Alasan Harus Membeli Pakaian Dasar yang Terbaik - Male Indonesia
Alasan Harus Membeli Pakaian Dasar yang Terbaik
MALE ID | Looks

Apakah Anda termasuk pria yang membeli bahan dasar pakaian seperti kaos, pakaian dalam, dan kaus kaki hanya sekadarnya saja dengan alasan tidak terlalu penting untuk bergaya? Jika iya, saatnya Anda mengubahnya dan mengganti dengan membeli pakaian dasar terbaik. 

Photo by Victor B. on Unsplash

Membeli kaos polos atau bahan dasar pakaian lainnya memang kerap dianggap seperti membeli kacang. Ketika sudah terlihat kurang menarik tinggal membeli lagi karena Anda membelinya dengan mencari yang termurah. Sekarnag itu bukan lagi pemikiran yang cerdas.

Peningkatan kesadaran akan investasi pakaian dasar untuk beberapa orang telah menggarisbawahi gagasan bahwa memperlakukan pakaian apa pun sebagai pakaian sekali pakai meragukan secara etis. 

Mengutip laman Apetogentleman, seorang pengusaha kaos di Inggris beranama Colin Campbell mengatakan, dirinya tidak bisa menemukan kaos yang bagus di manapun. “Tampaknya merek kaos biasanya berpikir 'dasar', seperti kaos, harus menjadi bagian dari koleksi, tetapi mereka selalu dikesampingkan dari perhatian nyata. Jadi pasar untuk dasar-dasar kualitas telah diabaikan," ujarnya.

Kini, kata dia, bisa dibilang ada kesadaran yang berkembang tentang gagasan belanja investasi dalam pakaian, di mana bagi sebagian orang bisa membayar lebih untuk suatu produk yang terbaik. 

"Alasannya ketika membeli produk yang terbaik meski itu hanya pakaian dasar, akan bertahan lebih lama dan lebih baik dipakai," katanya

"Masuk akal, terutama bila itu adalah jenis produk yang Anda jangkau berkali-kali. Secara tradisional, pendekatan ini lebih nyaman dilakukan pada pakaian pria, karena pakaian pria lebih lambat dalam menerima tren musiman," tambahnya.

Masalahnya, kata dia, memang tidak semua orang berpikiran seperti itu, karena ketika logika (membeli pakaian dasar terbaik) diterapkan pada apa yang telah lama dianggap sebagai barang komoditas, kaos, pakaian dalam , kaus kaki adalah pakaian yang sering kali sulit untuk menarik perhatian, paling tidak karena, secara historis, itu tersembunyi di balik pakaian lain, sehingga menumbuhkan keengganan untuk membayar lebih atau mencari yang terbaik.

“Tapi saya pikir pria bersiap-siap untuk membayar lebih untuk kebutuhan dasar seperti ini,” kata Alessandro Sartori, direktur artistik Zegna. “Dan itu karena pakaian dasar memainkan peran yang jauh lebih besar dalam pakaian pria sekarang,"

"Saya tidak ingat kapan terakhir kali saya mengenakan kemeja dengan jas, misalnya. Saya memakai kaos. Tapi saya tahu itu terlihat salah jika kaos tidak sesuai dengan kualitas jasnya," tambahnya.

SHARE