapan bagian dengan durasi satu jam, diproduksi dengan kolaborasi bersama Hulu di Jepang. Serial ini, tayang perdana di lebih dari 20 negara pada bulan April 2018, sebagai penghormatan kepada tokoh klasik Sir Arthur Conan Doyle, Sherlock Holmes, dengan penekanan penghayatan pada karakter ikonik, Sherlock Holmes dan Dr. John Watson. 

MISS SHERLOCK mengambil setting suasana modern Tokyo masa kini dan kedua karakter utamanya adalah wanita Jepang – Dr. Wato Tachibana (diperankan oleh Shihori Kanjiya), seorang ahli bedah yang baru kembali dari misi sebagai relawan dokter di Syria dan Sara Shelly Futaba (diperankan oleh Yuko Takeuchi), seorang konsultan investigasi untuk departemen kepolisian yang memecahkan kasus-kasus aneh dan sulit. Sepanjang serial, keduanya memecahkan berbagai misteri dengan observasi luar biasa dan keahlian yang cerdas ala Miss Sherlock.

THE TEENAGE PSYCHIC 
Dijadwalkan kembali di season kedua dengan Kuo Shu Yau memerankan kembali tokoh utamanya sebagai Xie Ya Zhen, berbakat cenayang sejak lahir dengan kemampuan melihat arwah dan belajar memanfaatkan kemampuannya untuk membantu sesama. Season kedua dari serial ini sekali lagi disutradarai oleh sutradara dan penulis yang tengah naik daun, asal Taiwan Chen Ho-Yu. 

Season pertama THE TEENAGE PSYCHIC menceritakan kisah kekinian tentang gadis remaja 16 tahun yang ingin menjalani kehidupan anak remaja sekolah menengah biasa. Lahir dengan kemampuan melihat arwah, kehidupannya tidak pernah normal. Ia harus menghadapi tekanan kehidupan remaja – cinta pertama, prestasi akademis dan rekan sebaya – dengan keinginan dunia para arwah. 

THE TEENAGE PSYCHIC Season 1 baru-baru ini meraih penghargaan Best Mini-Series (TV Movie) dan Best Supporting Actress in a Mini-Series (TV Movie) untuk Nana Lee pada 52th Annual Golden Bell Awards 2017 di Taiwan dan menerima dua nominasi dari 22nd Asian Television Awards 2017 untuk Best Actor in a Supporting Role for Chen Mu Yi dan Best Cinematography. **
 
 

SHARE