Pesona Benua Hitam di Tanah Etiopia - Male Indonesia
Pesona Benua Hitam di Tanah Etiopia
MALE ID | Relax

Barangkali banyak dari Anda terheran dan bertanya-tanya ketika membaca judul artikel di atas terkait tempat wisata di Etiopia. Bukankah Etiopia merupakan salah satu negara termiskin benua hitam, dan juga dunia? Menyandang status sebagai negara tertinggal, benarkah di sana tempat wisata menarik? Pertanyaan-pertanyaan seperti inilah yang mungkin terlintas dalam benak Anda.

male Indonesia
Gambar oleh MariamS dari Pixabay

Tunggu dulu. Anda tidak boleh memandang Etiopia sebelah mata begitu saja. Pasalnya, di balik pemberitaan mengenai kemiskinan dan kelaparan, Anda bisa terbius oleh pesona tempat wisata di Etiopia yang berbeda. Pesona keindahan yang sulit ditemui di belahan dunia manapun.

Hanya segelintir orang saja yang mengetahui, jika pada 2015 silam Etiopia menyandang gelar World Best Tourism Destination. Mengalahkan Prancis, Italia, Spanyol atau Jepang yang notabene berhiaskan tempat wisata dan pemandangan alam menakjubkan. Mereka mulai berbenah dan berusaha mendapat perhatian dunia. Maka jangan heran, bila kemudian banyak wisatawan mancanegara berbondong-bondong menuju negeri beribukota Addis Ababa ini.
Sepertinya Anda sudah sangat penasaran bukan? Baiklah, langsung saja simak pesona empat tempat wisata di Etiopia yang bisa dijadikan tujuan berlibur Anda nantinya. Simak ulasannya berikut ini.

Danakil Depression
Tempat wisata ini memiliki nama beraura negatif. Danakil Depression menjadi tempat terpanas di Etiopia sekaligus dunia. Bayangkan saja, suhu normalnya berada di atas 35 derajat Celcius setiap harinya. Anda bisa menyaksikan keunikan geologi yang diisuguhkan.
Dahulu kala, area Danakil Depression merupakan gunung berapi berstatus aktif. Namun, pada saat ini hanya gundukan batu-batu berwarna kuning saja yang tersisa. Suhu air area sangat tinggi disertai kadar garam menyerupai Laut Kaspia. Dari informasi yang diperoleh, ada salah seorang turis meninggal dunia karena terlalu lama berada di tempat ini. Mengerikan, namun menarik bukan?
 

Kota Harar, Memberi Makan Hyena
Harar adalah kota yang pernah menjadi saksi kejayaan kaum Muslim sekitar abad ke-16. Dimana sangat banyak bangunan kuno sisa-sisa kebudayaan Islam berdiri kokoh, termasuk 99 Masjid megah di kota ini. Ketika malam tiba, biasanya Hyena muncul di sekitar area bangunan kuno tersebut. Banyak orang beranggapan Hyena adalah hewan licik dan liar.
Tak perlu takut, Hyena di kota ini sudah bersahabat dengan manusia. Anda bahkan bisa mendatangi kawanan Hyena dan memberi mereka makan pada malam hari. Melihat fenomena tersebut, pemerintah setempat menjadikan wilayah kota Harar sebagai tempat wisata bagi para turis. Anda bisa merasakan sensasi menyuapi Hyena langsung dengan tangan, layaknya Anda memberi makan kucing peliharaan Anda.

Blue Nile Waterfall
Ketika berada di Etiopia, jangan lupa mampir ke air terjun Blue Nile. Saat musim kemarau, air berwarna kecoklatan yang jatuh ke jurang akan berubah menjadi putih bersih dan semakin menakjubkan. Panjang air terjun ini berkisar 400 meter dengan kedalaman 45 meter. Perlu effort lebih agar Anda bisa menikmati keindahan Blue Nile, lantaran lokasinya yang berada di pedalaman.

Fasil Ghebbi
Merupakan kota kuno abad ke-17 yang digunakan Raja Fasilides beserta keluarganya. Fasil Ghebbi dikelilingi tembok setinggi 900 meter. Di dalamnya, Anda bisa menyaksikan istana sebagai tempat tinggal sang raja, gereja beserta bangunan unik lain perpaduan budaya Hindu dan Islam. Kota ini terbengkalai sejak kerajaan Etiopia runtuh. Selain itu, Anda juga bisa menikmati beberapa bangunan kuno seperti Aksum, Tiya dan masih banyak lagi. Bangunan-bangunan tersebut masih terawat dengan baik.

SHARE