Perlukah Sembunyikan Karakter untuk Karir? - Male Indonesia
Perlukah Sembunyikan Karakter untuk Karir?
MALE ID | Works

Bagi sebagian karyawan, menyembunyikan karakter diri dianggap penting untuk menunjang karir mereka. Padahal hal itu justru tidak baik untuk perkembangan karir itu sendiri. 

Photo by fauxels from Pexels

Keaslian di tempat kerja sangat penting. Kepribadian yang kontras, sejarah yang berbeda dan latar belakang yang beragam tidak hanya diharapkan tetapi juga didorong. Menyembunyikan warna asli Anda hanya akan menghentikan Anda dan tim Anda untuk berkembang.

Faktanya, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Social Issues mengungkapkan bahwa para profesional yang mencoba menyembunyikan beberapa karakteristik inti mereka pada akhirnya merugikan karier mereka.

Penelitian menemukan bahwa menyembunyikan siapa Anda di tempat kerja tidak hanya mengurangi rasa memiliki, tetapi juga menurunkan harga diri, kepuasan kerja, dan komitmen di tempat kerja.

Heather Monahan, pendiri grup mentoring karir BossinHeels dan penulis Confidence Creator (Boss in Heels, 2018), menekankan pentingnya keaslian dalam dunia kerja. Seperti dikutip dari Business News Daily, Monahan menyediakan cara untuk menjadi diri sendiri di tempat kerja.

Jadilah yang Terbaik Bagi Anda
Setiap orang memiliki kualitas dan karakteristik unik mereka sendiri, mengapa menyamarkan milik Anda agar cocok? Bahkan di tempat kerja, Anda harus merangkul perbedaan Anda sebagai kekuatan super Anda. "Menjadi diri Anda yang paling otentik adalah bagaimana Anda akan benar-benar maju dalam hidup," kata Monahan.

Menjadi Percaya Diri
Keyakinan, pada kenyataannya adalah sebuah pilihan. Tidak peduli seberapa besar Anda mungkin meremehkan diri sendiri atau merasa tidak aman dalam situasi tertentu, Anda dapat menciptakan atau memulihkan kepercayaan diri Anda dengan upaya terus menerus.

"Ketika seseorang sedang berjuang dengan kepercayaan diri dan kurangnya harga diri, mereka mungkin merasa sulit untuk berbicara untuk diri mereka sendiri," kata Monahan. "Ketika seseorang lebih suka menyenangkan orang lain daripada diri mereka sendiri, mereka secara aktif menghilangkan kepercayaan diri mereka," tambahnya.

Bersedia Ditolak
Jika Anda takut ditolak dan bersembunyi di balik topeng sebagai mekanisme perlindungan, Anda harus bersedia melepasnya sesekali. Kesediaan untuk menjadi rentan dengan orang lain ini akan membutuhkan keberanian pada awalnya, tetapi Anda mungkin menemukan bahwa rekan kerja Anda berhubungan dengan Anda dan menerima Anda. 

Jangan Seperti Orang Lain
Beberapa orang merasa bahwa mereka harus berpura-pura berbeda karena budaya perusahaan atau karena kolega mereka. Anda mungkin merasa tertekan untuk menghadiri acara setelah jam kerja yang tidak Anda sukai atau tidak berpartisipasi dalam aktivitas yang tidak penting bagi pekerjaan itu. Maka jangan tutupi diri Anda sebenernya.

Belajar dari Kesalahan
Tidak ada orang yang sempurna, dan diberi kesempatan, setiap orang telah melakukan hal-hal yang akan mereka tarik kembali. Daripada memikirkan kesalahan Anda, analisis situasinya. Perhatikan baik-baik hal-hal yang mengarah ke acara tersebut dan pertimbangkan apa yang bisa dilakukan secara berbeda yang akan menghasilkan hasil yang lebih baik.

Anda tidak dapat mengubah masa lalu, tetapi trial and error adalah panduan yang sangat baik. Anda dapat mengambil langkah untuk menghindari terulangnya kesalahan yang sama di masa mendatang. Bersedialah untuk belajar dari kesalahan Anda, dan terbuka untuk menerima perubahan.

SHARE