Cara Menanggapi Sanjungan Tapi Meremehkan - Male Indonesia
Cara Menanggapi Sanjungan Tapi Meremehkan
MALE ID | Works

Kalimat sanjungan yang diucapkan dengan tulus tentu membuat senang orang yang mendengarnya. Apalagi pujian itu dibumbui dengan humor ringan. Namun ada pula beberapa sanjungan yang terdengar menyenangkan tetapi maknanya meremehkan atau mencela kepada orang yang dituju.   

Male IndonesiaPhoto:Pexels.com

Biasanya itu terjadi di antara orang-orang sekitar yang cukup lama saling mengenal tetapi bukan sahabat. Terkadang mereka memuji menggunakan kalimat canda yang membuat kita bertanya-tanya. Ini karena kita belum menangkap maksud mereka itu sebenarnya sekadar bercanda atau memang ingin mengejek/mencela yang disamarkan sebagai sanjungan.

Bagi yang dipuji, sanjungan kelakar seperti itu mungkin membuatnya tertawa karena dianggap gurauan semata. Tetapi kadang ada yang menanggapinya serius dan tidak senang, apalagi jika suasana hati lagi bad mood, yang berakibat menimbulkan kesalahpahaman.

Berikut ini beberapa komentar umum yang disamarkan sebagai ucapan pujian, namun terdengar seperti menyepelekan atau mencela seseorang. Juga ada beberapa saran cara menanggapi pujian seperti itu, dilansir dari brightside.

Tentang Usia

Ketika seseorang mengatakan, “Hari ini kamu terlihat hebat untuk usia kamu.” Ini membuat Anda bertanya-tanya apakah berarti Anda tidak pantas terlihat hebat dalam usia Anda sekarang? Boleh jadi pujian itu kenyataannya memang demikian.

Atau beberapa dari mereka mungkin mengatakannya untuk membuat Anda merasa tidak percaya diri dengan kelebihan diri Anda dalam usia sekarang. Tetapi Anda bisa menganggapnya itu sebagai sesuatu yang baik dan gurauan.

Maka Anda bisa menjawab, “Terima kasih. Bukankah saya juga terlihat hebat di hari sebelumnya? Menurutku usia hanyalah angka dan belum tentu mempengaruhi hebat tidaknya seseorang.”

Foto Tak Sesuai Kenyataan

Mungkin orang pernah mengomentari foto Anda, lalu berkata, “Ini adalah foto Anda yang bagus. Tapi sama sekali tidak terlihat seperti Anda.” Seolah-olah dia mengatakan bahwa Anda di foto terlihat bagus, tetapi berbeda dengan kenyataan Anda yang sebenarnya.

Anda tak perlu kesal mendengarnya. Tanggapi secara positif dengan senyuman, lalu berkata, “Terima kasih. Aku memang terlihat jauh lebih baik dalam kehidupan nyata, bukan?” Kemudian lihatlah bagaimana reaksi orang itu.

Mencapai Keberhasilan

Ketika Anda berhasil menyelesaikan studi atau mencapai kelulusan dalam suatu jenjang karir, seorang teman berkata, “Selamat telah lulus. Saya tidak terpikir Anda akan berhasil.” Ini pujian sekaligus candaan yang mengejek.

Atau bisa juga menyiratkan bahwa mereka menganggap Anda sebenarnya tidak cukup baik untuk mencapai keberhasilan tersebut selain karena faktor keberuntungan.

Jangan terbawa perasaan mendengarnya, karena bisa membuat Anda berkecil hati. Untuk menanggapinya, Anda bisa berkata, “Terima kasih. Lihat, aku tidak menyerah dan aku berhasil. Keberuntungan bukanlah apa-apa tanpa usaha keras.”

Pilihan Pakaian

Di saat Anda mengikuti suatu kegiatan bersama teman-teman, ada seorang teman berkata pada Anda, “Pakaian yang bagus dan lucu, seperti yang biasa aku pakai waktu berumur 5 tahun.”

Mungkin maksud orang itu merasa dirinya sedang bernostalgia melihat pakaian Anda. Atau mereka benar-benar ingin mengejek mode pakaian yang Anda kenakan, sehingga membuat Anda merasa buruk pada penampilan sendiri.

Anda boleh tertawa mendengarnya untuk menunjukkan bahwa Anda tidak tersinggung dengan ucapannya itu. Kemudian Anda bisa menjawab dengan santai, “Terima kasih. Orang tuamu pasti memiliki selera mode yang bagus.”

SHARE