Ananda Sukarlan, Pianis yang Mengharumkan Bangsa | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Ananda Sukarlan, Pianis yang Mengharumkan Bangsa
Gading Perkasa | News

Masyarakat Indonesia tentu sudah tak asing bila disebutkan nama Ananda Sukarlan. Ya, sosoknya baru-baru ini mendapat sorotan dari berbagai media massa. Namun sepertinya, belum banyak yang mengenal lebih dalam terkait perjalanan Ananda Sukarlan sebagai pianis.


Australian Embassy Jakarta/flickr

Ananda pertama kali mengenal piano pada usia lima tahun. Ketertarikannya pada alat musik klasik ini kemudian dikembangkan oleh kedua orang tuanya, Sukarlan dan Poppy Kumudastuti dengan mengikutsertakannya ke dalam kursus piano. Pembimbingnya yaitu Soetarno Soetikno dan Rudy Laban.

Di tahun 1986, usai menyelesaikan bangku SMA, Ananda menerima beasiswa Piano Petrov dari University of Hartford, Amerika Serikat. Ia bahkan berguru kepada Naum Grubert, seorang pianis handal yang sering menyabet gelar internasional. Hari demi hari pun dilewati dengan memperdalam ilmu bermain piano di Koninklijk Conservatorium Den Haag.

Tidak sia-sia, dirinya lulus berpredikat summa cumlaude pada 1993. Sejak saat itulah namanya mulai dikenal dunia. Ananda rajin tampil di festival luar negeri mendampingi orkestra simfoni di sejumlah kota besar benua biru. Antara lain Berlin, Rotterdam, Paris serta nyaris seluruh orkestra di Spanyol.

Lantaran sering berkiprah di Eropa, Ananda juga rajin mengisi acara resmi kenegaraan. Misalnya pada tahun 2000, dirinya diundang Ratu Sofia dari Spanyol untuk mengisi acara konser pada malam Gala Queen Sofia Prize, Madrid. Begitu juga ketika tampil di hadapan Presiden Abdurrahman Wahid di Istana Merdeka pada tahun yang sama. Puncak karirnya ditandai dengan kolaborasinya bersama komponis besar Perancis, Pierre Boulez pada tur konser 11 kota.

Bicara soal prestasi, tak perlu diragukan lagi. Banyak torehan penghargaan yang telah ia raih. Antara lain Eduard Elipse Award di Amsterdam, Belanda (1988), Juara I Nadia Boulanger - Concours International d’Orleans di Perancis (1993), Juara I Xavier Montsalvatge - Concurso de Musica del Siglo XX Javier Montsalvatge, Ginora Spanyol (1993), Juara I Blanquefort Piano Competition, Bordeaux, Perancis (1994), Juara I dan favorit kategori The Best Interpreter of Spanish Music City of Ferrol Piano Competition’, Spanyol (1995), Outstanding Musicians on the 20th Century (2000) dan Nominee Unesco Prize (2001).

Demikianlah perjalanan karir Ananda Sukarlan. Seorang pianis tanah air yang mengharumkan nama bangsa di mata dunia. Sukes selalu dan jangan berhenti menciptakan karya terbaik, bung!**GP

SHARE