Lea, PDKT Jangan Terlalu Mengumbar Citra Diri - Male Indonesia
Lea, PDKT Jangan Terlalu Mengumbar Citra Diri
MALE ID | Women Chat

Beragam motivasi seseorang khususnya wanita untuk bisa berkarir di dunia modeling. Salah satunya Lea, wanita yang sedang meniti karir di dunia modeling ini mengaku termotivasi ke dunia modeling karena bisa mendapatkan pengetahuan baru, teman, dan keseruan yang menurutnya tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.


Photo: doc. pribadi

Berawal dari posting-an foto di akun Instagramnya @nurul2120, Lea justru tak sengaja terjun ke dunia model. Sebuah agency model menawarinya untuk ikut pagelaran show dengan serangkaian audisi, pembekalan berkalan di catwalk, dan lain sebagainya.

"Waktu itu masih sekolah, enggak ada pikiran untuk ke dunia model, enggak sama sekali. Pokoknya dulu belejar, belejar, dan belajar. Karena masih sekolah kan. Pas ikut tawaran model itu, jadi termotivasi dan ngerasain serunya," cerita Lea.

Selain berpose di depan kamera dan berlenggak-lenggok di atas catwalk, kata Lea, saat terjun di dunia modeling ternyata banyak hal yang bisa ia dapatkan, salah satunya adalah belajar public speaking. "Terus misalkan kalau di satu tempat jobs gitu, banyak temen baru gitu, buat aku itu seru banget," ucap wanita asal Rembang, Jawa Tengah itu.


Photo: doc. pribadi

Selain itu, kecintaannya terhadap anime membuat dirinya ingin mencoba sesi foto dengan kostum karakter anime (cosplayer). "Pengen juga sih, cuman enggak tahu deh cocok apa enggak," ungkap mahasiswi yang sedang menyelesaikan masa kuliahnya di salah satu universitas di Surabaya itu.

Disinggung soal asmara, Lea mengaku belum berpikiran untuk menjalin hubungan dengan seorang pria. Pasalnya, selain malas untuk terikat, juga belum ada pria yang menurutnya menarik. "Yang deket masih gitu-gitu aja, cara pendekatan atau PDKT-nya ngebosenin," kata dia. "Terus alasan lainnya juga pernah gagal dan sempat ketipu juga gitu sama cowok," lanjutnya.


Photo: doc. pribadi

Karena pengalamannya itu, ia lebih memilih berhati-hati untuk membuka hati lagi. Sehingga ia memilih untuk menjomblo hingga masa kuliah selesai. "Kalau misalkan sendiri (jomblo) dibilang enggak bahagia, enggak juga. Justru aku masih bisa eksplore dunia luar, yang tadinya enggak tahu jadi tahu, yang enggak bisa jadi bisa," tuturnya.

Saat PDKT Jangan Terlalu Banyak Citra Diri
Terkadang untuk menarik perhatian wanita, pria mengeluarkan atau menceritakan semua apa yang mereka punya termasuk materi dan prestasi. Bahkan melebih-lebihkan karir yang ia miliki. Namun seorang wanita sebenarnya tidak melulu terimpresi dengan hal-hal seperti itu. Sikap dan karisma seorang pria adalah yang lebih disukai wanita.


Photo: doc. pribadi

Lea sendiri mengakui, bahwa saat pendekatan atau PDKT, seorang pria sebaiknya menahan diri untuk tidak mencitrakan dirinya sendiri dengan terlalu banyak cerita soal pekerjaan, karir, dan penghasilan yang dimilikinya. 

"Jatuhnya bikin risih. Banyak sebenarnya yang seperti itu, bikin males. Orang enggak ditanya malah kayak gitu. Malah bakal aku jauhin orang (pria) seperti itu," ucap Lea.

Lebih baik, kata Lea, jangan membicarakan terlalu banyak soal diri sendiri dulu saat PDKT. Jika tidak ditanya lebih dulu oleh wanita yang sedang didekatinya, lebih baik jangan terlalu banyak mengumbar soal diri sendiri yang kemudian akan terlihat seperti pria sombong.


Photo: doc. pribadi

"Kalau misalnya memang untuk jenjang yang serius (jangka panjang), bukan sekadar pacaran, boleh untuk diceritakan semuanya. Bukan cuma karir atau penghasilan saja, tetapi juga baik buruknya perlu diceritakan," terang Lea. "yang terpenting (diawal) itu, punya sikap yang baik, cerdas, tanggung jawab, dan bisa menerima," tambahnya.

Selain itu, menurut Lea, teknik tarik ulur saat PDKT kepada seorang wanita masih berlaku. Bersikap santai itu perlu, agar wanita semakin menjadi penasaran. "Jangan terlalu mengejar banget, jangan terlalu sok, dan terlalu cuek juga. Santai saja," tandas wanita yang hobi nonton film dan main bowling itu.

SHARE