Ita, Pengalaman Seksual Pasangan Enggak Penting - Male Indonesia
Ita, Pengalaman Seksual Pasangan Enggak Penting
MALE ID | Women Chat

Ita, begitulah panggilan akrabnya. Mungkin ia ingin dikenal dengan nama yang simpel. Dara cantik asal Bekasi ini sedang menikmati aktivitas barunya di depan kamera sebagai freelance model. 

Ita yang juga sebagai karyawan swasta di Jakarta Selatan itu mengaku, tak menyangka semenyenangkan ini di dunia foto model. Berangkat dari rasa pensaran berpose di depan kamera, akhirnya ia merasakan keseruan. 

"Awalnya aku (iseng) foto collab (kolaborasi), lama-lama banyak yang nawarin pemotretan. Seru juga, aku bisa mengekspresikan diri sendiri. Dan enggak nyangka dari dunia foto model ini aku juga bisa dapat fee. Padahal aku (ngerasanya) pas-pasan," cerita Ita kepada MALE Indonesia.

Tak dipungkiri, rasa ingin menjadi model profesional sedang menggelayutinya. Namun ia mengaku masih jauh untuk bisa menggapai impiannya itu. "Karena di luar sana banyak banget yang lebih dari aku," tuturnya singkat.

Pengalaman
Lebih lanjut, rasa canggung yang besar belum bisa mengalahkan rasa percaya diri untuk bisa foto di luar rungan (outdoor). Sehingga ia masih nyaman untuk melakukan sesi pemotretan di dalam ruangan (indoor). 

"Aku lebih suka foto indoor, mau itu seksi atau kasual atau semacamnya aku lebih pede foto indoor sih. Karena pada dasarnya aku tuh orangnya kayak enggak pede gitu sih, jadi lebih nyaman kalau di satu ruangan gitu," ungkap wanita pemilik akun @ita_sjanu itu.

"Jujur, walau aku suka foto indoor, aku belum pernah foto seksi yang benar-benar enggak pakai baju. Jadi aku lebih milih seksi tapi tetap memakai baju atau bahan di tubuh aku, entah itu lingerie atau apapaun," tambahnya.

Kendati menikmati keseruan di dunia barunya ini, Ita mengaku ada dua pengalaman yang dirasa kurang menyenangkan. Pertama, cara mengajaknya kurang sopan dan merendahkan. Alhasil tawaran itu ditolaknya. "Terus yang kedua, ada yang ngajak foto sekalian mau 'enak-enak'. Aku tolak. Bukan merasa sok suci, masa mau 'enak-enak' sama orang yang enggak ada rasa, iya kan?" ujar Ita.

Pengalaman Seksual Perlu Terbuka?
Menjalin hubungan asmara dengan pasangan perlu keterbukaan. Namun, perlukah terbuka tentang pengalaman seks di masa lalu? Dan pentingkah bagi wanita seorang pria pernah melakukan hubungan seks sebelumnya? Padahal sebenarnya kisah hubungan seksual di masa lalu merupakan privasi masing-masing orang. 

"Kalau aku ya, kalau aku pribadi sih enggak masalah (pengalaman seksual si dia), karena yang namanya cowok pasti ada nakal-nakalnya dan aku pun bukan cewek yang baik-baik banget sih, jadi ya udah enggak masalah," ujar wanita berambut lurus itu.

Lebih baik, kata Ita, pengalaman seksual seseorang simpan saja sendiri sebagai rahasia pribadi. Tidak perlu diceritakan jika pasangan wanitanya tidak memberikan pertanyaan secara detil. " Bukan hal yang penting juga sih buat aku, dan aku gak akan sampai nanya detil sama pasangan," ucapnya.

"(Dan) pasti rata-rata cowoknya gitu, nanya pernah ngapain aja dulu sama mantan? gitu kan. Kalau aku sih, kalau aku ditanyain kayak gitu ya aku bakal jawab sejujurnya, dan tanggapannya terserah dia nantinya. Terus aku juga bakal nanya tujuan dia tanya gitu apa, dan aku bakal nanya balik sih kalau kamu juga masih perjaka atau enggak?" terang Ita menambahkan.

Jadi, menurutnya saat pria melakukan pendekatan (PDKT), lebih baik jangan terburu-buru menanyakan hal sensitif seperti itu kepada wanita. Berikan waktu hingga saling merasakan kenyamanan satu sama lain. "Seiring jalannya waktu kan makin deket jadi kaya makin lama makin terbuka sendiri," tutur Ita.

Dan bagi Ita, fisik bukanlah nomor satu ketika memilih seorang pasangan. Menurutnya jika seseorang mencari fisik, pasti bakal menyesal. Alasannya, kata dia, tidak ada pria yang benar-benar bisa setia, apalagi pria itu memiliki tampang rupawan.

"Kalau udah good looking, itu udah dijamin enggak bisa setia. Jadi kalau cari fisik yang biasa-biasa aja, tapi bisa menyenangkan secara materi. Jadi kalau dia mau main-main lagi sama cewek lain, ya udah," tegas Ita. 

SHARE