Penyebab Turunnya Sensitivitas Penis dan Solusinya - Male Indonesia
Penyebab Turunnya Sensitivitas Penis dan Solusinya
MALE ID | Sex & Health

Beberapa kenikmatan seksual bersifat psikologis, yang lainnya berasal dari rangsangan fisik. Namun ini tidak bisa dinikmati sepenuhnya ketika kita mengalami penurunan kepekaan. Meski bukan berarti mati rasa, tetapi gejala ini bisa sedikit mengecewakan.

Male IndonesiaPhoto:Pexels.com

Masalah ini relatif umum terjadi pada orang yang mengalami penurunan sensitivitas penis. “Kami melihat banyak pria di klinik kesehatan seksual kami yang mengeluhkan sensasi penis yang berkurang,” kata Michael Ingber MD, seorang ahli urologi dan urogynecologist di Garden State Urology, dilansir dari menshealth.

Ingber menjelaskan, sensitivitas penis bekerja karena disuplai oleh saraf pudendal. Saraf ini selain memberikan sensasi pada kulit penis, juga ke area perineum, skrotum, dan anus.

Jamin Brahmbhatt MD, ahli urologi di Orlando Health mengatakan kulit penis sama dengan kulit yang ada di seluruh tubuh kita. Tergantung ketebalan kulit dan keberadaan serabut saraf, sensasi dapat dirasakan dengan berbagai cara. Memang kulit penis tidak setebal kulit telapak kaki. Itulah sebabnya penis lebih sensitif.

Lantas mengapa bisa terjadi penurunan sensitivitas penis? Berikut ini penyebab umum dan solusinya menurut ahli urologi.

Terlalu Banyak Gesekan

“Tubuh secara alami akan mengurangi sensasi pada penis jika terjadi gesekan mekanis yang konstan dalam waktu singkat,” kata Brahmbhatt. Sebenarnya ada respons fisiologis yang berkurang terhadap rangsangan jika prosesnya sering diulang. Hal itu bisa terjadi, misalnya karena terlalu banyak masturbasi.

Solusinya, Anda harus mengubahnya. Jika Anda melakukan masturbasi secara agresif dengan banyak tekanan, Anda perlu melonggarkan cengkeraman itu. Pada awalnya, ini mungkin tidak terasa menyenangkan. Tetapi seiring waktu, tubuh akan menyesuaikan diri, dan akan mendapatkan kembali kepekaan penis.

Berhubungan seks atau masturbasi dengan frekuensi yang lebih sedikit adalah cara lain untuk meningkatkan kepekaan sehingga penis dapat mengalami banyak sensasi.

Sering Bersepeda

“Mengendarai sepeda, terutama dengan kursi kecil dan sempit bisa mempersempit aliran darah dari waktu ke waktu, sebanyak 60 persen. Ini karena arteri yang memasok darah ke penis terkompresi saat Anda duduk,” kata Ingber.

Solusinya, mengurangi bersepeda akan membantu. Tetapi bukan berarti dilarang giat bersepeda. Ingber merekomendasikan untuk membeli kursi sepeda yang nyaman, sehingga memungkinkan aliran darah ke penis bekerja lebih baik.

Terlalu Lama Duduk

Sama seperti bersepeda, terlalu lama duduk juga bisa memberi tekanan pada perineum dan prostat Anda. Di sinilah saraf dan pembuluh darah yang menuju penis bergerak. “Ini dapat memengaruhi sensasi dan bahkan kualitas ereksi,” kata Brahmbhatt.

Solusinya, temukan cara untuk mengurangi waktu duduk, seperti menjadwalkan jalan-jalan harian atau menggunakan meja berdiri saat bekerja. Sebaiknya Anda juga menyetel pengingat waktu (alarm) di ponsel yang memberi tahu Anda untuk bangun dan bergerak.

Alkohol

Anda mungkin tetap tidak memiliki pengalaman seksual memuaskan jika Anda meminum minuman beralkohol terlalu banyak, karena membuat penis kurang sensitif.

“Alkohol adalah depresan dan dapat menyebabkan Anda mengalami penurunan sensasi, serta berbagai hal lainnya, terutama bila Anda meminumnya terlalu banyak,” kata Brahmbhatt.

Solusinya, meski sulit memperkirakan berapa banyak minuman yang Anda minum dan membuat penis masih bisa keras, atau justru menurunkan tingkat kepekaan penis, namun sebaiknya batasi konsumsi alkohol. Alangkah baik lagi jika Anda tinggalkan. Ingat, minum alkohol berat secara kronis bisa menyebabkan disfungsi ereksi. Jadi berhati-hatilah.

SHARE