Ingin Resign? Hindari Alasan Berikut Ini! - Male Indonesia
Ingin Resign? Hindari Alasan Berikut Ini!
MALE ID | Works

Mengejar karir di perusahaan lain bukan merupakan hal baru dalam dunia kerja, sehingga sering dijadikan alasan mengundurkan diri oleh sebagian karyawan di suatu perusahaan. Hal ini sudah sangat umum dan wajar, seiring dengan tuntutan kebutuhan dasar manusia yang semakin tinggi.

alasan mengundurkan diri - Male  Indonesiapixabay.com

Di samping itu, masih banyak alasan tertentu mengapa seseorang memutuskan berhenti dari perusahaan. Beberapa diantaranya hanya dilandasi oleh faktor emosi. Sebagai contoh, salah satu rekan kerja Anda tiba-tiba tidak memberi tahu kepada kantor lalu pergi begitu saja. Atau mungkin saja Anda pernah melakukan hal tersebut?

Perlu Anda garis bawahi, tidak mudah mencari pekerjaan baru saat ini. Maka pertimbangkan matang-matang dan gunakan logika apakah alasan mengundurkan diri Anda sudah tepat atau belum. Keputusan gegabah bisa berakibat penyesalan dan merugikan Anda bahkan orang-orang yang Anda sayangi di kemudian hari.

Sekarang, sudah saatnya Anda bertindak secara logika dan mulai menghindari beberapa alasan mengundurkan diri di bawah ini. Antara lain:

Atasan Menjengkelkan
Yang namanya atasan, sudah pasti suka memerintah dan memberi tugas yang tidak masuk akal. Bahkan ia bisa memarahi Anda melihat pencapaian yang kurang maksimal. Tapi jangan sampai Anda jadikan faktor ini sebagai alasan resign dari pekerjaan. Bagaimana bila atasan di kantor baru sama seperti di kantor lama Anda? Mau mengajukan resign lagi? Solusinya cuma satu, kenali sifat atasan lebih dulu, lalu bungkam ia dengan prestasi memuaskan Anda.

Tekanan Tinggi
Seringkali pekerjaan tambahan yang diberikan atasan kepada karyawannya diartikan sebagai sebuah beban, dan memicu Anda mengajukan surat pengunduran diri. Come on, mulai berpikir dewasa dan gunakan akal sehat Anda. Siapa tahu pekerjaan tambahan itu adalah bentuk ujian bagi Anda demi promosi jabatan yang lebih tinggi.

Jenuh
Menjalani rutinitas yang sama dalam waktu lama tentu bisa membuat karyawan jenuh. Namun, sebelum mendewakan kata ‘jenuh’ sebagai alasan mengundurkan diri, cobalah ambil cuti beberapa hari untuk merefresh pikiran dan berlibur. Otak juga perlu istirahat, layaknya sebuah mesin.

Susah Beradaptasi
Mayoritas orang yang beralasan susah beradaptasi biasanya datang dari industri yang 100% berbeda dengan tempat kerja terdahulu, sehingga tekena culture shock. Mereka mulai mengeluh dan tidak cocok di tempat baru. Sulit bagi perusahaan menerima alasan semacam ini. Mengapa tidak sedikit berusaha lebih keras, beradaptasi dan mengendurkan idealisme Anda sejenak?

Bersitegang dengan Rekan Kerja
Setiap kepala punya pemikiran yang berbeda, maka perbedaan pendapat dan perselisihan biasa terjadi. Disinilah sikap profesional Anda diuji, jangan mengedepankan ego. Lakukanlah yang terbaik demi kepentingan perusahaan, meski itu berarti pendapat Anda ditolak.**GP

SHARE