Tips Agar Performa Mobil Matic Anda Tetap Prima - Male Indonesia
Tips Agar Performa Mobil Matic Anda Tetap Prima
MALE ID | Sport & Hobby

Kehadiran mobil matic membuat pengendara bisa lebih praktis. Bagi mereka yang mau belajar pun bisa lebih cepat. Sehingga kehadirannya bisa benar-benar diandalkan. Meski hadir dengan sejumlah keunggulan, nyatanya mobil matic juga punya sejumlah kelemahan. Salah satunya adalah biaya perawatan yang katanya tidak ramah di kantong.

Photo by Oliur on Unsplash

Dengan mengetahui cara merawat mobil matic akan sangat membantu Anda dalam memahami hal yang perlu Anda lakukan agar mobil matic Anda tetap awet dan memiliki performan prima. Tips merawat mobil matic yang dapat Anda lakukan dalam pemakaian sehari-hari adalah dalam menggunakan dan mengendarai mobil matic Anda, karena cara pemakaian Anda sehari-hari akan sangat menentukan kondisi mesin pada mobil matic Anda.

Lantas, apa saja tips merawat mobil matic yang perlu dilakukan agar performanya selalu prima dan menghemat pengeluaran? Mengutip dari berbagai sumber berikut tips yang bisa Anda lakukan.

Jangan Lupa Panaskan Mobil Setiap Hari
Hal ini mungkin terlihat sepele. Tapi memanaskan mobil secara rutin juga sangat dianjurkan, terutama jika berbicara mengenai cara merawat mobil matic yang benar. Sebab, mobil matic yang setiap harinya dipanaskan akan membuat mesinnya tetap prima, sehingga gak mudah mengalami masalah.

Selain itu, mobil yang dipanaskan juga sangat baik untuk membuat sirkulasi oli tetap merata ke seluruh komponen yang terdapat dalam mesin mobil. Saat dipanaskan, pastikan kondisi transmisi mobil dalam posisi netral, dan biarkan dalam keadaan seperti itu tanpa hidup AC kurang lebih selama 3 menit.

Penggunaan Persneling yang Tepat Sesuai Kondisi
Penggunaan persneling atau transmisi yang tepat, juga disebut sebagai salah satu cara merawat mobil matic yang benar. Di sini maksudnya adalah harus menggunakan persneling sesuai dengan kondisi saat berkendara.

Misalnya, saat mobil sedang di parkir. Sebaiknya, gunakan persneling “P” alias parking, dan jangan sekali-kali memindahkannya ke mode transmisi “D” atau drive, lalu mematikan kendaraan secara paksa. Karena hal tersebut justru membuat bagian persneling dan kopling mobil matic cepat mengalami kerusakan.

Contoh lainnya adalah saat kondisi macet. Di situasi ini, Anda bisa memindahkan mode transmisi ke “N” atau neutral sembari mengangkat rem tangan. Sangat tidak dianjurkan untuk mengalihkan persneling ke “P”, kecuali memang dalam keadaan berhenti atau parkir.

Jangan Injak Pedal Gas Tiba-Tiba
Cara merawat mobil matic yang benar berikutnya masih berhubungan dengan sistem transmisinya. Setelah mobil siap digunakan, usahakan untuk tidak langsung menancap gas tiba-tiba atau mendalam. 

Pasalnya, kebiasaan yang satu ini justru bakal berimbas pada katup solenoidnya. Di mana katup akan mengalami kerusakan akibat proses perubahan oli ke konverter torsi yang tidak sempurna.

Ganti Oli Secara Berkala
Sama seperti baju yang bila kotor diganti, begitu pula dengan oli mobil. Oli perlu diganti untuk mengurangi timbulnya gesekan pada komponen mesinnya. Penggantian oli juga bagus untuk membersihkan segala jenis kotoran yang mungkin masuk ke dalam mesinnya. 

Penggantian oli sebaiknya dilakukan secara berkala, yaitu saat jarak tempuhnya telah mencapai angka 20.000-25.000 km. Bagi yang sering pergi jauh, tentunya akan lebih sering mengganti oli mobil demi keawetan mesin dan mobil itu sendiri.

Gantilah oli sesuai jenis dan tipe mobil. Lakukan penggantian oli di bengkel kepercayaan Anda, sehingga hasilnya sesuai harapan. Mobil prima, Anda pun semakin senang mengendarainya.

Rutin Service
Selain mengganti oli, servis pun ada baiknya rutin dilakukan untuk menjaga agar performa mobil tetap prima saat digunakan. Kapan mobil matic harus diservis? Anda bisa temukan jawabannya pada buku panduan.

Di dalam buku biasanya akan dijelaskan semua hal yang mesti diperhatikan terkait perawatan mobil. Jadi, luangkanlah waktu Anda untuk membaca buku panduan yang didapat saat membeli mobil. Servis dilakukan agar mesin mobil tetap awet meski dibawa menempuh perjalanan jauh. Sangat penting diperhatikan oleh Anda yang sering kali ke luar kota untuk urusan pekerjaan atau bisnis.

Melakukan Uji Jalan Setelah Beberapa Bulan
Tips merawat mobil matic selanjutnya adalah melakukan uji jalan secara berkala, misalnya 1-3 bulan sekali. Bukan tanpa alasan, uji jalan ini bagus untuk mengurangi tingkat kebisingan yang mungkin timbul saat pergantian persneling dilakukan. 

Apabila pergantian persneling berjalan halus, itu artinya mobil dalam kondisi prima atau baik. Tapi, kalau mesin mobil menimbulkan kebisingan selama uji jalan, itu tandanya transmisinya sedang dalam masalah. 

Sebaiknya bawalah ke bengkel untuk diperiksa. Apabila ada kerusakan, Anda pun bisa langsung perbaiki agar tingkat kerusakannya tidak bertambah parah.

SHARE