Menjelajah Perjalaan Pemutar Musik Portabel - Male Indonesia
Menjelajah Perjalaan Pemutar Musik Portabel
MALE ID | Digital Life

Beberapa tahun lalu, mantan eksekutif Apple yang berada di tim di balik desain dan pengembangan iPhone pertama mengungkap daftar hal-hal yang menginspirasi produk andalan Apple. Di antara hal-hal lain seperti The Beatles, 2001: A Space Odyssey karya Stanley Kubrick, salah satu dari sedikit gadget dalam daftar adalah Sony's Walkman. 

Photo by Stas Knop from Pexels

Sony Walkman adalah pembawa obor musik portabel selama bertahun-tahun, tetapi kemudian teknologi memiliki sedikit waktu untuk nostalgia dan berkembang dengan sangat cepat. Setelah Walkman, muncullah Discman, yang digantikan oleh pemutar MP3, yang pada gilirannya menyebabkan lahirnya iPod, yang merupakan asal-usul iPhone. Pemutar musik portabel dalam bentuk apa pun telah menjadi bagian dari budaya populer selama lebih dari empat dekade.

Walkman
Mengutip laman Gadgetsnow, semuanya dimulai dengan Sony Walkman diperkenalkan kepada dunia pada tanggal 1 Juli 1979, dan itu mungkin salah satu gadget gaya hidup pertama. Kaum milenial mungkin tidak bisa memahami fenomena tersebut, dan itu benar-benar fenomena yang berlangsung selama hampir dua dekade. 

Pada zamannya, Walkman adalah perangkat yang dibawa oleh orang-orang keren dan sesuatu yang diinginkan semua orang. Sony menjual lebih dari 400 juta unit Walkman dan secara resmi menghentikannya pada tahun 2010. Sementara sejumlah merek membuat pemutar kaset audio portabel, semuanya disebut sebagai Walkman.

Discman
Lima tahun setelah meluncurkan Walkman, Sony memperkenalkan Discman, pemutar CD portabel. The Discman datang jauh dari popularitas Walkman karena CD mahal untuk dibeli dan tidak praktis untuk dibawa-bawa. 

Meskipun CD ada untuk beberapa waktu, mereka tidak pernah benar-benar mencapai popularitas kaset audio yang sangat besar. The Discman, secara teori, seharusnya versi Walkman yang lebih keren tetapi penjualannya tidak pernah benar-benar mencapai puncaknya.

Era MP3
Perusahaan Korea Selatan Saehan Information Systems meluncurkan pemutar MP3 pertama di dunia. Pemutar MP3 berbasis flash hadir dalam kapasitas 32MB dan 64MB, yang berarti Anda dapat menyimpan 6 atau 12 lagu di dalamnya. Itu juga memiliki layar LCD yang memberi tahu pengguna lagu apa yang sedang diputar. 

Samsung juga terjun ke dalam cincin MP3 pada tahun 1999 dengan meluncurkan Yepp, rangkaian pemutar musik portabelnya. Kabarnya, Yepp berarti "orang muda, energik, dan bersemangat", Samsung tidak pernah mengkonfirmasi akronimnya. 

Merek lain seperti Creative juga bergabung dengan kereta musik MP3. Saat orang-orang semakin berpindah ke dunia digital dan tidak ada ruang untuk dunia Disman dan Walkman. Pemutar MP3 telah tiba, tetapi hingga tahun 2001 popularitasnya menurun.

Apple iPod
“Anda dapat memasukkan seluruh perpustakaan musik di saku Anda,” kata Steve Jobs saat memperkenalkan iPod pada tahun 2001. 

Kapasitas penyimpanan, bagaimanapun, bukanlah inti pembicaraan iPod. Itu adalah desain yang ramping dan kemudahan penggunaan yang membuat iPod sangat populer. Dalam 14 bulan pertama sejak peluncurannya, Apple telah menjual hampir 600.000 iPod. 

Pada tahun 2003, iTunes Music Store menjadi online dan iPod benar-benar mulai terbang kepasaran. Apple membuat beberapa iterasi desain ke iPod dan merilis model baru hampir setiap tahun. Pada tahun 2004 saja, Apple telah menjual hampir 8,2 juta unit iPod. 

IPod merevolusi pemutar musik portabel, seperti yang dilakukan Sony dengan Walkman. Meskipun Samsung telah meluncurkan telepon pertama, SPHM100 pada tahun 2000 yang datang dengan pemutar MP3 internal, tapi tidak bisa menyainginya. iPod adalah simbol status.

Revolusi Smartphone
Awalnya, seluruh proses mentransfer lagu di ponsel tidak praktis, tetapi ponsel yang terinspirasi MP3 cukup populer. Sony juga memiliki rangkaian yang disebut Walkman untuk ponsel. Samsung terlalu bertaruh besar pada ponsel berbasis musik. Tapi semuanya berubah saat aplikasi membanjiri ponsel. 

Berkat kecepatan internet yang lebih cepat, Anda tidak perlu mengunduh lagu lagi dan menyimpannya di ponsel. Aplikasi streaming musik, fenomena yang baru, kini telah mengubah cara orang mendengarkan musik saat dalam perjalanan. 

Peran Headphone dalam Musik Portabel 
Headphone juga telah berkembang pesat dan telah mengubah cara orang mengonsumsi musik. Inovasi pada headphone, earphone, dan earbud nirkabel membuat orang lebih suka mengandalkan ponsel cerdas mereka untuk mendengarkan musik. Dari AirPods hingga teknologi peredam bising yang telah berkembang membuatnya lebih mudah untuk mendengarkan musik saat dalam perjalanan.

SHARE