Seberapa Nyata Cinta Pada Pandangan Pertama? - Male Indonesia
Seberapa Nyata Cinta Pada Pandangan Pertama?
MALE ID | Relationships

Sudah umum mendengar cerita orang yang mengaku telah mengalami "cinta pada pandangan pertama". Tetapi bisakah Anda benar-benar jatuh cinta dengan seseorang yang baru saja Anda temui? Dan apakah perasaan itu benar-benar mengarah pada hubungan yang bahagia dan sehat?

Photo by Jonathan Borba on Unsplash

Hampir 34% orang mengaku pernah mengalami cinta pada pandangan pertama, menurut survei Singles in America 2017 terhadap 5.500 lajang yang dilakukan oleh situs kencan Match yang ditkutip dari laman Mindbodygreen

Dirinci berdasarkan jenis kelamin, 41% pria dan 29% wanita mengatakan mereka pernah mengalaminya. Tetapi banyak ahli dan pakar hubungan lainnya kurang yakin bahwa orang benar-benar bisa jatuh cinta pada pandangan pertama.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk jatuh cinta dapat bervariasi tergantung pada individu dan apa definisi pribadi mereka tentang cinta. Tetapi seperti yang dijelaskan oleh psikolog dan terapis seks Lauren Fogel Mersy, PsyD, cinta romantis membutuhkan waktu dan benar-benar mengenal seseorang dan diri mereka sepenuhnya, sesuatu yang tidak mungkin dilakukan hanya dengan melihat seseorang.

"Jika Anda melihat seseorang dan tidak pernah berbicara sepatah kata pun kepada mereka, apakah Anda benar-benar merasakan cinta? Tidak jika Anda mendefinisikan cinta sebagai perhatian, pengertian, dukungan, dan kasih sayang yang mendalam," kata ahli hubungan Racine R. Henry, Ph.D., LMFT.

Penelitian telah menunjukkan bahwa orang cenderung memutuskan apakah mereka tertarik secara romantis pada seseorang dalam hitungan detik setelah bertemu dengan mereka, dan keputusan yang hampir seketika itu bergantung pada campuran isyarat fisik dan psikologis yang mereka tangkap tentang orang tersebut pada pandangan pertama.

Untuk benar-benar jatuh cinta, sekelompok peneliti berangkat pada tahun 2017 untuk mempelajari cinta pada pandangan pertama segera setelah itu terjadi. Mereka mengadakan pertemuan dengan calon pasangan romantis untuk sekitar 400 pria dan wanita dan kemudian bertanya tentang perasaan yang mereka alami selama pertemuan itu. 

Sejumlah kecil orang memang melaporkan jatuh cinta pada pandangan pertama, tetapi perasaan itu tidak termasuk hasrat, keintiman, atau komitmen yang tinggi. Faktor utama yang memprediksi jatuh cinta pada pandangan pertama dengan orang asing? Daya tarik fisik.

Faktanya, menilai seseorang satu poin lebih tinggi dalam daya tarik dikaitkan dengan kemungkinan sembilan kali lebih tinggi untuk melaporkan cinta pada pandangan pertama. Itu menunjukkan sebagian besar orang yang mengaku jatuh cinta pada pandangan pertama sebenarnya mengalami nafsu pada pandangan pertama.

SHARE