Teori Liar yang Membuat Orang Mengernyitkan Dahi - Male Indonesia
Teori Liar yang Membuat Orang Mengernyitkan Dahi
MALE ID | Story

Anda pernah mendengar tentang isu pendaratan di bulan itu palsu? Atau tentang pembunuhan Presiden Amerika Serikat ke-35 John F Kennedy adalah dilakukan oleh orang dalam? Atau tentang adanya sekelompok elit yang sedang menguasai dunia?

Male IndonesiaPhoto:Pexels.com

Teori-teori liar seperti itu merambah hampir ke semua ranah kehidupan manusia. Teori tersebut tampaknya ingin menjelaskan bahwa penyebab tertinggi dari satu atau serangkaian peristiwa (umumnya peristiwa politik, sosial, atau sejarah) adalah suatu rahasia, dan sering kali memperdaya, yang direncanakan diam-diam oleh sekelompok orang-orang atau organisasi yang sangat berkuasa atau berpengaruh. Ada yang menyebutnya ini sebagai teori persekongkolan atau teori konspirasi.

Juga banyak lagi teori liar yang mengklaim peristiwa-peristiwa besar dalam sejarah dunia telah didominasi oleh para konspirator belakang layar yang memanipulasi kejadian tersebut. Seperti di bawah ini, beberapa teori terliar yang sempat membuat masyarakat dunia mengernyitkan dahi tentang benar tidaknya, dilansir dari menshealth.

COVID-19

Ketika kasus virus corona melonjak di seluruh dunia, media dan jejaring sosial telah dibanjiri dengan teori konspirasi mengenai upaya untuk menemukan vaksin, termasuk klaim palsu bahwa vaksin dapat merusak sistem kekebalan manusia.

Pendiri dan mantan CEO Microsoft, Bill Gates, merupakan salah satu target cerita dari para pendukung teori konspirasi. Gates menjawab bahwa konspirasi liar ini meningkatkan kekhawatiran tentang kesediaan orang untuk mendapat vaksinasi.      

Ada begitu banyak teori konspirasi terkait COVID-19, terlepas dari semua bukti ilmiah. Ada juga teori konspirasi yang mengatakan bahwa COVID-19 tidak ada, dan hanya diliput oleh media untuk menakut-nakuti dan mengendalikan massa.

Padahal kebenarannya, konspirasi COVID tersebut jelas-jelas salah. Virus corona adalah masalah serius, nyata dan mematikan. Anda membutuhkan upaya untuk melindungi diri sendiri dan orang lain di sekitar Anda, minimal seperti memakai masker, sering mencuci tangan dengan sabun dan air, serta mempraktikkan jarak sosial. Atau untuk amannya lagi, perlu divaksinasi.

CERN dan Akhir Dunia

Anda mungkin pernah dengar isu tahun 2012 akan kiamat. Dunia diprediksi berakhir pada tahun itu ketika CERN menemukan Higgs Boson (partikel dewa) dan secara tidak sengaja menciptakan lubang hitam yang menyedot bumi ke dalamnya.

CERN adalah Organisasi Eropa untuk Riset Nuklir (singkatan bahasa Prancis untuk Conseil Européen pour la Recherche Nucléaire). Itu bukan satu-satunya teori konspirasi seputar CERN. Ada lagi teori yang mengatakan CERN sebenarnya mencoba mengakses garis waktu yang berbeda dan bereksperimen dengan perjalanan waktu.

Pendapat lainnya menuding CERN berencana menggunakan Hadron Collider untuk membuka portal ke neraka. Collider itu dituding sebagai salah satu dari “segel kiamat” (yang juga akan melepaskan neraka di Bumi).

Dunia di Bawah Bumi

Ada teori konspirasi yang mengatakan di bawah bumi itu hampa dan mungkin ada dunia peradaban makhluk maju lainnya yang tinggal di sana.

Teori ini berakar pada abad ke-17 ketika Edmond Halley (penemu komet Halley) yang menyebutkan bahwa bumi pasti berlubang karena perubahan magnet. Kemudian pada 2014, para ilmuwan menemukan “reservoir air tiga kali volume seluruh samudra” jauh di dalam bumi.

Air itu tidak hanya mengalir di sekitar bumi, tetapi juga di dalam ringwoodite, batuan yang berada di kedalaman 435 mil di perut bumi. Bagi beberapa orang, ini memperkuat teori bahwa bumi itu berlubang. Namun tidak diketahui di manakah pintu masuk dunia makhluk di bawah bumi itu.

SHARE