Tips Agar Suara Anda Terdengar Lebih Berat - Male Indonesia
Tips Agar Suara Anda Terdengar Lebih Berat
MALE ID | Relationships

Setiap pria punya gagasan sendiri tentang arti menjadi lelaki. Bagi beberapa orang, ini menyangkut kepercayaan diri. Bagi lainnya, ini tentang bagaimana mereka bersikap dan berpenampilan di muka umum. Misalnya, kesan pertama yang mereka tampilkan adalah suara.

Male IndonesiaPhoto:pexels.com

Bagi sejumlah pria, suara bisa menjadi masalah karakteristik jika nadanya tidak terdengar dalam (berat). “Suara yang dalam biasanya dikaitkan dengan pria sejati. Terkadang perspektif kejantanan pria mengandalkan penggambaran suara laki-laki sebagai suara yang lebih dalam,” kata Vinny Raval, ahli terapi bicara dan bahasa dan sutradara di The Speech Coach.

Tentu saja pendapat tersebut bertumpu pada logika internal yang menganggap bahwa terlihat maskulin adalah baik. Sebaliknya, jika pria memiliki suara bernada tinggi yang ditafsirkan terdengar feminin, dianggap sebagai hal yang inheren negatif. Stereotip ini lumrah terjadi di tengah masyarakat yang semakin progresif.

“Karena stereotip masyarakat, suara pria yang lebih dalam juga dikaitkan dengan kontrol dan ketulusan. Ini  aspek yang diasosiasikan secara bias dengan karakteristik laki-laki,” kata Raval.

Penelitian juga menunjukkan bahwa wanita cenderung lebih tertarik pada pria dengan vokal yang lebih dalam (berat). Ini mungkin alasan yang ketinggalan zaman tetapi masih tersirat hingga kini.

Meskipun tidak mungkin untuk mengubah suara Anda secara permanen tanpa intervensi medis, namun ada serangkaian latihan yang dapat dilakukan pria untuk berbicara dengan nada terdengar berat.

Raval menyarankan, bagi yang ingin mengkalibrasi ulang nada atau register vokal harus terlebih dahulu meminta bimbingan dari terapis bicara atau pelatih suara, untuk menghindari kerusakan pita suara secara tidak sengaja. Berikut ini ada beberapa latihan ringan untuk membuat suara pria terdengar lebih berat, dilansir dari menshealth.

Pernapasan Diafragma

Cara Anda biasanya bernapas mungkin memengaruhi bunyi suara Anda. Coba tarik napas dalam-dalam melalui hidung, bawa udara masuk dan turun sejauh mungkin. Lalu sambil menghembuskan napas perlahan, katakan sesuatu. Anda akan merasakan getaran saat berbicara. Teknik ini populer di kalangan penyanyi dan aktor. Mungkin dapat membantu Anda mengontrol nada suara.

Meniup Pakai Sedotan

Kita mungkin pernah iseng meniup melalui sedotan. Menurut National Center for Voice and Speech, teknik meniup lewat sedotan bisa meregangkan dan melemaskan pita suara. Ini dapat membantu membuat suara Anda lebih kuat, dan memperkecil kemungkinan menjadi.

Bersenandung

Saat Anda bersenandung, Anda menghangatkan suara Anda, yang dapat memberi Anda tingkat kendali yang lebih besar terhadapnya. Cobalah mengambil napas dalam-dalam lalu bersenandung selama mungkin. Kemudian turunkan tangga nada untuk mendapatkan nada yang lebih rendah.

Infleksi

Infleksi adalah perubahan bentuk kata yang menunjukkan berbagai hubungan gramatikal (tata bahasa). Ada tiga jenis infleksi yaitu ke atas, netral, dan ke bawah. Infleksi netral menghasilkan cara bicara yang robotik dan monoton, sedangkan infleksi ke atas dapat membuat setiap kalimat terdengar seperti pertanyaan.

Sebaliknya, menargetkan infleksi ke bawah dapat membuat suara Anda terdengar lebih dalam saat Anda mengakhiri kalimat dengan nada yang lebih rendah.

Menguap dan Mendesah

Berbicara dengan cara yang lebih bernapas dan disedot, seolah-olah seperti desahan, dapat membantu menurunkan nada suara Anda. Setelah menguap lama,Anda bisa menggunakan suara desahan untuk turun ke nada yang lebih rendah. Keuntungannya di sini adalah bahwa suara serak dan bernafas dianggap di antara yang paling seksi pada pria.

SHARE