La Cite Du Vin, Surganya Para Pecinta Wine - Male Indonesia
La Cite Du Vin, Surganya Para Pecinta Wine
MALE ID | Relax

Jika ditanya mengenai salah satu negeri penghasil wine ternikmat di dunia, mayoritas pecinta wine akan menyebutkan nama satu negara: Prancis. Tepat, wine merupakan minuman kebanggan warga negerinya Napoleon Bonaparte tersebut. Oleh karenanya timbul stigma, bahwa wine merupakan minuman utama bagi orang Prancis setelah air putih (l’eau mineral), akibat tingkat kecanduan mereka yang tinggi.

Male IndonesiaPhoto by Andrea Piacquadio from Pexels

Wine adalah minuman beralkohol dengan citarasa tinggi yang terbuat dari fermentasi anggur serta buah-buahan lain. Sejatinya, berbagai negara seperti Italia, Spanyol, Jerman dan Amerika Serikat juga memproduksi minuman ini, namun entah mengapa justru Prancis-lah yang ditahbiskan sebagai produsen utama wine di dunia.

Sekarang, apakah anda adalah seorang pecinta wine sejati? Jika iya, maka ada baiknya anda meluangkan waktu sejenak terbang ke Prancis dan berkunjung ke kota Bordeaux. Sebab, selain dikenal sebagai salah satu kota penghasil wine dengan citarasa istimewa, di kota ini juga terdapat sebuah taman bermain yang bakal memanjakan anda, para pecinta wine. Taman bermain itu adalah La Cite Du Vin.

La Cite Du Vin, jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia berarti kota anggur. Sebuah bangunan yang merupakan perpaduan antara museum dan ruang pameran. La Cite Du Vin secara resmi dibuka untuk umum pada 1 Juni 2016, dimana terdapat koleksi 800 jenis wine dari 70 negara dipamerkan. Lokasinya berada di tepi sungai Garonne, Bordeaux.

Perancang bangunan ini tidak lain adalah arsitek asal kota Paris Anouk Legendre dan Nicolas Desmazieres. Dengan struktur bangunan museum melambangkan pusaran anggur yang bergerak dalam gelas, sedang setiap sisinya dipenuhi kaca mengkilap.

Di sini juga didirikan sebuah auditorium dengan kapasitas 250 kursi yang dapat digunakan untuk menggelar konser, pemutaran film serta konferensi. Bila anda ingin membeli souvenir, tak perlu khawatir. Bangunan yang terdiri dari 10 lantai ini memiliki toko yang menjual buku, kado spesial serta pernak-pernik berbau wine.

Untuk menjelajahi La Cite Du Vin, anda cukup merogoh kocek sebesar US$ 22 atau berkisar 350 ribu rupiah. Sebuah angka yang sepadan dengan petualangan surga wine, dimana anda akan diajak menikmati pemandangan kebun anggur, berinteraksi dengan para ahli wine hingga mencicipi wine terbaik dari berbagai penjuru di muka bumi ini.

SHARE