Asal Muasal Piknik Ternyata Punya Sejarah Panjang - Male Indonesia
Asal Muasal Piknik Ternyata Punya Sejarah Panjang
MALE ID | Story

Piknik adalah lambang kegembiraan. Dari kehidupan kelas atas hingga kehidupan pedesaan semua orang tentu senang ketika diajak untuk piknik. Tapi tahukah Anda bahwa piknik ternyata punya sejarah panjang.

Photo by Andrea Piacquadio from Pexels

Selama abad ke-18 di Prancis, pikinik adalah sebuah hobi favorit dari aristokrasi, mereka diabadikan sebagai urusan dalam ruangan murni, diadakan di rumah atau di kamar sewaan. Namun, peserta masih diminta untuk berkontribusi atau membayar bagian dari biaya.

Pada pertemuan yang lebih besar, yang mana di dalamnya juga musik atau tarian, sehingga 'piknik' bisa diartikan sebagai pesta. Seperti tertulis dalam laman Historytoday, piknik bukanlah apa-apa jika tidak bisa disesuaikan. Ketika restoran pertama muncul orang-orang mulai berkunjung ke sana.

Revolusi Piknik
Revolusi Prancis mengubah segalanya. Khawatir akan nyawa mereka, sebagian besar aristokrat melarikan diri ke luar negeri. Beberapa pergi ke Austria, yang lain ke Prusia dan bahkan Amerika, tapi mayoritas memilih Inggris. Terutama menetap di London.

Di negara rantauan, mereka sering kekurangan uang, tetapi mereka melakukan yang terbaik untuk mempertahankan cara hidup lama mereka (piknik), di mana itu juga ternyata sekaligus memperkenalkan piknik ke Inggris. 

Hal ini menyebabkan dua perkembangan penting. Yang pertama dan berumur paling pendek adalah, bahwa di London, piknik menjadi kurang bersahaja dan lebih riuh. Ini berkat sekelompok 200 orang Francophiles muda yang kaya. Di mana pada akhir 1801 mereka mendirikan 'Pic Nic Society'. Diadakan di kamar sewaan di Tottenham Street, pertemuan mereka sangat boros. Setiap anggota diharuskan membawa hidangan (ditentukan berdasarkan undian) dan enam botol anggur. 

Seperti dilaporkan The Times, masing-masing berusaha untuk mengalahkan yang lain dalam kemewahan dan biaya. Setelah makan malam, ada nyanyian, tarian dan judi. Tetapi hiburan utama selalu berupa drama. Produksinya, memang cukup amatir. Panggungnya kecil, dibangun dengan kasar, tidak ada lubang orkestra, dan para aktornya tidak pernah profesional.

Perkembangan kedua lebih mendalam. Kira-kira pada saat yang sama, piknik dilakukan oleh kelas menengah yang muncul dan dipindahkan ke luar ruangan. Apa yang menyebabkan perubahan ini agak tidak jelas, tetapi penjelasan yang paling mungkin adalah bahwa aspiratif secara sosial hanya menerapkan kata Prancis yang modis pada praktik yang sudah ada sebelumnya, tanpa menyadari konotasinya. 

Salah satu akibatnya adalah piknik tidak lagi dikaitkan dengan musik dan tarian dan menjadi makanan sederhana yang mengundang orang-orang dengan adanya pembawa acara. Hal lainnya adalah bahwa hal itu menjadi lebih 'sopan' dan berkat idealisasi pedesaan jadi lebih polos.

Referensi paling awal untuk cara baru piknik ini muncul di The Courtship, Merry Marriage, dan Pic-Nic Dinner of Cock Robin and Jenny Wren (1806), sebuah buku anak-anak karya John Harris. Dalam dekade-dekade berikutnya, piknik di luar ruangan sampai ke Amerika Serikat.

Seperti yang sudah bisa diduga, ini tetap dilakukan kelas menengah perkotaan yang sopan, tetapi tidak seperti di Inggris, pengaturan pedesaannya lebih dikaitkan dengan pelarian dari peradaban daripada dengan kesederhanaan seperti anak kecil.

Meskipun masih diwarnai dengan kepolosan, penggambaran piknik Amerika cenderung dilakukan di ladang dengan banyak banyak pepohonan serta bebatuan terjal. Ketika piknik di luar ruangan akhirnya mulai berkembang di Prancis, justru dianggap dengan kecurigaan yang cukup besar. Mungkin karena reaksi yang berkembang melawan idealisasi Romantis tentang alam, mereka tidak dilihat sebagai orang yang polos dan sehat, seperti di Inggris dan AS, tetapi sebagai dekaden dan jahat.

Tidak sampai awal abad ke-20 piknik luar ruangan semakin populer. Atas kepopulerannya itu, akhirnya munculnya keranjang khusus piknik yang diproduksi untuk pasar massal dan isinya lebih terstandarisasi. Tentu untuk membawa makanan sebagai bekal pikinik.

SHARE