Hobi Main Game, Ini Cara Agar Mata Tetap Sehat - Male Indonesia
Hobi Main Game, Ini Cara Agar Mata Tetap Sehat
MALE ID | Sex & Health

NewZoo Report 2019 mengungkapkan, Indonesia adalah negara dengan jumlah gamers terbanyak ke-12 di dunia, ada setidaknya 62 juta gamers yang mayoritas adalah generasi milenial. Tentu hal ini berkaitan erat dengan mata ketika seseorang terus-terusan menatap layar baik smartphone maupun komputer.

Photo by Sean Do on Unsplash

Menginkatnya gamers di Indonesia dalam hal ini eSport, dibenarkan oleh Giring Ganesha, selaku Ketua Pelaksana Piala Menpora Esports 2020. Menurutnya, di tengah kondisi pandemi COVID-19, esports semakin populer dan diminati oleh masyarakat Indonesia. 

"Kendalanya, memang bermain game berjam-jam dapat mengakibatkan mata menjadi kering dan tidak nyaman. Padahal dalam kompetisi esports dibutuhkan fokus untuk performa yang baik," ujar Giring Ganesha. 

Perlu diketahui, bahwa menurut laporan Digital 2020: Global Digital Overview yang dirilis oleh Data Reportal, rata-rata penduduk Indonesia usia 16-64 tahun menghabiskan hampir 8 jam menggunakan internet. Sedangkan, untuk bermain game sekitar 85% orang menggunakan smartphone dan 50% menggunakan komputer/PC.

Menurut Dr. Nina Asrini Noor, SpM Dokter Spesialis Mata, Dry Eye Service RS Mata JEC, mengatakan bahwa, frekuensi berkedip atau blinking rate memiliki peran sangat penting dalam menjaga stabilitas air mata. Alhasil, aktivitas visual di hadapan monitor, baik itu komputer, handphone, atau video display terminal (VDT) dalam intensitas yang tinggi dan durasi yang lama, dapat menurunkan frekuensi berkedip. 

Lebih lanjut, frekuensi berkedip yang normal pada umumnya berkisar antara 12 sampai 15 kali per menit, namun saat melakukan aktivitas visual yang berhadapan dengan layar dapat turun menjadi 5-10 kali per menit. Menurunnya frekuensi berkedip rentan menimbulkan gejala mata kering seperti mata perih atau panas, terasa mengganjal, mudah merah dan berair, terasa lengket, atau gatal. 

Jika diabaikan, mata kering dapat menngganggu kualitas penglihatan hingga menimbulkan kerusakan pada permukaan mata. "Oleh karena itu, untuk mencegah timbulnya gejala mata kering, gamers atau VDT users lainnya dianjurkan untuk secara aktif berkedip selama mereka sedang beraktivitas di hadapan layar, disertai istirahat dari menatap layar setiap 20 menit," saran Dr. Nina Asrini Noor dalam keterangan persnya terkait kampanye Insto Dryeyeducation.

SHARE