Sikap Ini Bisa Pengaruhi Pikiran dan Hati Orang - Male Indonesia
Sikap Ini Bisa Pengaruhi Pikiran dan Hati Orang
MALE ID | Relationships

Jika Anda ingin meyakinkan seseorang tentang sesuatu, berbicaralah dengan suara rendah. Suara bernada rendah memiliki pengaruh kuat saat Anda mencoba membuat mereka setuju dengan pernyataan Anda.

Male IndonesiaPhoto:Pexels.com

Selain itu ada pula cara yang bisa Anda lakukan untuk memengaruhi pikiran dan hati orang, tanpa perlu Anda berkata sepatah kata pun kepadanya. Misalnya melalui sikap atau bahasa tubuh seperti di bawah ini, yang mungkin pernah Anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Berdiri di Hadapan Audiens

Ketika aktivitas Anda selalu berhadapan dengan audiens, maka Anda bisa memilih posisi berdiri atau duduk di depan mereka. Dalam hal ini, posisi berdiri lebih disarankan. Karena gerakan tubuh Anda akan terlihat lebih baik saat berdiri

Berdiri di depan audies, dilansir dari brightside, berarti juga memberikan kesempatan kepada mereka untuk melihat seluruh tubuh Anda. Ini menyiratkan bahwa Anda tidak menyembunyikan apa pun di hadapan mereka. Ini juga memengaruhi pikiran dan hati audiens menjadi tetap tenang dan fokus memerhatikan apa yang hendak Anda sampaikan.

Memiringkan Kepala

Sedikit memiringkan kepala dapat membantu Anda memenangkan kepercayaan dari seseorang. Bahasa tubuh seperti ini menunjukkan bahwa Anda tertarik pada orang itu atau pada sesuatu yang mereka bicarakan.

Jika orang itu kemudian juga memiringkan kepalanya, ubahlah topik pembicaraan. Kalau mereka masih tetap memiringkan kepala, itu berarti mereka tertarik pada Anda, bukan pada hal yang Anda bicarakan.

Menyejajarkan Diri

Di masa lalu, tinggi badan menunjukkan status orang. Inilah mengapa ketika itu orang akan melepas topi atau menundukkan kepala agar menjadi lebih pendek dan sebagai bentuk penghormatan kepada orang di hadapannya.

Jadi, jika ingin menciptakan suasana yang positif, Anda harus bisa menyejajarkan diri dengan orang lain. Saat Anda duduk dan ada tamu, berdirilah dan lakukan kontak mata. Atau jika Anda berbicara dengan seorang anak, duduklah agar sejajar dengan tinggi mereka.

Cara Berpakaian

Saat Anda akan melakukan wawancara kerja atau ke pertemuan penting, disarankan tidak mengenakan pakaian yang menutupi dada dan leher Anda.

Karena menurut mantan agen FBI Joe Navarro, pakaian ini membuat orang merasa ada yang disembunyikan. Itu sebabnya para politisi kerap memilih jas dengan kancing rendah yang terkesan jujur.

Memegang Sesuatu di Tangan Kiri

Pakar etiket, Myka Meier pernah memerhatikan gaya orang-orang bangsawan. Menurutnya, ketika mereka memasuki sebuah gedung atau saat menghadiri suatu acara, mereka kemudian memegang barang-barangnya di tangan kiri.

Ini dimaksudkan untuk membebaskan tangan kanan mereka ketika hendak berjabat tangan dengan seseorang. Inilah yang dilakukan Putri Diana dan Meghan Markle (istri Pangeran Harry).

Kontak Fisik

Menyentuh dan memeluk terkesan lebih provokatif, dan cara yang kuat untuk memengaruhi seseorang. Jika seseorang menyentuh bahu Anda, kemungkinan besar Anda akan bertemu lagi dengannya karena Anda akan merasakan hubungan dengannya.

Banyak orang-orang terkenal menggunakan pelukan dan kontak fisik agar menjadi lebih dekat dengan seseorang. Namun ada hal penting perlu diingat. Misalnya, menyentuh bahu seorang teman dapat dipahami sebagai dukungan, agresi, atau minat. Tetapi penting Anda perhatikan reaksi orang tersebut. Pertimbangkan juga perbedaan budaya atau status sosial mereka.

Ingat, bagi sejumlah orang, berpelukan dan kontak fisik dengan orang lain mungkin tidak membuatnya nyaman dan tidak disukainya. Maka gantilah dengan senyuman dan awali pembicaraan dengan nada suara yang lembut.

SHARE