Gadget Semakin Lambat? Ketahui Penyebabnya | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Gadget Semakin Lambat? Ketahui Penyebabnya
Gading Perkasa | Digital Life

Anda sering kesal karena gadget semakin lambat? Sebenarnya bukan sesuatu yang aneh. Maklum saja, seiring bertambahnya usia perangkat, performa pun turut menurun. Hal ini berlaku untuk gadget apapun. Baik komputer desktoplaptop serta smartphone.

pexels.com

Akan tetapi, performa gadget semakin lambat terasa kian menyebalkan sewaktu Anda sedang sangat membutuhkannya dalam pekerjaan yang berhubungan dengan pendataan, mengupload gambar, desain, presentasi dsb. Pekerjaan sulit terselesaikan bahkan terbengkalai.

Beruntunglah, gadget yang Anda miliki saat ini masih bisa di upgrade supaya bisa bekerja lebih baik. Langkah berikut berlaku tidak hanya bagi smartphone kesayangan Anda, melainkan juga desktoplaptop beserta perangkat elektronik lainnya. Seperti dikutip dari Scenece Alert, sedikitnya ada tiga penyebab utama yang membuat gadget semakin lambat dan menurun performanya setelah dipakai dalam waktu lama. That’s the problem:

Memori Overload
Setiap melakukan pembaruan pada aplikasi di perangkat, ukuran aplikasi senantiasa menjadi lebih besar. Hal ini disebabkan oleh bertambahnya fitur maupun informasi yang tersedia pada aplikasi tesebut. Meski pembaruan diklaim mampu meningkatkan performa, tanpa cadangan ruang penyimpanan yang cukup maka akan sia-sia saja.

Sekedar informasi, masing-masing perangkat Anda mempunyai jumlah random access memory (RAM) terbatas. Ketika kapasitas RAM terus mengalami penggerusan, data dialihkan ke ruang penyimpanan alternatif dimana proses pengolahan informasinya memakan waktu lebih lama. Pada perangkat desktop, kondisi ini disebut trashing. Ditandai oleh bunyi berisik di pelat hard disk.

Sampah/cache terlalu banyak
Rasanya istilah cache sudah tidak asing lagi didengar. Cache merupakan memori berukuran kecil dan bersifat sementara. Walaupun kecil, kecepatan read/writenya sangat tinggi. Dalam terminologi hardwarecache merujuk pada memori berkecepatan tinggi dimana menjadi jembatan aliran data antar processor dengan RAM yang memiliki kecepatan lebih rendah.

Seiring meningkatnya aktivitas pengguna perangkat, semakin banyak pula cache memenuhi RAM. Performa perangkat mulai terganggu. Maka, pengelolaannya wajib dijalankan. Anda bisa membersihkan cache menggunakan sejumlah aplikasi third-party seperti C-cleaner. Jangan menghapus secara langsung karena justru memperlambat kinerja gadget.

Menumpuknya aplikasi atau software
Aplikasi menumpuk di suatu perangkat sudah tentu berpengaruh pada memori perangkat itu sendiri. Apalagi terdapat aplikasi adds-on (bersifat tambahan) yang dapat membuat sistem down dengan berbagai cara. Yaitu mengisi penyimpanan permanen sampai menggunakan RAM tanpa persetujuan. Ketahuilah, memori perangkat Anda sangat terbatas untuk memproses perintah yang diberikan.

Tidak seperti perangkat baru yang masih mempunyai lebih banyak sumber daya serta memori untuk melakukan tugas, model kerja perangkat ‘berumur’ perlu dimaksimalkan terlebih dahulu. Seperti beberapa langkah di atas. Alih-alih mengganti dengan gadget baru, Anda dapat menghemat biaya pengeluaran secara signifikan, dari membuang aplikasi yang tidak perlu atau mereset ulang perangkat.**GP

SHARE