Mengenal Fenomena Long Covid-19, Apa Itu? - Male Indonesia
Mengenal Fenomena Long Covid-19, Apa Itu?
MALE ID | Sex & Health

Status sembuh atau dinyatakan negatif dari Covid-19 tak menjamin pasien benar-benar terbebas dari dampak virus corona. Ada pula yang mengalami gejala jangka panjang mulai dari berminggu-minggu hingga berbulan-bulan atau yang disebut sebagai long Covid-19.

Photo by cottonbro from Pexels

Penderita Long Covid sendiri belum banyak mendapat perhatian. Padahal, studi menunjukkan, 1 dari 10 kasus Covid-19 berpotensi memiliki gejala virus corona yang berkepanjangan, satu bulan setelah infeksi.

Yang berarti, jutaan orang mungkin menderita Long Covid alias mengalami gejala virus corona yang berkelanjutan. Misalnya, kelelahan dan gangguan jantung. dr Wily Pandu Ariawan, Sp. P., dokter spesialis paru RS Kanker Dharmais dalam diskusi bersama Nina Nugroho Solution di akun Instagram mengatakan, Setelah sembuh dari Covid-19 , para penyintas ini harus segera memperbaiki nutrisinya, makan makanan bergizi dan tinggi protein. 

"Berolahraga secara terukur, yang terbaik adalah dengan berjalan kaki bertahap sesuai kemampuan dan jangan lupa berpikir positif," ungkap dr Wily Pandu Ariawan.

Lebih lanjut, kata dia, biasanya gejala yang dirasakan dengan intensitas dan frekuensi yang lebih ringan dibandingkan saat masih sakit. Namun ada juga beberapa yang merasakan gejala long covid lebih berat.

"Ada juga yang merasakan sesak napas saat berjalan agak jauh, batuk produktif, gangguan persyarafan seperti delirium bahkan ada juga yang mengalami efek psikiatris seperti halusinasi, melihat sesuatu yang orang lain tidak melihat," tutur dr Wily.

"Sementara ada juga yang mengalami gangguan jantung, hipertensi, palpitasi yaitu sering merasa berdebar debar, ada yang mual, diare atau buang airnya tidak lancar atau konstipasi. Itu gambaran long covid, dari yang ringan sampai yang berat," dr Wily menambahkan.

Perbedaan dan Penyakit yang Berbeda
Lantas bagaimana membedakan gejala yang dirasakan adalah long covid, reinfeksi atau penyakit yang berbeda? Menurut dr Wily, hal itu bisa dilihat dari kapan dia dinyatakan sembuh dari Covid-19. 

dr Wily menjelaskan yang dimaksud dengan definisi sembuh bagi penderita Covid-19 ini dibagi dalam dua katagori, yaitu bagi penderita dengan gejala ringan dan sedang serta bagi pasien dengan gejala berat.

Bagi penderita yang bergejala ringan, sedang atau OTG (orang tanpa gejala), maka dia dinyatakan sembuh setelah melakukan isolasi mandiri selama 10 hari ditambah 3 hari minimal telah bebas dari gejala, maka dia sudah dapat dinyatakan sembuh.

Dalam hal ini tidak membutuhkan pemeriksaaan PCR sebagai alat untuk mengevaluasi progress pengobatan covid. Berbeda dengan pasien yang bergejala berat, maka dia membutuhkan minimal 1 kali PCR dengan hasil negatif, ditambah isolasi mandiri selama 7 hari, baru dinyatakan sembuh.

"Kalau gejala yang dirasakan dialami setelah sembuh dari Covid dengan definisi tersebut, maka itu adalah gejala long covid, sehingga tidak perlu PCR dan isolasi mandiri," jelasnya.

Namun, lanjut dr Wily, bila gejala muncul 3 bulan atau lebih setelah dinyatakan sembuh, maka kemungkinan adalah reinfeksi. Bila yang dialami adalah reinfeksi, maka dia perlu PCR dan isolasi mandiri.

"Antibodi yang timbul akibat infeksi Covid-19 hanya mampu bertahan selama 3 bulan di dalam tubuh. Jadi mereka yang pernah terinfeksi masih punya risiko terinfeksi kembali setelah 3 bulan, karena itu dibutuhkan vaksin untuk menimbulkan imun tubuhnya," terang dr Wily.

Agar tak mengalami gejala long Covid, dr Wily menganjurkan, setelah sembuh dari Covid-19, harus mulai memperbaiki nutrisi, makan makanan bergizi dan tinggi protein. "Saat sakit, saya kehilangan 5 kg berat badan, karena memang sulit menerima asupan makanan ya. Begitu sembuh, maka asupan gizi ini yang harus pertama-tema dikejar," ungkapnya.

Seiring dengan asupan gizi yang tinggi protein, hal lain yang dilakukan adalah melakukan aktivitas fisik dini. Salah satu yang disarankan adalah berjalan, karena pada saat berjalan, semua otot tubuh dilatih, termasuk di antaranya otot jantung.

SHARE