Penyesalan Setelah Putus Cinta itu Nyata - Male Indonesia
Penyesalan Setelah Putus Cinta itu Nyata
MALE ID | Relationships

Ada siklus yang unik soal putus cinta, pria akan merasa senang di awal, kemudian menyesali di akhir. Sebaliknya bagi wanita. Namun yang jelas dan nyata, putus cinta biasanya disertai dengan campuran emosi yang saling bertentangan.

Photo by Alena Darmel from Pexels

Tidak pernah mudah meninggalkan orang yang Anda sayangi jika tidak dibarengin dengan emosi. Apakah Anda yakin keputusan untuk mengakhiri hubungan itu yang terbaik untuk Anda? Lalu bagaimana keputusan Anda itu justru menjadi panik dan dibayang-bayangi rasa penyesalan?

Untuk menjawb itu, Anda perlu berpikir rasional dan jernih. Seperti dalam laman Mindbodygreen, berikut adalah cara agar Anda lebih percaya diri dalam keputusan dan mulai menavigasi proses sulit melepaskan dan melanjutkan hidup Anda tanpa orang yang pernah Anda sayangi.

 
 
Merasa Duka Bukan Berarti Salah Ambil Keputusan
Perasaan kelumpuhan dan ketidakpastian adalah reaksi yang normal dan harus diharapkan. Bagaimanapun, decoupling (keterlepasan) menandakan waktu perubahan yang intens dan luar biasa.

Ingat, bahwa semua perubahan disertai dengan kesedihan. Saat Anda memilah-milah perasaan Anda, pikiran Anda mungkin berputar dengan bagaimana, jika, dan berubah-ubah. Mungkin Anda tergoda untuk kembali ke apa yang Anda ketahui dan secara emosional menghindari rasa sakit daripada melalui perjalanan yang diperlukan untuk merasakan emosi dan memenuhi kebutuhan Anda di dekapan orang baru.

Putus tidak Selalu Permanen
Jika Anda masih merasa tidak yakin dengan keputusan Anda sendiri, ingatlah bahwa putus tidak selalu permanen. Anda selalu dapat kembali ke orang itu dengan bonus tambahan kedewasaan, tetapi terkadang butuh waktu sendiri untuk melakukannya. 

Jika akhir dari hubungan dilakukan dengan cinta, selalu ada kesempatan untuk bertemu kembali nanti, pastikan saja itu untuk alasan yang benar dan bukan karena Anda menggunakannya sebagai alasan karena kesepian. 

Mungkin masih ada ruang untuk percakapan yang berkelanjutan dengan mantan Anda. Mungkin Anda harus pindah dan mulai berkencan dengan salah satu dari banyak orang hebat lainnya di dunia. Atau bahkan berikan waktu untuk diri sendiri untuk melajang. Memikirkan kemungkinan yang tak terbatas akan membuat Anda pusing, tapi setidaknya ingat ada pilihan untuk maju.

Pada akhirnya, tidak ada yang bisa memberi tahu Anda apakah putus cinta adalah keputusan yang tepat, hanya Anda yang bisa. Anda mungkin tidak pernah merasa 100% tentang keputusan Anda, tetapi yang terpenting adalah Anda menghormati keinginan Anda saat ini, yang akan membantu Anda tumbuh menjadi diri sendiri. Ambillah momen demi momen, jam demi jam, hari demi hari, hingga Anda berada di masa kini di mana Anda berada di jalur Anda sendiri dan tidak melihat kembali ke masa lalu.

SHARE