Tanda Anda Mencintai Sahabat Sendiri - Male Indonesia
Tanda Anda Mencintai Sahabat Sendiri
MALE ID | Relationships

Mencintai sahabat sendiri memang tidak salah. Karena, terkadang sahabat dapat menjadi orang yang nyaman. Tidak dimungkiri juga, persahabatan berubah menjadi lebih dari sekadar teman.

mencintai sahabat
Pexels.com

Namun, karena seringnya bersenda gurau, rasa cinta itu tidak dapat disadari. Apakah memang sekadar kagum atau cinta kepada sahabat. Padahal jika lebih dalam saja menilik sikap Anda, semua akan mendapatkan jawabannya, apakah itu cinta atau sekadar kagum dan dekat.

Lalu, seperti apa tanda-tanda Anda mencintai sahabat sendiri? berikut beberapa tanda yang dapat Anda kenali.

1. Sering mengirim pesan
Kirim pesan singkat (SMS/WhatsApp) hampir menjadi kebiasaan Anda berdua. Anda selalu memegang ponsel dan berbagi pesan tak penting dengannya dan menikmatinya. Anda benar-benar menunggu pesan darinya sepanjang hari dan apabila si dia terlambat membalas, Anda mulai merasa gelisah.

2. Berlama-lama saat menelpon
Selain pesan singkat, tanda lain Anda mencintai sahabat sendiri adalah berlama-lama saat menelepon. Anda bisa melakukan itu berjam-jam setiap hari. Bahkan jika Anda tak memiliki hal yang perlu dibicarakan dengannya. Anda hanya menikmati berbicara dengannya dan bertanya banyak hal ke si dia. Ini menunjukkan Anda mulai jatuh cinta kepada sahabat Anda.

3.  Selalu bersamanya
Bahkan ketika Anda berjalan berkelompok, Anda selalu di sisinya. Anda berdua selalu bersama-sama, apakah berjalan, duduk di bioskop atau di sebuah restoran. Jarak dapat melihat Anda bersama sahabat Anda.

4. Bahasa tubuh
Perhatikan bahasa tubuh ketika Anda berdua bersama-sama. Anda akan lebih lembut, lebih peduli, dan sayang terhadap dirinya dibanding teman lainnya. Tepukan di pundak diterjemahkan sebagai belaian dan si dia memberikan ciuman di dahi. Ini adalah tanda-tanda pasti bahwa Anda mulai bergerak dari seorang teman menjadi rasa cinta. 

5. Merindukannya
Anda tak bisa tanpa dirinya. Anda selalu bersamanya ketika mencari teman dan ketika Anda tak bersamanya, Anda merasa ada sesuatu yang salah. Anda ingin selalu bersamanya, bahkan melupakan janji penting lainnya agar bisa bersama dengannya. Apabila ia pergi ke luar kota untuk jangka waktu yang lama, Anda merasa sedih karena ketidakhadirannya dan tak bisa dijelaskan.

Pernahkan Anda melihat tanda-tanda di atas? Jika benar, tanyakan hati Anda sendiri. ** (SS)

SHARE