2 Fakta Menarik Liliuokalani, Ratu Terakhir Hawaii | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
2 Fakta Menarik Liliuokalani, Ratu Terakhir Hawaii
Sopan Sopian | Story

11 November menandai peringatan 100 tahun kematian Liliuokalani, ratu terakhir dari Hawaii. Kisahnya begitu rumit saat rantai pulau dari kerajaan yang berdaulat beralih ke republik di bawah naungan wilayah Amerika Serikat, yang kemudian menjadi negara.

Walery (Stanislaw Julian Ostrorog (1830-90))

Liliuokalani lahir pada tahun 1838 bernama Lydia Kamakaeha. Dia lahir dari keluarga berdarah biru Hawaii. Dimana, ibunya dalah seorang penasehat Kamehameha III yang memerintah dari 1825 sampai 1862. Sebelum meninggal, dia mengadopsi kepokannya yang kemudian memerintah atas Hawaii sebagai Kamehameha V hingga 1874.

Menurut konstitusi Hawaii, legislatif diberdayakan untuk memilih raja baru dan membentuk garis baru suksesi. Kakak Lydia David Kalakaua terpilih dan memerintah sampai 1891. Dengan kematiannya, Liliuokalani  diproklamasikan queen, tapi pemerintahannya tidak berlangsung lama. 

Pada Januari 1893, sebuah kudeta yang dipimpin oleh Sanford Dole mengambil alih pemerintah Hawaii dan menekan pemerintah AS untuk mencaplok pulau-pulau. Dua tahun kemudian, setelah pemberontakan yang gagal oleh pendukung Liliuokalani untuk mengembalikan kekuasaan ke pemerintahan kerajaan Hawaii, dia didakwa atas pengkhianatan dan menjadi tahanan rumah (pengasingan). 

Selama menjadi tahanan rumah atau pengasingan itu, Liliuokalani menganjurkan Hawaii dibuka secara gratis hingga kematiannya pada tahun 1917 pada usia 79. Namun dibalik itu, mengutip laman smithsonianmag, ada fakta-fakta menarik soal ratu terakhir Hawaii ini.

1. Seorang penulis lagu
Selama hidupnya Liliuokalani menciptakan 160 lagu atau mele. Lagu-lagu ciptaannya ini bertemakan kepedihan, seseorang, perpisahan, sampai lagu yang begitu identik dengan Kepulauan Hawaii. Lagu ini ditulis pada tahun 1878, dan Matthew DeKneef di Hawai'i Magazine melaporkan hal tersebut.

2. Menikah dengan Seorang Amerika
Ratu terakhir Hawaii ini sebenarnya menikah dengan seorang Amerika. Dia adalah John Owen Dominis. Dia adalah seorang putra kapten laut. Dibesarkan di Hawaii, dan mendapatkan pendidikan di sekolah sebelah sekolah Royal yang diatur untuk bangsawan Hawaii. 

Di inilah keduanya bertemu. Kemudian, pada 1862 Dominis menikai Liliuokalani. Namun, menurut catatan sejarah, pernikahan mereka tidak bahagia. Alasannya pasangan tersebut tidak memiliki anak. Selain itu, Dominis selingkuh dan memiliki anak dengan pegawai istrinya sendiri pada 1883. 

Liliuokalani akhirnya mengadopsi seorang anak yang diberi nama John Aimoku Dominis pada tahun 1910. Dia pun mengadopsi dua anak melalui tradisi Hawaii, yakni Hanai. Dominis meninggal pada tahun 1891. **

SHARE