Soal Olimpiade Modern Pertama yang Perlu Anda Tahu - Male Indonesia
Soal Olimpiade Modern Pertama yang Perlu Anda Tahu
MALE ID | Sport & Hobby

Setelah Romawi memadamkan permainan Yunani klasik pada tahun 393 M, api Olimpiade terus membara. Festival Olimpiade informal berlangsung sejak tahun 1600-an, dan abad ke-19 membawa serangkaian kebangkitan lokal termasuk Skandinave Jeux Olmpiques di Swedia dan Olimpiade Zappas di Yunani. 

Gambar oleh David Mark dari Pixabay

Di Inggris, sementara itu, seorang dokter bernama William Penny Brookes memulai Pertandingan Olimpiade Wenlock tahunan, yang menarik para atlet dari seluruh negeri. Gerakan Olimpiade yang masih muda akhirnya bersatu pada tahun 1890-an di bawah Pierre de Coubertin, seorang baron Prancis yang mengumpulkan dukungan untuk kompetisi atletik internasional yang akan diadakan di kota yang berbeda setiap empat tahun. 

Selama pertemuan di Paris pada tahun 1894, ia dan beberapa lusin anggota Kongres Olimpiade lainnya memilih untuk menjadi tuan rumah pertandingan perdana di Athena. Dan ini dipercaya sebagai Olimpiade modern pertama. Tetapi ternyata bukan upaya pertama dalam menghidupkan Olimpiade. Selain itu, mengutip laman Histoy, masih ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui terkait soal Olimpiade modern pertama.

1. Sebagian Besar Negara tidak Mengitimkan Tim
Dalam kongres pada tahun 1894 yang diselenggarakan di Paris, didirikanlah Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan ibu kota Yunani, Athena dipilih sebagai tuan rumah Olimpiade modern pertama tahun 1896. Selanjutnya, sejak tahun 1896 sampai sekarang, setiap empat tahun sekali Olimpiade Musim Panas senantiasa diadakan kecuali tahun-tahun pada masa Perang Dunia II. 

Edisi khusus untuk olahraga musim dingin; Olimpiade Musim Dingin, mulai diadakan pada tahun 1924. Awalnya Olimpiade Musim Dingin diadakan pada tahun yang sama dengan Olimpiade Musim Panas, namun sejak tahun 1994 Olimpiade Musim Dingin diadakan setiap empat tahun sekali, dengan selang waktu dua tahun dari penyelenggaraan Olimpiade Musim Panas. Tetapi, sebagian besar negara justru tidak mengirimkan tim Olimpiade resmi.

2. Acara Renang Diadakan di Laut Lepas
"The nautical games" atau "Permainan bahari" di Olimpiade Athena terdiri dari empat acara yang dipentaskan di Teluk Zea di dekatnya. Pesaing diangkut ke rakit kayu, dan dari sana mereka berlomba menuju pantai menggunakan untaian labu yang mengambang dan berlubang sebagai penanda jalur.

Untuk atlet yang terbiasa dengan kenyamanan kolam renang, laut Teluk setinggi 12 kaki dan air dingin 55 derajat mengubah banyak balapan menjadi pertempuran melawan elemen. 

Gardner Williams dari Amerika dilaporkan tersungkur keluar dari 100 meter setelah berenang sebentar di perairan yang dingin, dan juara Hungaria Alfréd Hajós kemudian mengolesi tubuhnya dengan minyak untuk mencegah dingin selama 1.500 meter. “Keinginan saya untuk hidup sepenuhnya mengalahkan keinginan saya untuk menang,” katanya.

3. Pemenang tidak Mendapatkan Medali Emas
Tradisi Olimpiade adalah pemberian medali emas, perak dan perunggu. Tetapi itu tidak dimulai sampai pertandingan 1904 di St Louis. Para pemenang pada pertandingan 1896 malah dihadiahi medali perak, sertifikat dan ranting zaitun, sedangkan runner-up mendapatkan medali perunggu dan ranting pohon salam. Sementara itu, finis ketiga yang tidak beruntung tidak mendapatkan apa-apa.

4. Tidak ada Altet Wanita
Olimpiade modern pertama adalah urusan semua pria. Pengecualian wanita terutama karena pengaruh presiden Komite Olimpiade Internasional Pierre de Coubertin, yang menganggap partisipasi wanita dalam olahraga tidak senonoh. Sementara wanita kemudian melakukan debut mereka di acara golf dan tenis di pertandingan Paris 1900.

5. Seorang Anak 10 tahun Ikut Kompetisi Senam
Sejauh ini atlet termuda di pertandingan Athena adalah Dimitrios Loundras, seorang Yunani yang mengambil bagian dalam acara palang sejajar tim pada usia 10 tahun, 218 hari. Tidak ada catatan kontemporer tentang bagaimana pesenam kecil ini, tetapi timnya berada di urutan ketiga, cukup untuk menempatkannya di buku rekor sebagai peraih medali perunggu. Sampai hari ini, Loundras tetap menjadi pesaing termuda dalam sejarah Olimpiade.

SHARE