Cara Terhindar dari Gejala Travel Insomnia - Male Indonesia
Cara Terhindar dari Gejala Travel Insomnia
MALE ID | Relax

Banyak orang kesulitan tidur di tempat baru yang terasa asing. Hal ini juga kerap dialami oleh orang-orang yang melakukan traveling. Tidak peduli seberapa nyaman kasur yang ada di kamar hotel Anda dan tidak peduli seberapa lelahnya tubuh, mata Anda rasanya tidak mau terpejam. Orang-orang biasa menyebut gejala ini dengan travel insomnia.

Photo by Tobias Tullius on Unsplash

Fenomena travel insomnia ternyata bukan hal yang asing. Hal ini konon karena otak menjadi lebih awas di lingkungan baru. Karena Anda belum berasa terbiasa dan menyesuaikan diri dengan tempat Anda tidur, otak akan membuat peringatan secara otomatis kalau-kalau ada potensi bahaya di sekitar. Inilah yang membuat Anda jadi lebih sering terbangun dan durasi tidur menjadi pendek.

Meskipun jarang disebutkan, tapi tidak ada yang bisa membantah bahwa kualitas tidur sama pentingnya dengan kualitas makanan yang kita makan. Saat dalam perjalanan, kita tidak tahu apakah hotel yang kita tinggali akan berisik atau tidak. Kadang ada penghuni lain yang mendengkur atau mungkin mengigau. Keadaan ini jelas akan mengganggu Anda selama perjalanan.

Lantas bagaimana caranya menyiasati masalah ini? Mengutip dari berbagai sumber berikut ini cara agar Anda bisa terhindari dari travel insomnia dan membuat kualitas tidur Anda menjadi lebih baik saat traveling.

Sesuaikan Jadwal Tidur
David Hamer, direktur Klinik Perjalanan Pusat Medis Boston, menyarankan para traveler untuk tetap terjaga sampai waktu tidur setempat. Anda mungkin akan mengalami ketidaknyamanan pada satu atau dua hari pertama, tetapi selanjutnya Anda akan menikmati bioritme itu.

Hamer juga menyarankan agar sebelum berangkat, Anda harus mulai menyesuaikan jadwal tidur dengan tujuan destinasi. Ini mungkin tidak berpengaruh pada perjalanan lintas samudra, tetapi bisa efektif untuk perubahan zona waktu beberapa jam.

Gunakan Alat Pendukung
Penutup mata, headphone atau penggunaan selimut mungkin bisa membantu Anda lebih rileks. National Sleep Foundation merekomendasikan penggunaan selimut kecil selama perjalanan, dan mungkin bisa membawa selimut kesayangan agar Anda merasa nyaman dan terasa di rumah.

Pola Makan
Hal selanjutnya yang bisa Anda lakukan untuk menyingkirkan masalah sulit tidur dalam perjalanan adalah dengan mengatur pola makan. Pastikan nutrisi Anda tercukupi sebelum Anda melakukan perjalanan. Traveling adalah kegiatan yang melelahkan. Tanpa tidur dan makanan yang bergizi, Anda mungkin akan kelelahan bahkan sakit.

SHARE