Tips Membuat Video Meeting Anda Lebih Inklusif - Male Indonesia
Tips Membuat Video Meeting Anda Lebih Inklusif
MALE ID | Works

Dalam beberapa hal, video meeting mirip dengan meeting langsung. Anda berkumpul, menyapa, dan memulai. Sayangnya, itu juga berarti bias yang sama yang ada di kantor fisik dapat terbawa ke rapat video. 

Photo by Vanessa Garcia from Pexels

Video meeting juga dapat memperburuk ketidaksetaraan yang ada di tempat kerja fisik dan bahkan menghadirkan tantangan baru. Misalnya, Anda tidak dapat membaca bahasa tubuh atau ekspresi wajah dengan mudah, sehingga lebih sulit untuk mengetahui apakah seseorang merasa tidak nyaman atau tidak setuju dengan Anda. 

Dalam video meeting besar, akan sangat sulit untuk memberi sinyal bahwa Anda ingin mengatakan sesuatu tanpa menyela seseorang. Selama pandemi, orang-orang berada di rumah yang dapat menyebabkan gangguan atau hambatan lain untuk berpartisipasi. Dan di atas semua itu, berada di video meeting juga lebih menguras tenaga secara fisik, yang dapat membuat Anda lebih sulit merasa memiliki kesempatan untuk berkontribusi.

Mengutip laman The Muse, kabar baiknya adalah Anda dapat melakukan sesuatu tentang masalah ini, apakah Anda seorang penyelenggara rapat atau peserta. Di sini, para ahli berbagi tips sederhana yang dapat Anda gunakan untuk membuat video meeting Anda lebih inklusif dan ramah bagi semua.

Kirimkan Agenda Rapat Sebelumnya
Jika Anda mengatur rapat, kirim email dengan agenda sedini mungkin, kata Karen Catlin, penulis Better Allies, sebuah buku tentang menciptakan tempat kerja yang lebih inklusif dan menarik. Di email itu, sertakan apa yang akan dibahas dan apa yang diperlukan dalam hal persiapan. Informasi ini akan membantu para introvert dan orang lain yang mungkin membutuhkan waktu untuk bersiap jika mereka akan menjawab pertanyaan, menyumbangkan ide, atau mempresentasikan kepada rekan kerja.

Hadapi Gangguan Dengan Kesabaran
Seringkali, orang merasa perlu untuk meminta maaf ketika seorang ketika di rumah ada gangguan, seperti hewan peliharaan, keluatga mereka meminta bantuan saat video meeting. Dalam situasi tersebut, setiap peserta rapat dapat menjawab dengan, Tidak perlu meminta maaf. 

Bagikan Kata ganti Anda di Layar
Banyak platform rapat video seperti Zoom, Google Hangouts, Slack, dan Microsoft Teams memungkinkan pengguna mengubah nama tampilan mereka. Beth Chandler, presiden dan CEO YW Boston merekomendasikan agar orang menambahkan kata ganti pribadi mereka.

Pastikan Program Video Anda Memiliki Fitur Aksesibilitas
Cari teknologi video yang dapat membantu semua orang berpartisipasi dalam rapat dengan cara yang berarti. Beberapa platform konferensi video menawarkan teks tertutup langsung otomatis, yang muncul saat seseorang berbicara, untuk pengguna tunarungu atau kesulitan mendengar. 

Chandler juga merekomendasikan penggunaan perangkat lunak yang dapat diakses oleh tunanetra atau memiliki gangguan penglihatan dan menggunakan pembaca layar yang mengubah teks, gambar, dan elemen lain menjadi audio atau braille.

Sediakan Ruang bagi Setiap Orang untuk Berbicara
Jika ada beberapa orang yang pendiam dalam rapat Anda, atau orang yang baru saja mengalami kesulitan untuk mengucapkan sepatah kata pun, Catlin menyarankan untuk mengatakan sesuatu seperti, "Oke, kita akan berhenti sejenak di sini, dan saya ingin mengundang siapa pun yang belum memiliki kesempatan untuk berbicara untuk diam dan berbagi pemikiran mereka," ucapnya.

Jika peserta rapat takut mereka akan dihukum karena membagikan pemikiran atau kritik mereka secara jujur, anonimitas menyediakan cara yang aman untuk memberikan umpan balik dan masukan.

SHARE