Lakukan Ini Jika Pekerjaan Baru Anda Menyebalkan - Male Indonesia
Lakukan Ini Jika Pekerjaan Baru Anda Menyebalkan
MALE ID | Works

Mungkin banyak hal yang Anda harapkan ketika bekerja di tempat kerja yang baru. Tetapi ingat, selalu saja ada aspek tidak terduga yang mungkin membuat Anda merasa tidak nyaman. Meskipun mungkin relatif tidak berbahaya, beberapa di antaranya mungkin membuat Anda sebal atau frustrasi.

Male Indonesia Photo:Pixabay.com 

Misalnya, bos baru Anda tidak membantu seperti yang Anda inginkan, tugas pekerjaan mungkin lebih sulit atau memakan waktu daripada yang Anda harapkan, pekerjaan ini membahayakan kesehatan mental dan fisik Anda, atau budaya tempat kerja yang tidak cocok.

Lantas apa yang harus Anda lakukan? Menurut Amy Drader, konsultan manajemen di Growth Partners Consulting, kunci menyesuaikan diri dari semua itu adalah dengan melatih sedikit kesabaran, dan memahami kurva pembelajaran untuk tugas baru.

Bertahan Setidaknya Satu Tahun

Melansir Life Hacker, Drader menyarankan buatlah komitmen untuk bertahan setidaknya selama satu tahun, atau dua tahun jika Anda dalam pertengahan karir. Selama satu tahun itu setidaknya akan membantu menghilangkan ketidakpastian tentang apa yang harus dilakukan, dan juga memberi Anda kesempatan untuk memahami yang lebih dalam tentang pekerjaan baru Anda dan tanggung jawabnya.

“Seringkali tahun-tahun awal adalah yang tersulit, terutama saat meningkatkan keahlian dan cakupan tanggung jawab. Mendapatkan gambaran lengkap tentang pekerjaan itu tidak akan terjadi sampai Anda mengalami 12 bulan,” kata Drader.

Pahami Proses Belajar

Pekerjaan baru seringkali tidak nyaman pada awalnya, mengingat banyak hal perlu dipelajari agar Anda sampai pada tingkat kompetensi normal Anda. Ini bisa menjadi tahap sulit untuk dihadapi.

Menurut Drader, dalam pekerjaan sebelumnya Anda mungkin memiliki keahlian dan pengetahuan yang membuat Anda percaya diri. Namun ketika memulai pekerjaan baru, Anda sering kehilangan semua itu. Karena itu, Drader menyarankan perlunya memahami model empat tahapan pembelajaran berikut ini.

Pertama, inkompetensi yang tidak disadari. Ini adalah ketika Anda tidak tahu apa yang tidak Anda ketahui. Sebelum memulai pekerjaan baru, Anda mungkin tidak menyadari kurangnya pengetahuan atau keterampilan yang Anda miliki.

Kedua, ketidakmampuan sadar. Anda akan menyadari betapa banyak yang tidak Anda ketahui. Saat memulai pekerjaan baru, Anda akan mudah merasa tersesat atau kesepian. Anda merasa kewalahan dengan semua yang perlu Anda pelajari, atau Anda merasa melakukan banyak kesalahan. Ini berarti Anda mengalami ketidakmampuan secara sadar.

Tetapi justru inilah hal penting untuk tumbuh sebagai seorang profesional. Dengan Anda menyadari ada kesenjangan pengetahuan dan keterampilan Anda, Anda pasti akan berusaha mengisinya.

Ketiga, kompetensi sadar. Pada tahap ini Anda telah memperoleh pemahaman cukup luas, dan telah mengalami beberapa keberhasilan, tetapi Anda menyadari masih harus belajar lebih banyak. Ketika Anda secara sadar telah merasa kompeten, maka ada jaminan bahwa meskipun Anda tidak memiliki jawaban saat ini, Anda tahu bagaimana mendapatkannya.

Keempat, kompetensi bawah sadar. Apa yang telah Anda pelajari di atas akan mendarah daging sehingga tidak lagi memikirkan apa yang harus dilakukan. Anda hanya menjalankan saja. Inilah yang terjadi pada banyak atlet profesional yang telah melatih keterampilan mereka sehingga tidak lagi harus memikirkan bagaimana melakukan sesuatu. Mereka tinggal melaksanakan tugasnya saja.

Jadi intinya, pekerjaan baru memang sering kali harus dilalui dengan tahap-tahap yang tidak nyaman. Tetapi justu dengan begitu Anda akan memperoleh kepuasan mempelajari keterampilan baru yang Anda butuhkan untuk berhasil di tempat kerja baru Anda

SHARE