Sclera Tattoo, Seni Tato Ekstrem - Male Indonesia
Sclera Tattoo, Seni Tato Ekstrem
Sopan Sopian | Story

Sclera tattoo adalah seni tato yang dilakukan di putih bola mata. Seni tato satu ini kini semakin berkembang dan menjadi tren. Di Australia sendiri setidaknya sudah lebih dari 20 orang yang melakukan tato mata ini. 

sclera tattoo
pexels.com

Sclera tattoo dilakukan dengan cara memberi tinta pada bagian sclera atau bagian putih mata yang mengelilingi iris. Tato ini pertama kali dikenalkan oleh kelompok spesialis modifikasi tubuh dari Amerika Serikat bernama Luna Cobra  (Howard "Howie" Rollins). Awalnya ia bereksperimen pada tiga relawan, yakni Shannon Larratt, Joshua Matthew Rahn dan "Pauly Unstoppable" (alias "Farrah Flawless").

Luna Cobra mulai mengasah teknik ekstremnya tersebut selama hampir satu dekade. Kini, Luna Cobra telah mentato sekitar 100 pasang bola mata di seluruh dunia, termasuk 20 di antaranya adalah di Australia. Sebagai orang yang menjadi eksperimen, awalnya Larratt mendapat ide saat ahli bedah mata Belanda Gerrit RJ Melles memberi Shannon dan istri Rachel Larratt sebuah implan mata. 

Di mana keduanya memiliki sepotong kecil perhiasan platinum tipis yang dimasukkan melalui sclera, yang merupakan lapisan putih mata, dan di bawah konjungtiva, Yang merupakan lapisan yang jelas yang menutupi sclera. Apa yang dilakukan Melles itu menyuntikkan setetes garam dalam rangka menciptakan kantong berisi cairan sebelum memasukkan implan ke dalam saku ini (putih bola mata), yang secara bertahap akan menyusut dan hanya meninggalkan perhiasan.

Shannon kemudian membayangkan garam digantikan dengan tinta, yang akan menyebar dan berakhir sebagai lapisan berwarna antara sclera dan konjungtiva, memberikan putih mata warna baru. Kemudian, sebagai seorang penggemar Frank Herbert's Dune, Shannon melakukan photoshopped mata fotonya sendiri yang terlihat seperti mata biru milik Fremen dalam novel.

Shannon dan Luna Cobra kemudian mencoba untuk mencari tahu bagaimana warna matanya permanen biru. Akhirnya Cobra setuju untuk mencoba sclera tattoo dengan syarat Shannon bisa menemukan dua orang lain untuk bersedia mengubah warna putih bola matanya. Dan akhirnya Joshua Matthew Rahn dan "Pauly Unstoppable"  menjadi dua orang yang disyaratkan Cobra.

Luna Cobra mencoba dua prosedur yang berbeda, yang pertama meliputi jarum dengan tinta dan menusuk mata. Metode ini dianggap berhasil, dan metode kedua dicoba. Prosedur ini, di mana sclera disuntik dengan pewarna biru, dan berhasil. "Ini efektif. karena tidak ada rasa sakit. Selain itu juga karena tidak ada ujung saraf di permukaan mata,” kata Shannon Larratt.

Bahaya Mengintai
Meski awalnya berkata efektif, Shannon yang juga menuliskan pengalamannya itu pun akhirnya mengatakan efek samping dibalik melakukan Sclera Tattoo. Menurutnya efek samping yang dirasakan adalah nyeri, memar, dan ketidaknyamanan pada mata. Meski telah melakukan secara prosedur, mata Shannon tampak memiliki beberapa lecet di antara sklera dan konjugntiva. 

Selain itu, Shannon juga menunjukan risiko dan kemungkinan komplikasi, termasuk akan terjadi kebutaan. Ia mengingatkan kepada yang ingin melakukannya, bahwa harus melalui prosedur dan dilakukan oleh seorang profesional.

Salah satu korban dengan prosedur yang salah adalah seorang model. Di mana Independent melaporkan bahwa, seorang model asal Kanada bernama Catt Gallinger nyaris mengalami kebutaan akibat tato sclera. Wanita berusia 24 tahun itu, mewarnai bagian putih di mata dengan warna ungu. 

Namun sayangnya, cairan ungu tersebut mulai merembes dari matanya beberapa hari kemudian. Tidak hanya itu, mata Gallinger mengalami bengkak, infeksi, terasa panas dan menyakitkan. ** (SS)

SHARE