Carlo Ancelotti, Don Juan di Luar Lapangan Hijau - Male Indonesia
Carlo Ancelotti, Don Juan di Luar Lapangan Hijau
MALE ID | Sport & Hobby

Sosok Carlo Ancelotti tentu sudah dikenal oleh para penggila bola dari berbagai penjuru dunia. Bagaimana tidak, selama kurang lebih 22 tahun menjalani karir sebagai pelatih, ia berhasil mempersembahkan 20 gelar juara bagi klub yang ditukangi olehnya.

sosok carlo ancelotti

???????? ????????

Beberapa gelar yang telah diberikan termasuk dalam kategori gelar bergengsi di ajang sepakbola. Sebut saja tiga piala UEFA Super Cup, satu piala Intertoto, dua piala FIFA Club World Cup dan tiga piala Liga Champions. Ia pernah menukangi tim-tim besar benua biru mulai dari Juventus, AC Milan, Chelsea, Paris SG, Real Madrid hingga Bayern Munchen.

Sebelum mengawali karirnya sebagai pelatih, publik Italia bahkan dunia mengenal sosok Carlo Ancelotti sebagai seorang pemain sepakbola profesional, dimana ia menempati posisi gelandang tengah. Tercatat, ia sempat membela Parma (1976-1979), AS Roma (1979-1987) dan AC Milan (1987-1992). Dengan penampilannya sebanyak 338 kali, ia mencetak 35 gol.

Seluruh penjelasan di atas adalah kiprahnya di dunia si kulit bundar. Namun, ketika sudah berada di luar lapangan hijau, sosok Carlo Ancelotti selayaknya Don Juan. Di balik kesuksesannya sebagai pelatih, terdapat banyak wanita yang memberikan support kepadanya. Benarkah begitu?

Betul sekali. Bila membahas terkait kehidupan pribadinya, ia tak kalah dari para pemain bintang sepakbola macam Cristiano Ronalo dan John Terry sekalipun. Pesonanya sudah tidak bisa dipungkiri. Adalah Luisa Gibellini, wanita yang pertama kali mengisi kehidupan Ancelotti.

Mereka berdua menikah pada tahun 1983. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai dua orang anak, Katia dan Davide. Sayang, setelah 25 tahun menikah, rumah tangga mereka hancur akibat Luisa mendapati foto Don Carlo berciuman mesra dengan seorang jurnalis muda dan cantik asal Rumania, Marina Cretu. Belakangan diketahui bahwa skandal perselingkuhan tersebut dilakukan sejak tahun 2004. Ancelotti dan Luisa resmi bercerai di tahun 2008.

Paska perceraiannya dengan Luisa, Ancelotti melanjutkan hubungannya bersama Marina. Hal ini cukup wajar, lantaran sang jurnalis mempunyai tubuh lebih seksi dan kencang bila dibandingkan mantan istrinya. Dikutip dari www.playerwags.com, Marina sampai rela meninggalkan kekasihnya dan beranjak ke kota Milan supaya bisa lebih dekat dengan Ancelotti. Padahal, usia mereka berdua terpaut cukup jauh, 13 tahun.

Kisah percintaan mereka kerap menghiasi tajuk utama di berbagai koran negeri pizza kala itu. Namun hubungan keduanya kandas di tengah jalan. Pasalnya, Ancelotti harus bertolak ke Inggris untuk melatih salah satu klub terkaya di sana, Chelsea. Mereka berpisah pada tahun 2011.

Di tanah Britania, Ancelotti bertemu tambatan hatinya yang baru. Ia jatuh ke dalam pelukan seorang konsultan keuangan Barclays Bank bernama Mariann Barrena. Nasib Mariann serupa dengan Ancelotti, yaitu pernah menikah sebelum akhirnya bercerai. Ia memiliki seorang anak perempuan, Chloe McClay. Hubungan antara Ancelotti dan Mariann berlanjut ke jenjang lebih serius. Mereka menikah di Kanada pada 6 Juli 2014 silam, dengan pesta yang sederhana dan hanya dihadiri kerabat dekat.**GP

SHARE