Tips Memulai Cashless untuk Bisnis Baru Anda - Male Indonesia
Tips Memulai Cashless untuk Bisnis Baru Anda
MALE ID | Works

Jumlah penjualan yang dilakukan melalui platform digital telah meningkat selama bertahun-tahun, berkat ledakan teknologi dalam beberapa dekade terakhir. Faktanya, penelitian tentang belanja online menunjukkan beberapa statistik yang cukup mencengangkan.

Photo by Tima Miroshnichenko from Pexels

Pada tahun 2019, jumlah pengguna internet yang berbelanja online adalah 82% , tertinggi sepanjang masa, dan naik dari 53% pada tahun 2008. Para ahli memperkirakan belanja online akan menggandakan pangsa pasar ritelnya pada tahun 2028. Konsumen tidak hanya berbelanja lebih banyak tetapi juga berbelanja online lebih banyak dari sebelumnya.

Maka tidak diragukan lagi, sebagai pemilik bisnis, kemampuan untuk menerima pembayaran digital atau cashless dapat membantu Anda meningkatkan penjualan Anda dalam jangka panjang. Mengutip laman takepayment, berikut tip saat memulai menggunakan pembayaran digital atau cashless untuk bisnis Anda.

1. Evaluasi Bisnis Anda
Hal pertama yang Anda perlukan adalah menjawab beberapa pertanyaan penting. Seperti Apakah Anda akan online saja? Seberapa besar basis konsumen Anda saat ini? Di mana Anda berada? Apa yang Anda jual? Dan lain sebagainya. 

Menjawab pertanyaan-pertanyaan ini akan membantu Anda mengetahui bentuk pembayaran apa yang paling sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda karena solusi yang berbeda bekerja lebih baik untuk produk dan lingkungan yang berbeda. 

Misalnya, jika Anda menyiapkan situs web dari awal dan tidak memerlukan kehadiran toko fisik, pembayaran fisik atau langsung kemungkinan adalah yang paling cocok. Di sisi lain, jika Anda sudah menjalankan toko tetapi ingin mulai menerima pesanan melalui telepon, cashless adalah jenis pembayaran yang cocok.

2. Merencanakan Pertumbuhan
Ini selalu merupakan ide yang baik untuk mempertimbangkan rencana masa depan Anda saat menyiapkan solusi pembayaran sebagai alat untuk membuktikan masa depan bisnis Anda. Meskipun Anda selalu memiliki opsi untuk mengganti solusi pembayaran Anda, ini akan menghemat banyak waktu dan tenaga jika Anda bersiap sebelumnya.

Sebagai contoh, katakanlah bisnis Anda membuat dan menjual bantal secara online dan setelah melakukan riset, Anda memutuskan membayar melalui cashless adalah pilihan terbaik, karena untuk memulai, Anda hanya akan berurusan dengan segelintir pelanggan per bulan. 

3. Siapkan Akun
Bisnis apa pun yang ingin menerima pembayaran memerlukan akun, jadi untuk mulai mengambil pembayaran digital, dalam hal ini cashless, Anda harus menyiapkannya. Akun pada dasarnya adalah penampung dana, ketika pelanggan membayar, uang mereka disimpan di akun Anda sementara bank menjalankan semua cek yang diperlukan sebelum dana disimpan ke akun bisnis Anda. 

4. Membangun Situs Web
Pembayaran digital tidak harus dilakukan melalui situs web, tetapi situs web terkemuka adalah cara yang pasti untuk menarik pelanggan ke bisnis Anda dan menyoroti apa yang Anda tawarkan. 

Jika Anda bukan ahli teknologi, ide untuk membuat situs Anda sendiri dari awal bisa jadi sedikit menakutkan, tetapi jangan panik. Sekarang ada banyak host situs web hebat yang membuatnya lebih mudah dari sebelumnya untuk membuat situs tanpa batas.

5. Keamanan
Meskipun pembayaran digital sangat populer dan mendapatkan momentum sepanjang waktu, masih ada konsumen yang waspada terhadap keamanan menyerahkan detail mereka secara online. Kepercayaan pada keamanan internet telah digambarkan sebagai 'darah kehidupan' belanja online, jadi untuk memastikan sistem pembayaran digital Anda digunakan secara maksimal, Anda perlu memastikannya aman dan terjamin.

SHARE