DMX, Kriminal yang Menjadi Legenda Rapper - Male Indonesia
DMX, Kriminal yang Menjadi Legenda Rapper
MALE ID | News

Rapper DMX yang memiliki nama asli Earl Simmons, meninggal dunia pada Jumat kemarin, 9 April 2021. DMX meninggal dunia di White Plains, New York. Rapper legendaris itu diketahui sudah lama dirawat di Rumah Sakit White Plains.

Photo: Mika-photography/Wikipedia

Megutip laman New York Times, Rapper DMX diketahui mengalami apa yang keluarganya sebut sebagai serangan jantung katastropik satu minggu sebelumnya. "Earl adalah seorang prajurit yang berjuang hingga titik paling akhir. Dia mencintai keluarganya dengan sepenuh hati, dan kami meghargai semua waktu yang kami habiskan dengannya," tulis keluarga DMX.

Semasa hidupnya, album-album DMX selalu ada di urutan teratas di akhir 1990-an dan awal 2000-an.Musik DMX seringkali bernuansa gelap dan penuh ancaman, dengan sentuhan spiritual Kristen. Dia pernah melakukan tindak kriminal, dipenjara dan melawan kecanduan sebelum akhirnya menelurkan album. Masa lalunya yang suram itu menjadi isi dari lagu-lagunya.

DMX yang berhasil menjual jutaan album sempat masuk ke dalam nominasi Grammy Awards. Dia menjadi musisi pertama yang kelima album pertamanya menduduk puncak nomor satu daftar tangga lagu Billboard.

Simmons adalah anak dari pasangan Arnett Simmons dan Joe Barker. Ia memiliki saudara tiri bernama Bonita. Mengutip New York Times, ayahnya merupakan seorang seniman keliling yang jarang dia lihat. Ibunya berjuang untuk membesarkan dia dan saudara tirinya di lingkungan yang penuh kekerasan.

Keluarga mereka hidup di Yonkers, sebuah kota di utara Bronx yang menjadi sarang ketegangan rasial pada 1980-an. Sering kali hanya ada sedikit makanan di rumah dan sebagai seorang anak, Simmons menjadi dewasa sebelum waktunya. Ia pun jadi lebih pemarah dan tidak patuh. Ia sering dipukuli oleh ibu dan kekasihnya.

Simmons terjerumus di dunia kriminal jalanan seiring bertambahnya usia. Dia menjadi pencuri dan perampok mobil yang mahir, sering menggunakan anjing ganas untuk mengintimidasi korban. Ia pun menghabiskan sebagian besar masa kanak-kanak dan masa remajanya di rumah-rumah kelompok atau fasilitas penahanan remaja.

Setidaknya, DMX pernah dipenjara 30 kali karena berbagai pelanggaran, termasuk perampokan, penyerangan, pembajakan mobil, kekejaman terhadap hewan, mengemudi sembrono, mengemudi di bawah pengaruh alkohol, mengemudi tanpa izin, kepemilikan narkoba, pelanggaran masa percobaan, kegagalan untuk membayar tunjangan anak, berpura-pura menjadi seorang agen federal, dan penggelapan pajak.

Karir Musik
DMX memulai kariernya di industri musik pada usia 14 tahun, pada tahun 1984, ketika dia menjadi beatboxed untuk Ready Ron. Setelah menjalani hukuman di penjara karena mencuri seekor anjing, dia mulai menulis liriknya sendiri dan tampil di pusat rekreasi setempat untuk anak-anak yang lebih kecil. 

Pada tahun 1988, saat di penjara karena pembajakan mobil, ia mulai mengabdikan hampir seluruh waktu luangnya untuk menulis lirik dan juga bertemu dan nge-rap dengan K-Solo.

Ketika DMX dibebaskan dari penjara musim panas itu, dia mulai memproduksi dan menjual mixtape-nya sendiri di mana dia membuat rap instrumental dari lagu lain dan menjualnya di sudut-sudut jalanan, yang membantunya membangun basis penggemar lokal di seluruh New York.

Pada bulan Februari 1998, DMX merilis single major-label debutnya, " Get at Me Dog ", di Def Jam Recordings. Single ini menerima sertifikasi emas RIAA. Album label besar pertamanya, It ', yang termasuk single " Ruff Ryders 'Anthem ", kemudian dirilis pada Mei 1998. Album ini debut di nomor satu di tangga lagu Billboard 200 di AS dan terjual lebih dari lima juta kopi.
 

SHARE