Khawatir Privasi WhatsApp, Bisa Pakai Aplikasi Ini - Male Indonesia
Khawatir Privasi WhatsApp, Bisa Pakai Aplikasi Ini
MALE ID | Digital Life

WhatsApp sedang menjadi sorotan karena pembaruan aturan kebijakan data privasi. Dalam pembaruan tersebut, pengguna “dipaksa” untuk menyetujui kebijakan di mana pihak WhatsApp akan membagikan data-data pengguna ke perusahaan induknya, yaitu Facebook serta afiliasinya. Bila tidak setuju, pengguna tidak dapat menggunakan WhatsApp untuk chatting atau telepon.

Photo by Anton from Pexels

Kebijakan baru ini tentu membuat privasi setiap individu terganggu dan menimbulkan perasaan tidak aman, oleh karena itu banyak orang yang kemudian mulai mencari platform alternatif lain yang menawarkan privasi dan keamanan lebih baik daripada WhatsApp.

Jika Anda salah satunya yang mempertimbangkan untuk bermigrasi ke aplikasi perpesanan lain, berikut ini adalah aplikasi alternatif yang bisa dipertimbangkan untuk dipakai.

Telegram
Telegram merupakan aplikasi perpesanan Multi-platform besutan Pavel Durov, seorang pengusaha asal Rusia. Aplikasi ini diluncurkan di OS Android pada 2013 silam, dan kini memiliki sekitar 200 juta lebih pengguna. 

Fungsi dari Telegram terbilang sama seperti aplikasi perpesanan lainnya. Dilengkapi dengan fitur mengirim pesan, membuat percakapan grup, menelpon kontan, mengirim file dan gambar, dan dilengkapi dengan stiker.

Melansir Android Authority, Telegram diklaim mengedepankan fitur privasi pengguna, yang memastikan data pengguna di enkripsi oleh pihaknya, untuk menghindari dari peretasan baik dari pihak peretas perorangan hingga pemerintahan. 

Signal
Popularitas Signal dinilai meningkat usai cuitan CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk. Dia menyarankan orang-orang mulai menggunakan Signal. Signal adalah aplikasi perpesanan dan obrolan suara gratis yang berfokus pada privasi. Signal dapat digunakan pada smartphone Apple, Android, dan melalui desktop.

Setiap orang hanya membutuhkan nomor telepon untuk bergabung. Setelah bergabung, pengguna dapat mengirim pesan teks atau melakukan panggilan suara atau video, baik satu lawan satu atau dalam grup dan menggunakan reaksi emoji atau stiker seperti di aplikasi lain.

Line
Line adalah salah satu media perpesanan yang cukup populer karena stickernya. Line sendiri mengalami masa-masa emas di Indonesia di tahun sebelumnya. Laporan perusahaan mencatat ada sekitar 38 juta pengguna aktif bulanan (MAU) di Indonesia.

Sayangnya, jumlah ini terus menurun hingga 13 juta MAU di kuartal ketiga 2020. Indonesia sendiri menjadi bagian dari pasar kunci bagi Line bersama dengan Jepang, Thailand, dan Taiwan.

Jepang masih menjadi penyumbang besar MAU bagi media sosial ini. Line memiliki popularitas yang cukup dikenal di Indonesia, dan sudah cukup lama Line juga menjadi layanan perpesanan yang digunakan masyarakat Indonesia baik sebagai alternatif maupun utama.

BiP
Aplikasi BiP adalah layanan perpesanan asal Turki (Turkcell) yang dikembangkan oleh BiP A.S. sejak 2013. Tercatat, aplikasi BiP sudah diunduh lebih 50 juta lebih pengguna. Melansir dari Daily Sabah, sekitar 2 juta pengguna per hari telah mengunduh aplikasi BiP selama beberapa hari terakhir.

Aplikasi BiP tersedia di ponsel ataupun website yang memungkinkan pengguna dapat melakukan panggilan suara atau video HD dengan maksimal hingga 10 orang. Aplikasi ini juga menyediakan layanan agar pengguna berbagi gambar, video, dan lokasi.

Bahkan, BiP mengklaim dapat menyediakan fitur terjemahan sebanyak 106 bahasa. Pengguna cukup tulis pesan dalam bahasa lokal dan pesan tersebut akan diterjemahkan secara otomatis ke ponsel teman pengguna.

Palapa
Palapa merupakan aplikasi chatt asal Indonesia yang dikembangkan menggunakan system dari Signal. Xecure IT, pengembang dari aplikasi Palapa menyatakan bahwa aplikasi ini dirancang dengan menutamakan privasi dan keamanan di atas segalanya.

Palapa dilengkapi berbagai modul seperti fitur tanda tangan elektronik dan secure data exchange. Palapa dirancang dan dibangun dengan fungsi dasar anti hijacking, secure chat, secure voice/video call, dan penyimpanan data terenkripsi. Sama seperti Signal, Palapa hanya menyimpan nomor HP pengguna.

SHARE