Ketahui Ini Sebelum Anda Masuk Usia 40 Tahun - Male Indonesia
Ketahui Ini Sebelum Anda Masuk Usia 40 Tahun
MALE ID | Relationships

Jika saat ini usia Anda 20-30 tahun, mungkin masih cukup lama untuk menunggu sampai usia 40 tahun. Sesuatu yang ditunggu-tunggu memang terasa lama. Namun suatu hari Anda menyadari bahwa Anda akan memasuki usia 40 tahun dan dekade baru sudah di depan mata.

Male IndonesiaPhoto: Mubariz Mehdizadeh /unsplash.com

Saat itulah hidup Anda akan disibukkan dengan bagaimana cara Anda mempraktikkan semua yang telah Anda pelajari dari usia 20-an dan 30- an. Karena itu, agar perjalanan hidup Anda saat memasuki usia 40 tahun bisa dilalui dengan sedikit kendala dan mungkin lebih menyenangkan, berikut ini beberapa saran yang perlu Anda ketahui, dilansir dari Bright Side.

Tidak Ada Kesempurnaan

Dekade baru ketika memasuki usia 40 tahun mungkin membawa perasaan pemberdayaan dan penerimaan. Meski tidak harus sempurna, tetapi sebaiknya kita mulai merasa nyaman dengan penampilan kita sendiri.

Persepsi tentang penampilan fisik kita pernah diwarnai dari tahun-tahun sebelumnya yang terkadang kita mencapainya dengan standar yang tidak realistis. Bagaimanapun, penerimaan Anda terhadap penampilan Anda sudah saatnya untuk memulai apa adanya dan sesuai kenyataan.

Rangkul Tekad

Anda harus cukup bijak memahami bahwa pilihan hidup Anda terserah Anda. Anda tidak harus menempatkan diri di bawah pengawasan orang lain untuk merasa lebih baik tentang pribadi sendiri. Lakukan yang terbaik untuk Anda dan jangan memperhatikan apa yang orang lain katakan tentangnya.

Anda mungkin belum memiliki pengalaman, koneksi, atau keuangan yang sama dengan orang lain, tetapi kemauan Anda untuk bekerja lebih keras dapat membuat perbedaan besar. Satu-satunya aset yang Anda butuhkan pada tahap ini adalah percaya pada diri sendiri dan bertekad untuk membuat segala sesuatunya berhasil. Rangkul tekad Anda untuk mengubah hidup Anda menjadi sosok yang Anda inginkan.

Ketahanan Pribadi

Ketika kita masih muda, setiap kemunduran terasa seperti sesuatu yang sangat menghancurkan, sehingga seolah-olah kita sulit pulih darinya. Namun, ternyata perasaan dan pengalaman sedih pada akhirnya akan membantu Anda merasa lebih baik.

Secara psikologis, campuran emosi kebahagiaan dan kesedihan dapat meningkatkan kesejahteraan mental kita dan memberi lebih banyak makna pada hidup. Memang segala sesuatunya belum tentu seperti yang kita harapkan. Namun hasil inilah yang nantinya menentukan ketahanan pribadi kita.

Luangkan Waktu untuk Teman

Dalam aktiviras keseharian, mungkin Anda memiliki beragam jadwal sibuk. Begitu banyaknya kegiatan, terkadang membuat Anda lupa kapan terakhir kali Anda bergaul dengan teman-teman Anda.

Jika itu sudah lama sekali, maka tidak ada salahnya Anda sebagai pencetus untuk merencanakan acara kumpul-kumpul bersama teman. Kegiatan ini sangat dibutuhkan dan berguna bagi Anda, karena bisa sebagai bentuk terapi diri.

Tunjukkan Anda Berharga

Ketika masih muda, kita harus bekerja keras. Mulailah berpartisipasi lebih aktif dalam rapat di tempat kerja Anda. Ajukan ide baru untuk menciptakan terobosan-terobosan di tempat kerja agar menjadi lebih baik.

Jika hal itu dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan bertanggung jawab, Anda mungkin terkejut dengan apa yang bisa Anda capai. Kemudian jika waktunya tepat, Anda bahkan dapat meminta atasan Anda untuk kenaikan gaji yang layak. Ini juga sebagai alasan bahwa betapa berharganya Anda di tempat kerja Anda.

SHARE