Tanda Tubuh Anda Kurang Sinar Matahari - Male Indonesia
Tanda Tubuh Anda Kurang Sinar Matahari
MALE ID | Sex & Health

Anda mungkin sudah tahu bahayanya jika tubuh terlalu banyak terkena sinar matahari. Demikian pula jika tubuh kurang mendapatkan sinar matahari akan berdampak buruk bagi kesehatan.

Male IndonesiaPhoto:pexels.com

Ternyata sinar matahari dapat memengaruhi banyak hal, mulai dari suasana hati hingga berat badan Anda. Itulah mengapa sangat penting tubuh mendapatkan paparan sinar surya yang aman.

Jika Anda merasakan tanda-tanda berikut ini, dilansir dari readersdigest canada, maka kemungkinan tubuh Anda terlalu sedikit menerima sinar matahari yang mengandung vitamin D.

Murung dan Depresi

Saat musim hujan sekarang ini, suhu lebih dingin sehingga dapat membuat suasana hati menjadi suram. Para dokter menganggap penurunan suasana hati ketika cuaca dingin sebagai akibat kurangnya sinar matahari.

“Pada dasarnya, ini tergantung pada kadar hormon serotonin di otak Anda. Dengan paparan cahaya terang, seperti sinar matahari, serotonin akan meningkat,” jelas Wesley Delbridge RN, juru bicara Academy for Nutrition and Dietetics.

Hormon serotonin adalah bahan kimia yang secara alami dirancang dalam tubuh kita. Hormon ini dirancang untuk membantu Anda menghadapi segala tantangan dalam hidup. Serotonin adalah neurotransmitter yang ada di otak dan usus, dan terkait dengan kesehatan mental.

Hormon ini juga berfungsi untuk membantu mengatur tidur, nafsu makan, dan mood. Beberapa orang yang menderita depresi mungkin memiliki kadar serotonin yang terlalu rendah.

Berat Badan Bertambah

Bersamaan dengan mendorong kulit memproduksi vitamin D, sinar matahari juga memasok nutrisi penting oksida nitrat yang membuat metabolisme Anda berjalan lancar dan mencegah makan berlebihan.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Diabetes menemukan bahwa paparan sinar UV dapat memperlambat penambahan berat badan dan mencegah diabetes. Studi lainnya di tahun 2017 menemukan bahwa penambahan berat badan pada musim dingin mungkin disebabkan kurangnya sinar matahari.

Nyeri Otot dan Tulang

Apa yang mungkin disalahartikan sebagai radang sendi atau fibromyalgia (nyeri otot kronis dan kelelahan) pada orang dewasa sebenarnya bisa merupakan kekurangan vitamin D karena tubuh tidak cukup terkena sinar matahari.

Menurut Wesley Delbridge, orang dewasa yang tidak mendapatkan cukup sinar matahari, terutama selama musim dingin, sering merasakan sakit dan nyeri pada otot dan tulang mereka. Atau badan mungkin terasa agak kaku ketika bangun pagi.

Nutrisi seperti kalsium dan kolagen bekerja sama membangun tulang, tetapi jika tanpa dosis vitamin D yang tepat, prosesnya akan terganggu, sehingga tulang terasa sakit dan berdenyut.

Tidur Kurang Nyenyak

Kurangnya sinar matahari dapat mempengaruhi tubuh Anda setelah matahari terbenam. Menurut National Sleep Foundation, menghabiskan waktu lama dalam pencahayaan buatan atau menatap layar elektronik menyebabkan masalah tidur yang serius.

Jika Anda kurang sinar matahari karena seharian berada di dalam ruangan, Anda dapat membuang ritme sirkadian (jam internal tubuh Anda), yang berarti Anda bisa tidak tidur cukup nyenyak, dan dapat dengan mudah memicu insomnia.

Keringat Berlebihan

Keringat berlebihan di dahi Anda, terutama jika tidak berolahraga atau sedang kepanasan, adalah tanda klasik bahwa Anda tidak mendapatkan cukup vitamin D.

Jika dahi Anda tampak sedikit berkilau (saat suhu tubuh dan aktivitas sedang normal) maka sudah waktunya bertanya kepada dokter guna memeriksakan darah apakah Anda kekurangan vitamin D.

Tingkat vitamin D yang rendah juga dapat dikaitkan dengan sejumlah kondisi kesehatan yang membahayakan seperti diabetes, osteoartritis, dan kanker.

SHARE