Efek Samping Jika Sering Makan Ayam Goreng - Male Indonesia
Efek Samping Jika Sering Makan Ayam Goreng
MALE ID | Sex & Health

Menu makanan seperti ayam goreng menjadi salah satu menu yang sangat disukai oleh semua kalangan, terlebih sekarang ini tengah hits jajanan seperti ayam goreng tepung yang ditaburi sambal. Selain itu, makanan cepat saji yang berupa ayam tepung juga disukai.

Photo by Brian Chan on Unsplash

Selama ini mengonsumsi makanan yang digoreng dalam jumlah berlebihan memang telah dikaitkan dengan efek negatif, maka dari itu tidak mengherankan jika mengonsumsi ayam goreng secara teratur dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Mengutip laman Eat This, berikut ini setidaknya ada lima efek samping jika Anda secara rutin mengonsumsi ayam goreng.

Risiko Kematian
Menurut sebuah studi tahun 2019 yang diterbitkan dalam jurnal medis BMJ, mereka yang makan satu porsi ayam goreng setidaknya sekali sehari memiliki risiko kematian 13% lebih tinggi. Membatasi konsumsi ayam goreng hanya sekali seminggu (atau kurang) mungkin menjadi salah satu langkah yang dapat Anda ambil untuk menjalani hidup yang lebih lama dan lebih sehat.

Perubahan Mood
Makan gorengan secara teratur dapat menyebabkan lebih banyak bakteri jahat terbentuk daripada bakteri baik, yang kemudian dapat menyebabkan lebih banyak peradangan dalam tubuh. Ini juga dapat menghambat produksi serotonin di usus dan kemudian dikomunikasikan dengan otak. 

Sekitar 95% pasokan serotonin (hormon "perasaan senang") tubuh diproduksi oleh bakteri usus di saluran gastrointestinal (GI). Saluran pencernaan Anda juga dilapisi dengan jutaan sel saraf, yang disebut neuron, yang membantu mencerna makanan dan mengatur suasana hati Anda. 

Berapa banyak serotonin yang dihasilkan usus Anda sebagian besar didasarkan pada seberapa banyak bakteri baik yang menyusun mikrobioma usus Anda. Nah, jika Anda pernah merasa lesu atau bahkan uring-uringan usai menyantap ayam goreng dengan kentang goreng, kini Anda sudah tahu ilmu di balik mengapa hal itu bisa terjadi.

Risiko Diabetes Tipe 2
Efek samping ini dapat berjalan seiring dengan penambahan berat badan. Meskipun ada banyak faktor risiko diabetes tipe 2, salah satunya adalah kelebihan berat badan. 

Faktor risiko utama lainnya adalah memiliki kolesterol tinggi, khususnya peningkatan kadar LDL (low-density lipoprotein) yang dikenal sebagai kolesterol jahat. Jadi, jika makan ayam goreng secara teratur membuat Anda kelebihan berat badan dan meningkatkan kadar kolesterol, Anda mungkin lebih berisiko terkena diabetes tipe 2.

Berat Badan Naik Secara Bertahap
Ini karena makanan yang digoreng, entah itu ayam atau ikan, secara inheren mengandung lebih banyak kalori daripada makanan yang tidak digoreng. Ayam goreng sering kali dicelupkan ke dalam adonan atau tepung dan kemudian direndam ke dalam tong berisi minyak goreng, sehingga banyak menyerap minyaknya. Alhasil menghasilkan setidaknya 200 kalori ekstra.

Kadar Kolesterol Tinggi
Jika Anda makan ayam goreng atau sayap ayam goreng hampir setiap hari, kemungkinan besar kadar kolesterol Anda lebih tinggi dari yang seharusnya. Ashely Kitchens, MPH, RD, LDN menjelaskan bagaimana makanan yang digoreng, seperti ayam goreng, bisa menyebabkan kadar kolesterol Anda meningkat.

"Saat digoreng, makanan menjadi lebih padat kalori karena bagian luar makanan kehilangan air dan menyerap lemak (atau) minyak," katanya. "Minyak yang digunakan untuk menggoreng makanan mengandung lemak trans, yang telah terbukti meningkatkan LDL Anda."

SHARE