Cara Kreatif Industri Fashion di Tengah Pandemi - Male Indonesia
Cara Kreatif Industri Fashion di Tengah Pandemi
MALE ID | Whats Up

Sudah hampir satu tahun lamanya semua dihadapi dengan kondisi pandemi yang tak kunjung usai. Hal ini memaksa berbagai lini industri untuk menyusun kembali strategi agar dapat bertahan dengan keadaan yang ada, tak terkecuali industri fashion yang cukup terdampak akibat terjadinya pandemi saat ini. 

Para pelaku industri fashion dituntut untuk dapat menyesuaikan dengan perubahan perilaku masyarakat Indonesia, seperti dengan maraknya tren "quarantine fashion" yang memunculkan berbagai jenis pakaian dengan desain santai namun tetap dapat digunakan saat  work from home. 

Dengan adanya keterbatasan mobilitas, digitalisasi juga menjadi kunci penting dalam melakukan pemasaran, memperluas jangkauan, serta sebagai media komunikasi dengan target pasar secara keseluruhan.

Daniel Minardi, Director of Business Partnership Shopee Indonesia, mengatakan, kondisi pandemi telah memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap berbagai macam lini industri, termasuk salah satunya adalah industri fashion. "Shopee berkomitmen untuk selalu menjadi perpanjangan tangan para pengguna kami untuk melengkapi kebutuhan fashion dari rumah selama masa pandemi," ucapnya dalam BincangShopee 3.3 Fashion Sale: Cara Kreatif Industri Fashion Beradaptasi di Pandemi.

Lebih lanjut, Ria Miranda, Fashion Designer & Creative Director brand RiaMiranda memberikan rahasianya bagi para pegiat industri fashion Indonesia agar bisa sukses beradaptasi di tengah pandemi, di antaranya:

Mengatur Ulang Skenario Keuangan
Dengan adanya kondisi pandemi, tentu terjadi perubahan yang signifikan terhadap operasional bisnis secara keseluruhan dan diperlukan adanya penyesuaian akan hal ini. Yang terpenting dan harus di konsiderasi adalah usaha untuk merestrukturisasi ulang cash flow serta target bisnis agar bisa sesuai dengan keadaan yang sedang dihadapi. 

Membangun Komunikasi
Karena kita tidak mungkin menjalankan bisnis secara sendiri, penting untuk adanya arus komunikasi yang baik antar tim internal agar semuanya bisa saling membantu memahami kondisi yang ada serta beradaptasi bersama dengan tujuan akhir yang sama. 

Mengatur Jumlah Produksi
Kondisi pandemi mempunyai pengaruh yang cukup besar terhadap menurunnya penjualan produk-produk bisnis fashion. Maka dari itu, kita harus bisa pintar mengatur jumlah produksi seefisien mungkin, hanya sesuai dengan apa yang kita butuhkan dengan jumlah yang terbatas. 

Mengoptimalkan Kesempatan untuk Digitalisasi
Dengan kebanyakan masyarakat Indonesia yang mulai mengandalkan platform digital, kita bisa memanfaatkan momentum ini untuk lebih menginvestasikan bisnis kita dari segi digital, seperti dengan melakukan virtual trunk show, live shopping ataupun sebagai sarana komunikasi dengan target pasar. Kita juga bisa memanfaatkan platform e-commerce seperti Shopee untuk bisa menjangkau lebih banyak lagi pelanggan dari seluruh Indonesia. 

Menjadi Brand yang Solutif
Agar bisa menjadi brand yang sukses, penting sekali memiliki value untuk selalu menjadi solusi bagi setiap permasalahan pelanggan dan juga menjadi brand yang baik untuk sesama. Ini semua bisa kita cerminkan melalui koleksi yang kita luncurkan dengan terus berinovasi menghasilkan produk-produk yang bernilai kebaikan.

SHARE