Pulau Widi, Eksotisme Maladewa di Maluku Utara | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Pulau Widi, Eksotisme Maladewa di Maluku Utara
Gading Perkasa | Relax

Hamparan pasir putih berhiaskan air berkilau dan keindahan bawah laut yang bisa dinikmati oleh mata telanjang, semua itu bisa Anda peroleh ketika berwisata ke kepulauan Widi. Barangkali Anda bertanya-tanya dalam hati. Di manakah kepulauan Widi berada?

maxpixel.freegreatpicture

Terbanglah menuju Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara. Maka Anda dapat menyaksikan keindahan sebuah pulau yang telah dideskripsikan di paragraf sebelumnya. Gambaran ini menyebabkan kepulauan Widi kerap dijuluki sebagai pulau Maladewa asal Indonesia.

Sedikitnya terdapat 99 pulau di sana, termasuk tiga atol dan dua gugus pulau. Di antara seluruh pulau, hanya satu pulau yang berpenghuni, yaitu Pulau Daga. Penghuninya hanya sedikit, sekitar 11 kepala keluarga saja. Mata pencaharian mereka yaitu mencari hasil laut. Bukan rahasia lagi, wilayah kepulauan di sisi utara Maluku ini menjadi lumbung ikan berlimpah.

Mereka tinggal di rumah berbentuk panggung kayu di sekitar dermaga. Para turis lokal dan mancanegara yang sedang berwisata ke Pulau Daga bisa bermalam di rumah-rumah warga. Harap Anda membawa perbekalan secukupnya sebelum berangkat. Pasalnya, belum ada pembangunan infrastruktur apalagi hotel.

Untuk menuju ke sana, setidaknya ada tiga alternatif. Pertama, Anda bertolak dari Ternate menggunakan kapal di Pelabuhan Bastiong menuju Pulau Saketa. Perjalanan menyita waktu selama lima jam. Saat tiba di Pulau Saketa, Anda bisa menumpang pada warga dengan sepeda motor menuju Kecamatan Gane Timur, berkendara selama tiga jam. Perjalanan dilanjutkan menggunakan kapal cepat tujuan Pulau Daga. Setelah dua jam mengarungi samudera, Anda akan tiba di Pulau Widi.

Cara kedua, Anda bisa naik kapal rute Ternate-Babang. Dari Pasar Baru Babang, lanjutkan dengan kapal cepat menuju Gane Dalam. Naiklah perahu ke Pulau Widi. Sedangkan yang terakhir, tumpangi kapal cepat dari Kota Baru ke Sofifi selama 45 menit. Tempuh perjalanan darat ke Matuting dan menyewa perahu nelayan. Sampailah Anda di Pulau Widi, yang menghabiskan waktu empat jam perjalanan.

Memang perjalanan ke sana menyita waktu dan menguras energi. Akan tetapi, Anda tidak akan menyesalinya setelah menyaksikan pemandangan memanjakan mata. Rasa lelah pun terbayar lunas. Beruntung, sektor pariwisata di kepulauan ini mulai dikembangkan. Pada 2016 lalu, tujuh konsep pembangunan dicanangkan. Bandara dan pelabuhan merupakan fasilitas pertama yang dibangun nantinya.**GP

SHARE