5 Tips Self love untuk Hidup Lebih Bahagia - Male Indonesia
5 Tips Self love untuk Hidup Lebih Bahagia
MALE ID | Sex & Health

Adakalanya Anda terus merasa tidak puas dan membandingkan diri dengan pencapaian orang lain. Anda menjadi terus merasa kurang. Dan ketika gagal mencapai apa yang Anda mau, Anda merasa kecewa, terluka, dan tidak berharga. Apakah tidak lelah merasa seperti ini?

Photo by bruce mars on Unsplash

Self-love, adalah salah satu cara yang dilakukan untuk dapat mengatasi permasalahan tersebut. Nurul Aini Ongkowidjoyo, M.Psi., Psikolog, konselor dari aplikasi konseling online Riliv menyampaikan bahwa self-love atau kemampuan mencintai diri sangatlah penting untuk Millennials karena ini membuat Millennials sadar akan kondisi diri, dan menerima seluruh kelebihan dan kekurangan yang ada pada diri.

Saat ini segala sesuatunya bergerak cepat. Di era yang penuh kompetisi, informasi yang bergerak cepat dan cenderung bebas. Sehingga diri sendiri menjadi rentan untuk tertekan karena membandingkan diri dengan standart yang cukup tinggi. Penting bagi Milenials untuk memiliki boundaries atau batasan dengan cara mencintai diri sendiri dan mensyukuri diri.

Selain itu, Nurul juga mengatakan kalau self-love memberikan banyak manfaat. “Dengan mencintai diri hidup lebih puas dan bahagia, emosi lebih stabil, memiliki relasi yang lebih baik dengan orang lain, lebih percaya diri, berkembang, dan produktif, mengurangi perasaan cemas, dan bisa membuat keputusan yang tepat.”

Untuk Anda yang ingin belajar mencintai diri, berikut 5 tips self-love yang bisa Anda coba. 

 
 
Kenali Diri Sendiri
Ingat pepatah tak kenal maka tak sayang? Sebelum mencintai diri, maka perlu mengenali diri sendiri. Dengarkan keinginan yang ada pada diri. Apa yang membuat takut? apa yang membuat merasa cemas? Apa kelebihan dan kekurangan kita? 

Coba cari tahu apa kelebihan, kekurangan, apa yang Anda bisa, butuhkan, takutkan, hambatan, apa yang membuat Anda merasa kecewa, marah, terluka, dan berbagai pertanyaan lain seputar diri Anda. 

Membandingkan Diri dengan Bijak
Setiap manusia dilahirkan dengan keistimewaan maupun keunikan masing-masing. Setiap orang memiliki langkah dan kecepatannya sendiri. Pahami bahwa setiap orang memiliki start poin yang berbeda. Ada orang-orang yang memiliki previledge untuk memulai dari 100, ada orang yang memiliki previledge untuk memulai dari 0, dan ada yang memiliki previledge untuk memulai dari angka minus. 

Sejauh apa Anda berlari, dari start point Anda, itulah pencapaian Anda. Anda semua berada di pertandingan yang berbeda-beda. Sesekali Anda perlu menyadari dan melihat hasil usaha Anda. Sejauh apa Anda berada dari kondisi awal Anda?

Menerima dan Maafkan Diri
Jika Anda bisa memaafkan kesalahan orang lain, maka seharusnya Anda juga bisa memaafkan diri sendiri. Manusia pasti pernah berbuat salah dan tidak ada yang sempurna. Pun tidak sempurna, Ingatlah bahwa kebermaknaan manusia bisa melalui banyak hal. 

Bisa jadi sifat memberi, bisa jadi mengasihi, bisa jadi prestasi maupun hal-hal lain. Manusia adalah individu yang progressive. Dirinya di hari ini, bisa jadi berbeda di masa yang akan datang. Kebajikan hari ini, adalah hasil belajar di masa lalu.

Mengambil Jeda dan Memilih Tempat untuk Saling Menguatkan
Adakalanya situasi dirasa sangat memberatkan dan menuntut. Anda bisa memilih untuk mengambil jeda atau keluar dari lingkungan tersebut. Anda juga bisa memilih untuk berada di dalam lingkungan yang saling mensyukuri progress yang ada pada diri masing-masing, merayakan keberhasilan maupun saling menguatkan dalam kondisi yang tidak ideal.

Apresiasi pada Diri Sendiri
Memberi hadiah tidak hanya bisa dilakukan pada orang lain, namun juga diri sendiri. Memberikan apresiasi diri merupakan langkah awal untuk mencintai diri sendiri. Ingatlah, bahwa Anda berhak mendapatkan apresiasi atas berbagai usaha, kerja keras, dan kesulitan hidup yang telah dialami. 

Pelajari apa yang Anda sukai dan berikan pada diri Anda. Misalnya memberikan coklat, video game, makanan enak, hadiah wisata pada diri sangat boleh untuk dilakukan. 

SHARE