Tips Mencapai Orgasme Non-ejakulasi Berulang Kali - Male Indonesia
Tips Mencapai Orgasme Non-ejakulasi Berulang Kali
MALE ID | Sex & Health

Jika beberapa wanita bisa mengalami beberapa kali orgasme dengan cukup mudah, namun bagi pria agak lebih rumit dikarenakan periode refraktori yang mengganggu.

Male IndonesiaPhoto:Pexels.com

Menurut seksolog, arti orgasme dengan ejakulasi tidaklah sama bagi pria. “Orgasme adalah bagian dari pengalaman seksual yang terjadi antara dua dan tujuh detik sebelum ejakulasi. "Ini menggabungkan peningkatan kepekaan seluruh tubuh, mempercepat nafas, dan banjir sensasi melalui skrotum dan penis,” kata Ava Cadell PhD, seorang seksolog di Los Angeles.

Sedangkan ejakulasi, lanjut dia, adalah langkah terakhir dari stimulasi dan melibatkan pelepasan air sperma, serta neurotransmiter yang akan mengirim tubuh ke “mode istirahat dan pemulihan” atau periode refraktori.

Meski hampir tidak mungkin pria mengalami beberapa kali orgasme dan ejakulasi tanpa periode refraktori, namun bisa mencapai klimaks beberapa kali meski tidak mengeluarkan sperma. Teknik ini dikenal sebagai multi orgasme non-ejakulasi atau NEMO, dengan cara penguatan dasar panggul Anda.

"Tradisi Tao memiliki metode untuk mengembangkan kemampuan ini, serta beberapa aliran yoga dari India, Tibet, dan China," jelas Kenneth Play, seorang ahli seksolog, dilansir dari menshealth.

Tradisi tersebut, kata dia, dipraktikkan untuk mempertahankan energi dan kewaspadaan serta mengarahkannya. Hanya butuh latihan rutin. Manfaatnya untuk menghindari periode refrakter dan tetap terangsang selama bercinta, baik secara seksual, emosional atau fisik.

Jika sebagian besar wanita bisa mengalami multi orgasme, maka dengan cara itu memungkinkan pria mampu mengimbangi pasangannya.

Lantas bagaimana agar pria mengalami orgasme non-ejakulasi berulang kali? Ini tentang mengendalikan dasar panggul Anda. Menurut seksolog Yvonne K Fulbright, Anda dapat melakukannya dengan latihan senam kegel, yang memperkuat otot dasar panggul dan kemampuan Anda untuk mengontrol respons orgasme dan ejakulasi saat gairah puncak.

Otot pubococcygeus (PC) Anda, yang membentang dari tulang kemaluan hingga tulang ekor, akan mengontrol ejakulasi. Jika Anda dapat menahan diri dari ejakulasi setelah orgasme, Anda akan cenderung melewatkan periode refraktori dan mengalami orgasme lagi, lagi, dan lagi.

Senam kegel untuk mengencangkan otot PC bisa dilakukan ketika Anda mengontrol aliran urin saat buang air kecil. Mengontraksikan otot tersebut selama 10 detik juga bisa dilakukan sambil duduk di mobil.

Cara Lain

Jika Anda kesulitan menunda kepuasan, berganti posisi saat berhubungan seks juga bisa membantu mengontrol ejakulasi dan ereksi.

Terapis seks Jane Greer menyarankan untuk mencoba posisi seks di mana Anda dapat dengan mudah “berdiri dan menarik diri sebelum ejakulasi”. Dengan begitu, Anda bisa mengencangkan otot tepat sebelum titik ejakulasi sehingga Anda dapat mengalami orgasme tanpa ejakulasi.

Dalam Buku The Multi-Orgasmic Man: Sexual Secrets Every Man Should Know, penulis

Mantak Chia dan Douglas Abrams memaparkan tentang pentingnya pernapasan dalam perut atau pernapasan diafragma sebagai kunci mengontrol ejakulasi.

Saat bercinta, laju napas biasanya meningkat, detak jantung pun demikian. Karena itu, Anda perlu mengatur napas panjang dan pendek.

Cara melatih pernapasan perut, duduklah di kursi dengan punggung tegak. Relakskan bahu dan letakkan tangan di atas perut. Tarik napas dalam-dalam melalui hidung, dan rasakan perut mengembang. Upayakan dada tidak bergerak. Setiap tarikan napas harus berlangsung setidaknya tiga detik. Biasakan latih pernapasan ini setiap hari. Tujuannya agar pernapasan perut menjadi gaya pernapasan normal Anda sehingga bisa mengontrol ejakulasi.

SHARE