Stop Bandingkan Hidup Anda dengan Orang Lain - Male Indonesia
Stop Bandingkan Hidup Anda dengan Orang Lain
MALE ID | Relationships

Disadari atau tidak, sebagian besar manusia di muka bumi kerap membandingkan bahkan menilai hidup orang lain. Perspektif yang muncul di pemikiran setiap orang berbeda-beda terhadap suatu ‘objek’, yang notabene adalah orang lain. Hal itu dirasa wajar dan sah-sah saja men-judge. Benarkah begitu?

menilai hidup orang
pixabay.com

Tindakan menilai atau membandingkan hidup orang tidak sepantasnya dilakukan. Apalagi bila tujuannya mencemooh atau yang lebih parahnya seseorang menyombongkan diri seolah menganggap dirinya lebih baik dibanding orang yang ia hakimi. Perlu digarisbawahi, perbuatan tersebut tidak sopan dan tidak mendatangkan manfaat.

Contoh kasus yang paling banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari yaitu seseorang membandingkan dirinya dengan teman sekantor. Kasusnya bermacam-macam, seperti membandingkan gaji, jabatan, kontribusi pada perusahaan dll. Tentu Anda pernah mendengar pembicaraan berkaitan akan hal itu dari seseorang di kantor anda, meski hanya sekali.

Semestinya lika-liku kehidupan seseorang dijadikan bahan introspeksi bagi diri sendiri, jangan malah dikomentari atau dihina karena bukan merupakan hak kita. Mau tahu apa saja alasan mengapa Anda tidak berhak menilai hidup orang lain? Ini dia.

Anda tidak tahu apa saja yang telah dilewati seseorang
Baik dan buruknya seseorang adalah masalah mereka. Maka sangat tidak layak bila menghakiminya. Anda tidak tahu peristiwa apa saja yang telah dilalui seseorang dalam hidup.

Belum tentu Anda sanggup menjadi dirinya
Mungkin saja Anda sudah tahu perihal apa saja yang telah dialami orang lain. Pertanyaannya, bisakah Anda sanggup menjalani hidup seperti dirinya? Belum tentu. Karena seluruh manusia ciptaan Tuhan diberi anugerah dan cobaan berbeda, dengan tingkat kesanggupan yang berbeda-beda pula.

Belum tentu Anda lebih baik darinya
Selain Tuhan, tidak ada satupun makhluk di dunia yang memiliki kesempurnaan absolut. Bila seseorang mempunyai kekurangan, sama halnya dengan Anda. Lebih baik Anda berintrospeksi dan memperbaiki diri sendiri, ketimbang sibuk mempermasalahkan kekurangan orang lain.

My Life, My Way
Pernah mendengar istilah ini? Setiap orang menjalani kehidupan dengan caranya masing-masing. Jadi, yang bertanggung jawab atas hidup seseorang ya orang itu sendiri. Bukan orang lain, bukan juga Anda.

Anda juga tak senang dinilai
Bung, alasan terpenting mengapa Anda tidak berhak menilai hidup orang lain, karena Anda juga tidak suka dinilai. Betul begitu bukan? Jangan berbuat sesuatu kalau Anda pun tidak suka orang lain melakukan hal yang sama kepada Anda.**GP

SHARE