Tugas Akhir & Bubarnya Daft Punk Setalah 3 Dekade - Male Indonesia
Tugas Akhir & Bubarnya Daft Punk Setalah 3 Dekade
MALE ID | News

Daft Punk, salah satu grup paling berpengaruh dan populer yang muncul dalam 30 tahun terakhir, telah mengumumkan bubar melalui video berjudul "Epilog" yang diposting Senin (22/2/2021) waktu setempat. Pihak Daft Punk, Kathryn Frazier secara resmi mengonfirmasi ke Variety dan menolak untuk memberikan rincian lebih lanjut soal bubarnya duo elektronik ini.

Photo: AdamBMorgan/Wikipedia

Video "Epilog" yang berdurasi delapan menit itu diambil dari film 2006 mereka, "Electroma", yang menampilkan anggota Daft Punk, Guy-Manuel De Homem-Christo dan Thomas Bangalter berjalan di sekitar gurun, mengenakan helm luar angkasa dan jaket kulit ikoniknya.

Setelah beberapa saat, salah satu anggota melihat yang lain, melepas jaketnya dan memperlihatkan bom di bagian belakang. Setelah jaket dilepas, anggota lain menyentuh tombol tersebut, kemudian anggota itu pergi dengan cepat, lalu meledak.

Video tersebut juga menampilkan gambar dua tangan membentuk segitiga yang berkedip di layar dengan tulisan waktu 1993-2021. De Homem-Christo dan Bangalter membentuk grup ini pada tahun 1993 dan dikreditkan karena membawa musik rumah bawah tanah Prancis ke tangga lagu.

Awal Mula
Guy-Manuel de Homem-Christo dan Thomas Bangalter bertemu di sekolah menengah Lycee Carnot di Paris, Prancis pada tahun 1987. Mereka kemudian membentuk band Darlin, bersama Laurent Brancowitz pada 1993.

Band tersebut hanya merilis empat lagu. Karya mereka pun dinilai buruk oleh sebuah majalah musik Inggris, dan menyebutnya 'a daft punky trash'. Tak lama kemudian, band Darlin bubar. Guy-Manuel de Homem-Christo dan Thomas Bangalter akhirnya membentuk Daft Punk bersama pada tahun 1993.

Setelah sukses menggapai top 10 di tangga lagu Inggris dan Prancis lewat lagu Da Funk pada 1995, Daft Punk merilis album Homework pada tahun 1997. Salah satu single hit, Around The World masuk di dalamnya. Album debut itu masuk 10 besar di beberapa negara dan dianggap menjadi tonggak penting dalam skena musik dance. Lagu Around The World pun masuk sebagai nominasi Grammy Award.

Pada tahun 2005, Daft Punk mengalami penurunan pertamanya setelah album Human After All rilis. Beberapa kritikus mengkritik dan menilai proyek tersebut direkam tergesa-gesa. Meski sempat mengalami pasang surut, Daft Punk tetap konsisten berkarya. Dibuktikan dengan comebacknya lewat lagu Get Lucky pada 2013, yang merajai tangga lagu pop Inggris.

Kesuksesan itu terulang kembali pada 2016, saat mereka berkolaborasi dengan musisi asal Kanada, The Weeknd dengan lagu Starboy. Lagu tersebut menjadi hit nomor satu pertama untuk Daft Punk di Amerika Serikat.

Tugas Akhir
Pada 22 September 2016, penyanyi R&B Kanada the Weeknd merilis sebuah lagu, "Starboy", yang menampilkan Daft Punk. Lagu tersebut kemudian mencapai No. 1 di Billboard Hot 100, menjadi lagu nomor satu Daft Punk pertama di AS. 

Pada 17 November, The Weeknd merilis " I Feel It Coming ", juga menampilkan Daft Punk, memuncak di nomor empat. Kedua lagu tersebut muncul di album Starboy milik Weeknd. "I Feel It Coming" sebagai single terakhir duo ini.

Sepanjang akhir 2016, rumor mulai bermunculan dari tur Daft Punk Alive 2017 . Pada September 2016, rumor tersebut menyebabkan Pitchfork melaporkan bahwa Daft Punk tidak memiliki rencana untuk tur selanjutnya.

Pada Februari 2017, Daft Punk meluncurkan toko pop-up di Hollywood, California, yang menampilkan memorabilia, karya seni, dan pajangan berbagai kostum yang telah dikenakan duo tersebut selama bertahun-tahun. Pada 21 Juni 2017, band Australia, Parcels, merilis lagu "Overnight", diproduksi dan ditulis bersama oleh Daft Punk.

Pada Februari 2019, diumumkan bahwa Daft Punk akan meluncurkan pameran seni elektronik di Philharmonie de Paris yang menampilkan berbagai kostum, gitar, dan perlengkapan lainnya berdasarkan tema lagu duo "Technologic".

Pada April 2020, pembuat film Italia Dario Argento menyatakan bahwa Daft Punk diminta untuk membuat musik untuk filmnya yang akan datang, Black Glasses (Italia: Occhiali neri). Produser film mengklarifikasi bahwa belum ada kesepakatan yang dibuat, dan dari pihak Daft Punk mengonfirmasi bahwa mereka tidak terlibat.

Pada 22 Februari 2021, Daft Punk merilis video di saluran YouTube mereka yang berjudul "Epilog", yang menjadi tanda mereka bubar di tahun 2021 ini.

SHARE