5 Wisata Bawah Air Penuh Mistis di Dunia - Male Indonesia
5 Wisata Bawah Air Penuh Mistis di Dunia
MALE ID | Relax

Wisata bawah air yang penuh mistis mungkin seribu satu dibicarakan. Karena, berbicara soal destinasi wisata, tidak akan jauh dari keindahan alam, seperti pantai, laut, atau gunung-gunung. Apalagi, wisata bawah air ini kemistisannya berangkat dari hutan dan perkampungan yang sengaja ditenggelamkan, berani?

Male IndonesiaPhoto:Wikimedia/Krishna Prasad T

Negeri Bharata rupanya masih punya pesona lain selain film-film Bollywood yang jago mengaduk-aduk perasaan, salah satunya Danau Periyar sebagai wisata wisata bawah air. Danau Periyar sejatinya adalah sebuah danau buatan yang dirancang sebagai cadangan air bagi satwa penghuni Taman Nasional Periyar, tempat di mana danau yang tampak sendu ini berada.wisata bawah air ini bisa menjadi destinasi khusus untuk Anda yang memang ingin uji nyalii atau ingin merasakan tantangan destinasi wisata yang berbeda. Berikut deretan wisata bawah air penuh mistis:

Danau Periyar, India

Dibangun di tahun 1895, Danau Periyar diciptakan dengan menenggelamkan area seluas 55 km persegi. Dengan melihat puluhan batang pohon yang tersisa kita bisa memperkirakan betapa luasnya areal hutan yang telah tenggelam. Bentuknya juga unik karena mirip tangan manusia yang sedang tenggelam dan memohon pertolongan.


Danau Volta, Ghana

Danau Volta terbentang di sepanjang Meridian Greenwich yang melintasi Benua Afrika, hanya enam derajat dari sebelah utara Ekuator. Danau ini terbentuk oleh Bendungan Akosombo yang dibangun di tahun 1961. Sebanyak 78 ribu orang beserta 200 ribu hewan ternak mereka diungsikan dari tanah seluas 7800 km persegi, beberapa saat sebelum air membanjiri dan menenggelamkan kampung halaman mereka.

Para penduduk setempat yang dipaksa mengungsi dan menerimanya dengan lapang dada, mengingat tujuan dibangunnya waduk adalah untuk kepentingan masyarakat, yaitu sebagai pembangkit listrik tenaga air dan tempat penyimpanan cadangan air.

Danau Volta juga penting buat jalur pelayaran penumpang maupun barang dari Ghana menuju Togo, Benin dan negara-negara tetangga lainnya. Pemandangannya yang indah dan tak biasa menjadi daya tarik wisata.

Hutan bawah air di Danau Volta diakui sebagai penghasil kayu dengan kualitas yang tak tertandingi di seluruh dunia. Ironisnya, hal itu malah menjadi bencana bagi kelestarian hutan bawah air Danau Volta, karena sebuah eksplorasi kayu besar-besaran sedang dilakukan di tempat itu sampai saat ini.

Danau Kaindy, Kazakhstan

Dalam bahasa lokal atau Kazakh, Kaindy berarti batu atau tanah longsor. Dinamakan demikian karena danau ini terbentuk akibat tanah longsor di sekitar tempat itu yang terjadi akibat peristiwa gempa bumi Kebin tahun 1911.

Danau yang panjangnya mencapai 400 meter dan kedalaman 30 m ini terletak 129 km sebelah timur kota Almaty, Kazakhstan dan 2000 m dari pemukaan air laut.

Karena letaknya di pegunungan, tentu aja hawa di sini super sejuk alias dingin. Danau Kaidy pantas dikunjungi oleh para traveler yang haus akan keajaiban fenomena alam, di mana pepohonan yang terendam air tampak mati dan hanya menyisakan batangnya saja.

Namun pepohonan itu tetap tegak berdiri dan menjulang seperti paku raksasa yang ditancapkan ke dalam air. Sementara di bawahnya, lumut-lumut dan ganggang air tumbuh melilit batang pohon dan kamu bisa melihat ratusan hewan air berenang di sela-selanya.

Danau Kampong Phluk, Kamboja

Dari semua hutan bawah air di atas, kayaknya lokasi inilah yang paling dekat untuk dikunjungi. Kampong Pluk sudah terkenal di kalangan turis asing sebagai kampung terapung yang paling rapi dan layak dikunjungi.

Ada pepohonan bakau yang berdiri menggerombol di danau ini, menjadi tempat favorit bagi para ikan untuk bersarang. Di sinilah kamu yang hobi mancing bisa menangkap ikan lele raksasa sepanjang 3 meter, atau berfoto bersama buaya Siam yang udah langka

Danau Caddo, Texas, AS

Danau yang masuk dalam wilayah TexasTimur ini kalo diliat sekilas lebih cocok buat lokasi syuting film horor daripada lokasi wisata. Sekelompok besar pohon cypress mengelilingi danau di segala sisi sejak ratusan tahun lalu dengan akarnya yang terjuntai ke bawah dan terendam air. Pikiranmu bakal melayang kemana-mana kalo berperahu melewati danau ini menjelang malam.

Danau Caddo merupakan bagian dari Caddo Lake State Park dan dinyatakan sebagai kawasan konservasi. Dinamakan ‘Caddo’ sesuai dengan nama suku pribumi Amerika yang mendiami wilayah itu sejak 10 ribu tahun Sebelum Masehi.

Elang, burung hantu, buaya dan 71 spesies ikan diketahui menjadi penghuni tetap di danau ini. Danau Caddo sempat menjadi buah bibir masyarakat Amerika setelah masyarakat dan sejumlah peneliti melaporkan penampakan "Bigfoot" di sekitar danau ini. ** 

SHARE