Fakto-Faktor yang Menyebab Libido Seseorang Tinggi - Male Indonesia
Fakto-Faktor yang Menyebab Libido Seseorang Tinggi
MALE ID | Sex & Health

Meskipun libido rendah menjadi perhatian banyak orang, orang lain mungkin bertanya-tanya mengapa libido mereka selalu begitu tinggi. Secara keseluruhan, libido adalah perasaan yang sangat individual, dan tidak ada yang namanya "terlalu terangsang". 

Photo by W R from Pexels

Tidak ada salahnya sering merasa terangsang. Faktanya, dorongan seks yang sehat dan kehidupan seks penting untuk kesehatan dan kualitas hidup secara keseluruhan. "Seksualitas adalah normal dan sehat, dan berhubungan seks dalam jumlah berapa pun merupakan kontributor positif bagi kesehatan mental dan fisik," kata terapis seks, Stray Conger dalam laman Mindbodygreen.

Beberapa orang secara alami akan memiliki dorongan seks yang lebih tinggi daripada yang lain, yang hanya menjadi masalah jika mengganggu individu tertentu yang mengalaminya. Jika keinginan Anda mengganggu kemampuan Anda untuk fokus dalam kehidupan sehari-hari, berikut adalah beberapa penyebab potensial dan cara mengeluarkan energi seksual tersebut.

Alkohol
Secara umum, banyak orang merasa bahwa alkohol dapat membuat mereka merasa lebih terangsang. Konon, hubungan antara alkohol dan dorongan seks itu rumit. Sebuah tinjauan tahun 1995 yang diterbitkan dalam jurnal Recent Developments in Alcoholism mengatakan, "Konsumsi alkohol meningkatkan hasrat, gairah, dan kesenangan seksual subyektif bagi banyak orang, meskipun hal itu menurunkan gairah fisiologisnya."

Selain efek fisiologisnya, penurunan hambatan yang kadang-kadang dihasilkan oleh alkohol juga dapat membuat orang lebih terbuka terhadap seks daripada biasanya saat tidak mabuk.

Sering Onani atau Bermasturbasi
Sering bermasturbasi dapat meningkatkan libido baik secara langsung maupun tidak langsung. "Ketika kita mengabaikan dorongan tubuh dan isyarat gairah terlalu lama karena gangguan, stres, atau kurangnya pasangan, isyarat itu mulai tidak aktif," Stray Conger menjelaskan. 

Jadi, semakin sering seseorang melakukan aktivitas seksual dalam bentuk apa pun, termasuk masturbasi, semakin mudah untuk terangsang secara fisiologis. Secara lebih langsung, seksolog Jordin Wiggins, ND mengatakan, "Itu juga dapat meningkatkan pelepasan hormon, seperti dopamin dan testosteron." 

Meskipun masturbasi sering kali merupakan olahraga tunggal, hal itu juga dapat membantu meningkatkan kesenangan bersama pasangan. "Individu yang bermasturbasi sering tahu apa yang mereka sukai dan bagaimana mengkomunikasikannya kepada pasangannya, oleh karena itu, terbuka tentang kepuasan yang lebih besar dalam hubungan bisa menjadikan seksual yang lebih baik," kata Wiggins. 

Musim 
Perubahan mood yang dipicu oleh perubahan musim juga bisa memengaruhi gairah seks. "Jika Anda adalah seseorang yang mengalami depresi musiman, Anda mungkin juga melihat penurunan libido selama masa-masa ini, dan bisa juga sebaliknya," kata Wiggins. 

Sementara kebanyakan orang mengasosiasikan gangguan afektif musiman dengan musim dingin, gejalanya juga dapat terjadi di musim panas. Menurut psikiater Roxanna Namavar, DO, gangguan afektif musiman adalah respons terhadap perubahan cuaca dan sinar matahari yang drastis yang terjadi pada akhir musim gugur dan akhir musim semi.

Hormon
Ketika memikirkan tentang hormon dan dorongan seks, testosteron sering muncul di benak Anda. Memang, testosteron terkait dengan fungsi dan hasrat seksual lintas jenis kelamin, dan ketika testosteron Anda tinggi, libido Anda mungkin juga lebih tinggi.

Banyak faktor gaya hidup dan proses tubuh yang dikaitkan dengan peningkatan testosteron, seperti olahraga teratur atau pubertas, di antara banyak lainnya.

Sementara testosteron dikaitkan dengan libido, Jordin Wiggins mengatakan itu lebih bernuansa dari itu. Baik estrogen dan progesteron juga memengaruhi libido. "Estrogen lebih jelas terkait dengan gairah fisiologis (aliran darah ke alat kelamin)," katanya.

Di luar itu, Wiggins mengatakan penting juga untuk melihat hormon yang berkontribusi pada kesenangan, koneksi, dan gairah, seperti dopamin dan oksitosin. Hormon-hormon ini cenderung berkobar saat Anda berada di puncak romansa, itulah sebabnya libido terkadang tampak lebih tinggi pada awal hubungan baru.

SHARE