Kontrol Serbaguna Berbasis Sentuhan, iSoft | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Kontrol Serbaguna Berbasis Sentuhan, iSoft
Gading Perkasa | Digital Life

Barangkali di momen tertentu Anda pernah mendambakan untuk melakukan kontrol serbaguna yang tidak lagi merepotkan bagi kehidupan sehari-hari Anda. Hal itu merupakan dampak dari semakin tingginya mobilitas setiap orang di sejumlah kota besar dan sudah biasa kita temui.

pixabay.com

Tentu saja, bermain game tanpa konsol dan joystick, mengetik tanpa keyboard maupun menyalakan lampu tanpa menekan saklar sampai sekarang acapkali dianggap sebagai sebuah candaan semata. Kendati demikian, candaan inilah yang hendak ‘diseriusi’ serta diaplikasikan menjadi kenyataan oleh sebuah tim periset asal Universitas Purdue yang berbasis di Amerika Serikat.

Baru-baru ini, Universitas Purdue yang notabene adalah universitas teknik terletak di negara bagian Indiana tersebut berhasil mengembangkan sensor dinamis atau dalam arti sederhananya yaitu kontrol serbaguna. Dimana mampu mendukung semua perangkat berbasis sentuhan (touch screen). Perangkat ciptaan mereka diberi nama iSoft.

Tidak seperti konsol pada umumnya yang membutuhkan serangkaian elektronik di pelatnya, iSoft cuma terdiri dari kabel sensor bersifat sensitivitas tinggi. Kemudian rangkaian disambung ke pinggiran pelat elastis berbahan dasar carbon polymer. Sekedar informasi, karbon sendiri menjadi bahan paling sering dimanfaatkan untuk pembuatan perangkat elektronik maupun sensor lantaran mampu mendeteksi panas dan menghantarkannya dengan baik.

Penjelasan di atas menyebabkan mengapa produk ini bersifat lebih dinamis dan elastis, dibandingkan sensor lain yang pernah diciptakan sebelumnya. Urusan kinerja tidak perlu ditanyakan, karena tetap bisa bekerja secara maksimal.

Dilansir dari Engadget, menurut Karthik Ramani selaku Direktur Laboratorium Desain Universitas Purdue, perangkat iSoft menyediakan kemampuan untuk membuat dan menyesuaikan sensor lembut. “Bahkan pengguna dapat memodifikasi segala macam objek. Termasuk objek berbentuk kompleks,” kata Karthik.

Berdasarkan video di akun resmi Youtube Universitas Purdue, terlihat bahwa kontrol serbaguna sensor iSoft sangat mumpuni digunakan dalam berbagai keperluan (all condition). Mulai dari mengontrol pemutaran lagu/musik, menghidupkan/mematikan lampu sampai mengganti channel Youtube.

Pengguna juga tidak perlu khawatir mengenai lokasi sesuai untuk menempelkannya, karena iSoft mudah ‘membaur’ di media apapun. Entah itu jaket, meja, bantal bahkan botol minum. Sensornya bekerja secara otomatis mengikuti perintah pengguna.

Penemuan teknologi yang digarap oleh Universitas Purdue ini diharapkan dapat menjadi opsi pengembangan kontrol serbaguna disertai rendahnya biaya produksi. Mereka tengah berada dalam proses mengajukan hak paten atas penemuan tersebut.**GP

SHARE