Ciri Pasangan Egois yang Suka Kendalikan Anda - Male Indonesia
Ciri Pasangan Egois yang Suka Kendalikan Anda
MALE ID | Relationships

Hubungan asmara yang tak harmonis bukan hanya karena sering terjadi kemarahan atau kekerasan fisik. Suka mengendalikan pasangan juga menjadi salah satu cirinya. Sifat mengontrol ini terkadang menyamar di balik cinta, perhatian, dan kasih sayang.

Male IndonesiaPhoto:Pixabay.com

Beberapa gejala berikut ini menandakan bahwa Anda terjebak dalam hubungan dengan pasangan egois yang suka mengendalikan Anda.

Kecemburuan dan Paranoia

Melansir Bright Side, pasangan yang memiliki paranoia dan kecumburuan yang tinggi akan membuat dia jadi pengontrol tentang yang Anda kenakan, apa yang Anda lakukan, dan siapa yang Anda lihat.

Dia akan mencoba mengendalikan setiap bidang kehidupan Anda. Misalnya cara Anda melihat tempat-tempat yang Anda kunjungi, hal-hal yang Anda lakukan, dan orang-orang yang berkomunikasi dengan Anda. Jenis perilaku ini dapat berasal dari penyakit dalam batinnya yang membuat dia tidak aman dan merasa curiga dengan semua tindakan Anda

Mengejar Cintanya

Ini adalah saat Anda mulai merasa bahwa cinta dan penghargaan dari pasangan Anda bersyarat dan Anda perlu menerima itu. Pasangan mencintai dan memuji Anda ketika Anda berhasil atau ketika Anda mencapai sesuatu, tetapi sebaliknya mereka dapat membuat Anda merasa bahwa Anda tidak cukup baik untuk dicintai. Dia akan membuat Anda merasa perlu mengejar cinta dan rasa hormatnya.

Memeriksa Hal-hal Pribadi

Pasangan pengendali akan memeriksa hal-hal pribadi Anda dan menuntut Anda untuk mengungkapan alasannya. Dia selalu memata-matai Anda dan melanggar batasan pribadi Anda. Dia mungkin perlu terus-menerus memeriksa ponsel, email, atau akun media sosial Anda, dan dia merasa berhak melakukannya.

Dia akan membenarkan tindakannya dengan mengatakan sesuatu kepada Anda, seperti, “Jika kamu tidak menyembunyikan apa pun, mengapa kamu tidak mau menunjukkan ponselmu kepada saya?”

Dibuat Merasa Berutang

Dia akan membuat Anda merasa berutang pada mereka. Semua hal romantis yang terjadi dari awal hubungan Anda hingga sekarang akan dia anggap sebagai “utang” Anda. Dalam hubungan seperti ini, pasangan mungkin menggunakan semua perbuatannya di masa lalu dengan Anda, yang tampaknya murah hati, untuk mengendalikan Anda di masa sekarang. Ini akan membuat dia merasa Anda perlu melakukan sesuatu sebagai balasannya.

Meremehkan Prestasi Anda

Dia akan meremehkan pencapaian atau prestasi Anda dan membuat Anda merasa tidak layak untuk pencapaian itu. Ini adalah situasi di mana pasangan pengendali cenderung mengurangi pencapaian Anda dibandingkan dengannya, atau ketika dia membandingkan Anda dengan mantannya dan Anda selalu kalah dalam perbandingan tersebut.

Pasangan yang ingin mendominasi dalam suatu hubungan menggunakan jenis manipulasi ini untuk membuat Anda merasa beruntung mendapat kekasih sepertinya sehingga Anda akan melakukan apa saja untuk menjaga hubungan Anda dengannya.

Nah, jika Anda melihat ciri di atas terdapat pada pasangan Anda, berikut ini beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk membebaskan diri dari hubungan tersebut.

Pertama, cari bantuan psikologis profesional. Seorang psikolog dapat membantu Anda mengetahui apa yang sebenarnya Anda rasakan tentang suatu situasi dan menyusun rencana untuk melepaskan diri dari hubungan yang menyakitkan. Kedua, mintalah bantuan orang yang Anda percayai. Terkadang orang yang peduli pada kita bisa merasakan ada sesuatu yang salah.

Jangan menyerah jika Anda ingin memperbaiki hubungan ini, atau membiarkannya gagal. Jika Anda ingin meninggalkan hubungan ini, pikirkan skenario yang baik. Yang terpenting, selalu utamakan keselamatan dan kesehatan mental dan fisik Anda.

SHARE